Peningkatan Kesehatan Anak Panti Muhammadiyah melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Authors

  • Asmuji Universitas Muhammadiyah Jember
  • Wahyudi Widada Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.55681/swarna.v5i3.1896

Keywords:

Anak Panti Asuhan, Edukasi Kesehatan, PHBS

Abstract

Panti Asuhan sebagai lembaga pengasuhan alternatif memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar anak, termasuk kebutuhan kesehatan, gizi, dan sanitasi. Sebagai upaya untuk menjaga dan memelihara kesehatan secara mandiri, anak panti memerlukan pengetahuan yang baik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: 1. Persiapan (perijinan, koordinasi, dan menyiapkan bahan dan alat), pelaksanaan (pendidikan kesehatan), dan evaluasi (struktur, proses, dan output). Hasil: Jumlah anak panti yang ada di Mitra sebanyak 13 orang dengan usia antara 10 – 20 tahun, pendidikan SD s.d. perguruan tinggi, dan 2 orang pengasuh panti asuhan. Nilai pra pendidikan kesehatan tentang PHBS anak panti rata-rata 45, dan setelah pendidikan kesehatan meningkat menjadi 85. Kesimpulan: Edukasi mempunyai peranan penting dalam meningkatkan pengetahuan anak panti tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhanifa, N. A., Kamasturyani, Y., & Putri, S. F. (2020). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Wilayah Kerja Puskesmas Sunyaragi Kota Cirebon. Jurnal Kesehatan Mahardika, 7(2), 37–42.

Asmuji, & Handayani, L. T. (2024). Mother Class Sebagai Media Pembelajaran Pencegahan Stunting Pada Kelompok Pengajian Di Dusun Kepel Desa Lojejer Wuluhan Jember. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–6.

Cahyaningrum, E. D., & Siwi, A. S. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Dalam Penanganan Demam pada Anak di Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas. Jurnal Publikasi Kebidanan, 9(2), 1–13.

Febriani, N., & Handiyani, H. (2019). Pentingnya Persiapan dalam Pendidikan Kesehatan pada Pasien di Rumah Sakit. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 11(2), 181–187.

Haratani, R. (2010). Optimizing wait time using smart phones as a patient empowerment tool. California State University, Long Beach). ProQuest Dissertations and Theses,,.

Izro, F., Listiyawati, & Kambaya, P. P. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Motivasi Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Siswa Smp Negeri 1 Samarinda. Mulawarman Dental Journal, 3(2), 68–78.

Kemenkes, R. (2021). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tatanan Rumah Tangga dan Institusi Pengasuhan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lubis, H., & Yusnaini. (2023). Analisis Faktor-Faktor Terkait Akses Usia Produktif (15-64 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kutacane Pulonas, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(2), 139–153. Retrieved from https://doi.org/10.55606/anestesi.v1i2.426

Pratiwi, D., & Suharto, A. (2021). The importance of regular health screening for children in institutional care. Journal of Public Health Research, 10(3), 245–252.

Rahman, M., Putri, N., & Hidayat, Z. (2020). Health status and nutritional problems among orphanage children in Southeast Asia. Global Pediatric Health, 7, 1–8.

Sania, A., & Yuriati, P. (2018). Gambaran Pengetahuan Ibu Balita Tentang Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita di Posyandu Kijang Permai Wilayah Kerja Puskesmas Kijang Bintan Timur. Jurnal Cakrawala Kesehatan, 11(1), 23–31.

Sianipar, S. S., Suryagustina, S., & Paska, M. (2022). Effect of Health Education Using Media Audio Visual on Knowledge About Anemia in Adolescent Women in High School. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(1), 119–131. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i1.17029

Siregar, A., Lubis, H., & Dalimunthe, A. (2022). Perilaku hidup bersih dan sehat anak panti asuhan dan faktor yang memengaruhinya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 87–96.

Siregar, Y. (2015). Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Buruk Pada Balita Usia 2-5 Tahun di Dusun Siswo Mulyo Timur Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 1(1), 42–47.

Sukmaningrum, A., & Imron, A. (2017). Memanfaatkan Usia Produktif dengan Usaha Kreatif Industri Pembuatan Kaos pada Remaja di Gresik. Jurnal Paradigma Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Surabaya, 05(03).

Widayati, C., & Arumsari, D. (2023). Training needs analysis for caregivers in orphanages: Basic health monitoring and first aid. Indonesian Journal of Community Empowerment, 8(1), 55–63.

Wulandari, A. P., Salsabila, A. A., Cahyani, K., Nurazizah, T. S., & Ulfiah, Z. (2023). Pentingnya Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar. Journal on Education, 5(2), 3928–3936. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1074

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Asmuji, A., & Widada, W. (2026). Peningkatan Kesehatan Anak Panti Muhammadiyah melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1289–1294. https://doi.org/10.55681/swarna.v5i3.1896