Analisis Strategi Penetapan Harga Pada Usaha Sablon dan Konveksi di Kabupaten Ponorogo Dalam Menghadapi Persaingan Bisnis
DOI:
https://doi.org/10.55681/swarna.v5i2.1859Keywords:
Strategi Penetapan Harga, Usaha Sablon dan Konveksi, Biaya Produksi,, Teknologi Sablon, Efisiensi ProduksiAbstract
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini ialah untuk mengetahui strategi penetapan harga pada usaha sablon dan konveksi di kabupaten ponorogo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang mendalam. Proses dalam mengumpulkan data dilakukan melalui dalam berbagai cara, termasuk wawancara mendalam dengan pihak terkait, observasi langsung terhadap proses produksi, serta dokumentasi kegiatan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor utama yang memengaruhi penerapan teknik sablon di SKM Industri Ponorogo, yaitu: (1) Faktor biaya produksi, (2) Faktor efisiensi waktu dan hasil, (3) Faktor permintaan dan kompleksitas desain, dan (4) Faktor teknologi dan sumber daya manusia. Sablon manual masih digunakan karena biaya rendah dan hasil yang tahan lama, sementara sablon digital diterapkan untuk pesanan massal dan desain kompleks. Kombinasi keduanya meningkatkan efisiensi produksi hingga 35% dan memperluas variasi produk.
Downloads
References
Alma, B. (2007). Manajemen pemasaran dan pemasaran jasa. Alfabeta.
Kapahang, F. N., Tampi, R. E. J., & Rogahang, J. J. (2016). Pengaruh kualitas produk
dan harga terhadap keputusan membeli. Jurnal Administrasi Bisnis, 1(1).
Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran. Erlangga.
Mauliyah, I. N., & Kirom, A. E. (2018). Strategi penentuan harga jual sayuran pada
pedagang pasar tradisional. Jurnal Manajemen Pemasaran, 3(1).
Mitchell, T. J., & Hustad, T. P. (1981). The analysis of options approach to new product
screening. Research in Marketing, 4, 143–179.
Montgomery, D. B., & Urban, G. (1969). Management science in marketing. Prentice-Hall. Moorthy, K. S. (1985). Using game theory to model competition. Journal of Marketing
Research, 23, 262–282.
Moorthy, S. (2014). Marketing applications of game theory. In K. Chatterjee & W.
Samuelson (Eds.), Game theory and business applications (pp. 81–101). Springer.
https://doi.org/10.1007/978-1-4614-7095-3_4
Mota, D. C. S. (2015). GameOn: A game-theoretic approach to digital marketing and online lead
generation for oligopoly markets (Thesis). Universidade Nova de Lisboa.
Mota, D. C. S., Grilo, A., & Faias, M. (2016). A game-theoretic approach to digital marketing and lead generation for duopoly markets. In Proceedings of the International
Conference on Industrial Engineering and Operations Management (pp. 133–142). Mulyadi, H. (2017). Analisis penetapan harga PD. Jasa Saudara Textile. Jurnal Manajemen
Pemasaran, 12(2), 101–112.
Narto, & Basuki, G. (2020). Penguatan strategi pemasaran pudak di tengah pandemi
Covid-19 untuk meningkatkan keunggulan bersaing usaha mikro kecil menengah Kota Gresik. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 6(1), 48–54. https://doi.org/10.30656/intech.v6i1.2195
Nisan, N., Roughgarden, T., Tardos, É., & Vazirani, V. V. (2007). Algorithmic game theory. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511800481
Rahmat, D., Muniroh, L., & Syahlan, S. A. (2013). Pengaruh penetapan harga terhadap volume penjualan pada CV Yoshiko Bogor. Jurnal Inovator, 12(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alan Damayanto, Ahmad Rozan Al-Baihaqi, Yoga Dwi Putra Ahsanin, Umi Farida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








