Pengalaman Menjadi Korban Bullying pada Perempuan Indonesia yang Menjalani Pernikahan Antarnegara
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i10.3206Keywords:
Dukungan Sosial, Pernikahan Antarnegara, Perundungan, ResiliensiAbstract
Perempuan Indonesia yang menjalani pernikahan antarnegara sering kali menjadi sasaran bullying, baik dari lingkungan sosial maupun media sosial. Hal ini karena adanya stigma masyarakat, stereotip negatif, dan kuatnya standar kecantikan yang membandingkan penampilan fisik pasangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam pengalaman perempuan Indonesia sebagai korban bullying dalam konteks pernikahan antarnegara. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Subjek utama penelitian adalah perempuan berkewarganegaraan Indonesia yang menikah dengan pria berkewarganegaraan negara X, dengan informan pendukung yaitu suami dan ayah subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan penelitian menghasilkan lima tema besar: dinamika sebelum dan awal pernikahan, pengalaman bullying dari lingkungan sosial dan media sosial, dampak bullying pada subjek, dukungan sosial yang diterima subjek, dan kondisi subjek setelah melewati masa bullying. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun subjek mengalami tekanan akibat bullying, dukungan sosial dan lingkungan tempat tinggal yang mendukung dapat membantu subjek membangun resiliensi dan memaknai pengalaman tersebut sebagai pelajaran hidup.
Downloads
References
Abdillah, R., Ibrahim, A. A., Sirait, N. O. E., Oktavia, N. K., Widyadari, R., Amanda, S. F. & Jansa, S. N. (2023). Studi psikologi siber tentang dampak hate speech bagi pengguna media sosial. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial Ekonomi Budaya Teknologi dan Pendidikan 2(11), 3459-3472. https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SIBATIK/article/view/1478/
Acoba, E. F. (2024). Social support and mental health: The mediating role of perceived stress. Frontiers in Psychology, 15, 1330720. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1330720
Affiyanti, Z. (2023). Pengalaman stigmatisasi perempuan dalam pernikahan antar negara. [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah]. Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/75269
Andini, A. Q., Rahardjo, T., & Rahmiaji, L. R. (2024). Manajemen konflik pasangan suami istri yang menjalani pernikahan jarak jauh lintas negara. Interaksi Online, 12(4), 702–720. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/47420
Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951
Ayatillah, S. N. T. & Savira, S. I. (2021). Self-compassion pada perempuan yang pernah menjadi korban bullying: studi kasus. Character: Jurnal Penelitian Psikologi. 8(8), 212–226. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/41768/
Dewanti, E. N., Fauzi, A., & Tuzaroh, F. (2025). Rasisme dan standar kecantikan di Indonesia: Pandangan Audre Lorde. Journal of Feminism and Gender Studies, 5(1), 40–48. https://jfgs.jurnal.unej.ac.id/index.php/FGS/article/view/48328
Erdianti, R. N., Wasis, Samira, E., & Al Fatih, S. (2022). Body shaming acts as a crime in Indonesian criminal law. Justitia Jurnal Hukum, 7(1), 17–26. https://doi.org/10.30651/justitia.v7i1.12791
Gautama, W. R. (2021, Oktober 21). Disebut tak pantas punya suami bule karena tampang, wanita ini balas dengan prestasi. Suara Lampung. Diambil dari https://lampung.suara.com/read/2021/10/21/101912/disebut-tak-pantas-punya-suami-bule-karena-tampang-wanita-ini-balas-dengan-prestasi
Goffman, E. (1963). Stigma: Notes on the management of spoiled identity. Prentice-Hall.
Grotberg, E. H. (2003). Resilience for today: gaining strength from adversity. Praeger Publisher.
Gusman, Y., Faisol, W., & Hapsari, S. A. (2024). Transnational marriage and integration: Challenges and adaptation strategies of Indonesian Muslim foreign bride in Taiwan. Auliyah Journal of Islamic and International Affairs, 9(1), 1–21. https://doi.org/10.21111/dauliyah.v9i1.11141
Hinduja, S., Patchin, J. W. (2025). Cyberbullying through the lens of trauma: an empirical examination of US youth. BMC Public Health, 25(1709), 1-11. https://doi.org/10.1186/s12889-025-22692-6
Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, W. (2024). Penerapan metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/6872
Januar, A., Yusuf, M., Maulana, M. Z., & Nugraha, D. M. (2025). Fenomena pernikahan warga negara Indonesia dengan warga negara asing. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(2), 39–42. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis/article/view/14
Marellia, D., & Caropeboka, R. M. (2022). Komunikasi antar budaya pada pasangan pernikahan suami istri berbeda negara. Jurnal Komunika Islamika: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam, 9(2). 57–65. http://dx.doi.org/10.37064/jki.v9i2.14612
Nuhaula, S., Hasanah, U., & Oktaviani, M. (2022). Pola komunikasi antarbudaya dalam penyelesaian konflik rumah tangga pada pasangan kawin campur Indonesia-Turki di Istanbul. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 124–134. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/communicology/article/view/25954
Nurahmi, S. H., Hariyadi, & Widyastuti, T. R. (2024). Pertukaran kecantikan dan status sosial serta pergeseran makna pada fenomena trophy wife: Analisis semiotika pada unggahan YouTube Podcast Sobat Konglo. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 4(4), 1891–1900. https://doi.org/10.54082/jupin.582
Patchin, J. W., & Hinduja, S. (2010). Cyberbullying and self-esteem. Journal of School Health, 80(12), 614–621. https://doi.org/10.1111/j.1746-1561.2010.00548.x
Prihatsanti, U., Suryanto, & Hendriani, W. (2018). Menggunakan studi kasus sebagai metode ilmiah dalam psikologi. Buletin Psikologi, 26(2), 126–136. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.38895
Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 35–40. https://doi.org/10.7454/jki.v11i1.184
Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan analisis konten dan analisis tematik. Forum Ilmiah, 19(1), 68–76. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Formil/article/view/5070
Simaremare, N., Handayani, P., & Maileni, D. A. (2025). Tantangan perkawinan beda negara: Suatu kajian komparatif hukum Indonesia dan hukum perdata internasional. Jurnal USM Law Review, 8(3), 1485–1505. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12565
Soleman, N., & Elindawati, R. (2019). Fourth wave feminism in Indonesia: Body shaming through social media phenomenon. Journal of Islamic World and Politics, 3(2), 588–604. https://doi.org/10.18196/jiwp.3234
Supanichwatana, S., & Laeheem, K. (2024). Social acceptance and adjustment of spouses in multicultural families to reduce violent behavioral conflicts in the Mueang district, Yala province. Heliyon, 10(7), e28245. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e28245
Tambunan, S. (2021). Strategi mengatasi trauma pada korban bullying melalui konseling eksistensial. MIMBAR: Jurnal Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 7(2), 214–224. https://journal.uiad.ac.id/index.php/mimbar/article/view/783
White, J. M., Martin, T. F., & Adamsons, K. (2019). Family theories: An introduction (5th ed.). Sage Publication, Inc.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





