Pemberdayaan Kelompok Nelayan dalam Hilirisasi Produk Ikan Tenggiri sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan
DOI:
https://doi.org/10.55681/swarna.v5i2.1876Keywords:
Pengabdian Masyarakat, Ikan Tengiri, Pengolahan Hasil Perikanan, Pengemasan, Pemberdayaan PerempuanAbstract
Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar merupakan wilayah pesisir dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan, khususnya nelayan ikan tenggiri. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya nilai tambah hasil tangkapan karena ikan hanya dijual dalam bentuk segar tanpa pengolahan lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas istri dan keluarga nelayan melalui pelatihan pengolahan dan pengemasan produk berbahan baku ikan tenggiri serta pengenalan konsep kemitraan usaha berbasis agribisnis perikanan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, pelatihan dan workshop pengolahan ikan tenggiri, serta pelatihan pengemasan produk. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang istri dan anggota keluarga nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah ikan tenggiri menjadi produk bernilai tambah serta memahami teknik pengemasan yang higienis. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan hilirisasi produk perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.
Downloads
References
Adawyah, R. (2014). Pengolahan dan Pengawetan Ikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Afrianto, E., & Liviawaty, E. (2013). Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Yogyakarta: Kanisius.
Anwar, S. (2018). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengolahan hasil perikanan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 45–52.
Badan Pusat Statistik. (2023). Kecamatan Tallo dalam Angka. Makassar: BPS Kota Makassar.
Daryanto, A. (2016). Agribisnis perikanan dan pembangunan ekonomi wilayah pesisir. Jurnal Agribisnis Indonesia, 4(1), 1–10.
Effendi, I. (2017). Pengemasan produk pangan hasil perikanan. Jurnal Teknologi Pangan, 9(2), 87–95.
Herawati, N. (2016). Kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir Kota Makassar. Jurnal Sosial Ekonomi, 5(1), 23–31.
Hidayat, T. (2019). Strategi hilirisasi produk perikanan skala rumah tangga. Jurnal Perikanan Terapan, 2(2), 66–73.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Pedoman Pengolahan Hasil Perikanan. Jakarta: KKP.
Kurniawan, A. (2018). Peran perempuan dalam pengembangan usaha perikanan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 12–20.
Mahmud, M. (2017). Teknologi pascapanen hasil perikanan. Jurnal Ilmu Perikanan, 6(2), 98–105.
Mardikanto, T. (2014). Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.
Nurhayati, S. (2019). Nilai tambah produk perikanan melalui pengolahan. Jurnal Agribisnis Perikanan, 1(1), 15–22.
Pratiwi, D. (2020). Pengembangan UMKM berbasis perikanan. Jurnal Ekonomi Kreatif, 3(2), 55–63.
Rahman, A. (2018). Peningkatan kesejahteraan nelayan melalui diversifikasi usaha. Jurnal Sosial Pesisir, 2(1), 34–41.
Sari, R. (2017). Teknik pengemasan pangan yang higienis. Jurnal Teknologi Industri, 8(1), 44–51.
Setiawan, B. (2019). Kemitraan usaha dalam agribisnis perikanan. Jurnal Manajemen Agribisnis, 5(2), 77–84.
Suryani, L. (2016). Pengolahan ikan bernilai tambah. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 7(1), 1–9.
Susanto, H. (2021). Peran pelatihan dalam peningkatan kapasitas UMKM. Jurnal Pengabdian Nasional, 6(2), 101–108.
Widodo, T. (2020). Pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis sumber daya lokal. Jurnal Pembangunan Wilayah, 4(1), 25–33.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anugriati, Ifra Khumaera, Khaerani, Nur Indah Alam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








