Model Promosi Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal (Ethno-Wellness) dalam Meningkatkan Daya Tarik Desa Wisata Terintegrasi di Kota Bima

Authors

  • Mahfud Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima
  • Muzdalifah Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i4.2384

Keywords:

Ethno-Wellness, Desa Wisata, Kearifan Lokal, Tanaman Obat, Pariwisata Kesehatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model promosi kesehatan berbasis kearifan lokal (ethno-wellness) dalam meningkatkan daya tarik desa wisata terintegrasi di Kota Bima. Latar belakang penelitian ini adalah masih belum optimalnya integrasi antara sektor kesehatan, budaya, dan pariwisata dalam pengembangan desa wisata, meskipun potensi kearifan lokal dan biodiversitas tanaman obat sangat besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi potensi kearifan lokal dalam mendukung pengembangan wisata kesehatan berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tanaman obat, praktik kesehatan tradisional, serta nilai budaya lokal seperti filosofi masyarakat Bima mampu menciptakan pengalaman wisata yang autentik, edukatif, dan berkelanjutan. Model ethno-wellness juga memperkuat peran masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan destinasi melalui pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Selain itu, pemanfaatan media digital dan storytelling budaya terbukti meningkatkan daya tarik dan jangkauan promosi wisata kesehatan. Dengan demikian, model ini tidak hanya meningkatkan daya tarik desa wisata, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian kearifan lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arida, N. S., Nugroho, S., Rusadi, N. W. P., Saputra, I. G. G., & Saputra, I. G. G. (2025). Typology of wellness tourism based on traditional healing in Bali. Journal of Applied Sciences in Travel and Hospitality, 8(2), 199–210. https://doi.org/10.31940/jasth.v8i2.199-210

Astawastini, I. D. A. M. M., Wirawan, I. M. A., & Jawi, I. M. (2025). Integrasi kesehatan berbasis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata untuk mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan lokal. Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora, 7, 153–160. https://doi.org/10.36002/snts.v7i.3553

Aziz, M. A. (2021). A rich fading biocultural diversity? A review of traditional herbal teas used by minorities in the Balkans. Turkish Journal of Botany, 45, 713–722. https://doi.org/10.3906/bot-2111-25

Binatari, S., & Yudhiasta, S. (2025). Pemanfaatan sumber daya alam cabai puyang untuk pengembangan pariwisata kesehatan: Studi kasus Kampung Samin Bojonegoro. Journal of Education Research, 6(4), 885–893. https://doi.org/10.37985/jer.v6i4.1126

Dewi, R. K., Asyiawati, Y., & Indratno, I. (2026). Wellness tourism berbasis kearifan lokal di Kampung Adat Kuta Kabupaten Ciamis. BCS Urban & Regional Planning, 6(1), 123–132. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v6i1.23421

Dini, M., & Pencarelli, T. (2021). Wellness tourism and the components of its offer system: A holistic perspective. Tourism Review, 77(2), 394–412. https://doi.org/10.1108/TR-08-2020-0373

Ekawati, N. K., Budiman, B., & Sumardani, R. (2025). Development of health and wellness tourism potential in Bilebante Green Tourism Village as a leading tourism attraction, West Nusa Tenggara. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 9(1), 111–111. https://doi.org/10.37484/jmph.090108

Ermawati, N., Oktaviani, N., & Abab, M. U. (2022). Edukasi pemanfaatan tanaman obat tradisional dalam rangka self medication di masa pandemi Covid-19. ABDI MOESTOPO Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 148–156. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.1797

Falya, Y., Ardianto, F. A. N., Maulana, R., Wibowo, D., Anggraeni, P., Soleha, D. A., Gifari, D. R., Endang, N., Safitri, N. I., & Maullah, L. D. (2023). Processing innovative products based on herbal plants to promote a healthy lifestyle. Community Empowerment, 8(12), 2108–2115. https://doi.org/10.31603/ce.10792

Feriyadin, F., Marswandi, E. D. P., Pratama, A. A., & Ulya, B. N. (2024). Manajemen destinasi wisata berbasis kearifan lokal Maja Labo Dahu untuk keberlanjutan pariwisata Kota Bima. Journal of Tourism and Creativity, 8(1), 51–51. https://doi.org/10.19184/jtc.v8i1.45308

Hardyanti, H. (2025). Integrasi kearifan lokal sebagai bentuk eksistensi wellness tourism pengobatan tradisional di Desa Wisata Waerebo. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(5), 2203–2215. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i5.7851

Hardyanti, H., & Anggara, B. (2025). Sustainable tourism development combining health and culture as a local community-based wellness tourism attraction in Gebong Memarong Traditional Village, Airabik, Bangka Regency. Journal of Tourism Sustainability, 5(2), 124–132. https://doi.org/10.35313/jtospolban.v5i2.142

Isnardy, K. E. M., & Wijaya, M. I. (2025). Kajian wellness tourism di RSU Ari Canti Ubud menggunakan social-ecological model. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2817–2826. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.44482

Kristanto, T. B. A., & Putri, A. A. (2021). Pengembangan masyarakat berbasis aset sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor wisata kebugaran di Indonesia. Journal of Social Development Studies, 2(2), 43–54. https://doi.org/10.22146/jsds.2272

Lestari, R. D., Shahab, F., Rosya, S. P., Prihantini, M., Kholis, N., Setiyawan, L., & Bukhori, M. F. M. (2025). Optimalisasi dan saintifikasi produk minuman herbal tradisional untuk peningkatan produktivitas komunitas UMKM Unjukan Solo di era industri wellness dan tourism. Abdi Masya, 6(2), 171–176. https://doi.org/10.52561/abdimasya.v6i2.647

Mistriani, N., & Helyanan, P. S. (2022). Pengembangan kawasan konservasi tanaman obat berbasis biodiversitas unggulan lokal sebagai daya tarik wisata. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(6), 4955–4955. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i6.11298

Nisak, M. A. (2023). Wellness tourism berbasis kearifan lokal sebagai daya tarik wisata di era new normal: Studi kasus pada Desa Wisata Hijau Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Universitas Pendidikan Indonesia Repository.

Novianto, U., Gartika, N., Alfin, R., Nashania, D., & Arba, A. (2025). Pengembangan produk wirausaha berbasis kesehatan dan wisata untuk mencetak wirausaha muda berbasis potensi lokal. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(3), 1465–1477. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v6i3.2521

Nuryani, A., & Rahayuningsih, H. (2025). Penyusunan guidebook storytelling tanaman herbal dan jamu dalam pengembangan wellness tourism. Jurnal Pariwisata Terapan, 9(1), 13–13. https://doi.org/10.22146/jpt.101737

Pamungkas, A. (2023). Narasi dan representasi kearifan lokal dalam video promosi pariwisata The Heartbeat of Toba. Andharupa Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 8(3), 278–297. https://doi.org/10.33633/andharupa.v8i3.5624

Pratiti, R. W., Putri, M. E., Aritonang, F. N. K., & Pratiwi, W. (2025). Studi peluang dan tantangan dalam pengintegrasian wellness tourism dan budaya lokal. ETNOREFLIKA Jurnal Sosial dan Budaya, 14(1), 103–124. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v14i1.2968

Rifani, B. Y. (2025). Potensi pasar tradisional dalam pengembangan wellness tourism: Studi kasus Pasar Gede, Surakarta. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 10(2), 109–118. https://doi.org/10.56743/jstp.v10i2.472

Saputro, H. G., Rachmawati, A., & Hadi, P. (2025). Jamu potential as tourism attraction of Sukoharjo, Central Java – A review. TOBA Journal of Tourism Hospitality and Destination, 4(3), 215–222. https://doi.org/10.55123/toba.v4i3.6065

Setiawati, E., Wulandari, L. W., & Susanto, D. R. (2026). Transformasi desa wisata menuju eco wellness tourism berbasis kearifan lokal dalam perspektif Tourism Area Life Cycle (TALC). Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia, 11(3), 2237–2247. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v11i3.64112

Setini, M., Putra, I. B. U., Wahyuni, N. M., Asih, D., Triandini, E., & Santikayasa, I. P. (2025). Innovative strategy: Utilizing social capital to develop green products. Journal of Project Management, 10(2), 429–440. https://doi.org/10.5267/j.jpm.2024.12.003

Sulaiman, A. I., Prastyanti, S., Sari, L. K., Rofik, A., & Yamin, M. (2025). Community empowerment in developing family medicinal plants to realize a green economy based on local wisdom. Journal of Management World, 2025(4), 54–65. https://doi.org/10.53935/jomw.v2024i4.1158

Suswanto, B., & Adi, T. N. (2021). Merancang program pemberdayaan dalam pengembangan klinik kesehatan dan wisata jamu. Prosiding.

Widarini, P. S. I., Wijaya, M., & N, A. M. I. (2022). Wellness and herbal tourism based on local wisdom as an alternative to ‘new normal’ tourism. Jurnal Komunikasi, 14(2), 299–321. https://doi.org/10.24912/jk.v14i2.17568

Widayati, A., Winanta, A., Widada, H., & Pratiwi, N. H. (2024). Initiating a sustainable community-based agritourism model of herbal garden in a rural area of Indonesia. Cogent Social Sciences, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2347049

Wirawan, I. G. N. P. D., & Pendit, I. M. R. (2017). Penerapan Tri Hita Karana dalam harmonisasi konservasi dan budaya di daya tarik wisata Kebun Raya Bali. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA).

Wirawan, P

di masyarakat pedesaan: Pendekatan ethno wellness. Mimbar Integritas Jurnal Pengabdian, 4(1), 317–317. https://doi.org/10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5828

Zulharman, Z., Noeryoko, M., & Khaldun, I. (2021). Development of ecotourism potential in Sambori Tribe, Bima, West Nusa Tenggara, Indonesia. J. E. (2025). Community-based wellness tourism: A phenomenological study in Taro Bali Tourism Village. SHS Web of Conferences, 226, 1026. https://doi.org/10.1051/shsconf/202522601026

Yenny, S. W., Gustia, R., Rahmatini, Usman, E., Asri, E., Akhyar, G., Ariani, T., Sari, M., Sari, I., Yossy, V., Julia, D. S., Ashar, M., & Taria, S. (2026). Community empowerment of Nagari Salimpek in developing a herbal cosmetic village based on family medicinal plants (TOGA). Warta Pengabdian Andalas, 33(1), 67–74. https://doi.org/10.25077/jwa.33.1.67-74.2026

Yuadi, I., Santoso, Y. H., Hendrawati, L. D., & Nazikhah, N. U. (2024). Membangun kesadaran tentang potensi tanaman obat lokal ournal of Applied Sciences in Travel and Hospitality, 4(1), 18–26. https://doi.org/10.31940/jasth.v4i1.2291

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Mahfud, & Muzdalifah. (2026). Model Promosi Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal (Ethno-Wellness) dalam Meningkatkan Daya Tarik Desa Wisata Terintegrasi di Kota Bima. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(4), 321–328. https://doi.org/10.55681/armada.v4i4.2384