Erosi Kearifan Lokal dalam Komunikasi Mitigasi Bencana: Studi pada Generasi Muda Mandar di Majene
DOI:
https://doi.org/10.55681/seikat.v5i5.4126Keywords:
kearifan lokal, komunikasi mitigasi bencana, transmisi pengetahuan, generasi muda, komunikasi risikoAbstract
Kajian terdahulu mengenai kearifan lokal dan mitigasi bencana sebagian besar masih deskriptif dan jarang dibaca dari perspektif Ilmu Komunikasi; penelitian ini mengisi celah tersebut dengan mengkaji erosi kearifan lokal dalam komunikasi mitigasi bencana pada generasi muda Mandar di Kabupaten Majene, wilayah pada zona subduksi aktif dengan riwayat kerugian besar akibat gempa bumi. Penelitian menggunakan desain kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam terhadap 13 informan purposif pada tiga sub-wilayah, dilengkapi observasi dan analisis dokumen, serta dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi bukan sekadar hilangnya pengetahuan, melainkan pergeseran bertahap pada aktor, kanal, dan makna komunikasi: otoritas bergeser dari Tomatua menuju sumber digital-institusional, transmisi lisan bergeser ke kanal digital, sementara istilah dan ritual tetap dijalankan namun dimaknai ulang. Pola evakuasi berbasis topografi menjadi elemen dengan daya transmisi paling kuat, sementara kekayaan kosakata dan ritual bertahan tidak merata antarwilayah. Selain melalui Diffusion of Innovations, Media System Dependency Theory, Narrative Paradigm, dan Social Amplification of Risk Framework, temuan juga dibaca kritis sebagai kontestasi otoritas epistemik antara pengetahuan lokal dan institusional, menghasilkan strategi revitalisasi yang menautkan pengetahuan evakuasi dengan makna lokal, mendokumentasikan istilah lokal secara resmi, dan memposisikan tokoh adat sebagai mitra komunikator.
Downloads
References
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021a). Laporan dampak gempa Sulawesi Barat 2021.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021b). Total kerusakan dan kerugian pascagempa M6,2 Sulbar capai Rp829,1 miliar. BNPB. https://bnpb.go.id/berita/total-kerusakan-dan-kerugian-pascagempa-m6-2-sulbar-capai-rp829-1-miliar
Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat. (2026). Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sulawesi Barat 2025. https://sulbar.bps.go.id/id/publication/2026/04/24/9e429cd3c86e1f87107393c1/indeks-pembangunan-manusia-provinsi-sulawesi-barat-2025.html
Ball-Rokeach, S. J., & DeFleur, M. L. (1976). A dependency model of mass-media effects. Communication Research, 3(1), 3. https://doi.org/10.1177/009365027600300101
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Carley, K. M., Malik, M., Landwehr, P. M., Pfeffer, J., & Kowalchuck, M. (2016). Crowd sourcing disaster management: The complex nature of Twitter usage in Padang Indonesia. Safety Science, 90, 48–61. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2016.04.002
Cavalli-Sforza, L. L., Feldman, M. W., Chen, K. H., & Dornbusch, S. M. (1982). Theory and observation in cultural transmission. Science, 218(4567), 19–27. https://doi.org/10.1126/science.7123211
Damayani, N. A., Saepudin, E., Rusmana, A., Rizal, E., & McArthur, J. M. B. (2022). The local wisdom-based disaster mitigation literacy of the indigenous Pangandaran community. Jurnal Studi Komunikasi, 6(2), 424–439. https://doi.org/10.25139/jsk.v6i2.4862
Fajri, I., Khairul, M., Adawiyah, R., & Shirotriya, A. K. (2024). Local wisdom of the Aceh community in nature conservation and disaster mitigation: A systematic review. Education, Environmental and Society Research, 1(1), 1–7.
Fakhruddin, I., & Elmada, M. A. G. (2022). Local wisdom as a part of disaster communication: a study on the local storytelling in disaster mitigation. ETNOSIA: Jurnal Etnografi Indonesia, 7(2), 154–166. https://doi.org/10.31947/etnosia.v7i2.22145
Fauzan, A., & Aziz, L. A. (2020). Kearifan lokal tentang mitigasi bencana di Kabupaten Lombok Utara dalam mitos Telaga Lindur. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 6(2), 184–195. https://doi.org/10.23887/jiis.v6i2.29941
Fisher, W. R. (1984). Narration as a human communication paradigm: The case of public moral argument. Communication Monographs, 51(1), 1–22. https://doi.org/10.1080/03637758409390180
Gadeng, A. N., Desfandi, M., Ridha, S., Ruliani, R., & Shafida, M. (2024). The knowledge levels of Generation Z toward local wisdom of Aceh community for disaster mitigation. International Journal of Disaster Management, 7(2), 129–142. https://doi.org/10.24815/ijdm.v7i2.37242
Hesti, S., Shevaura, C., & Dwityas, N. A. (2025). Digital media, risk perception, and earthquake preparedness among Indonesian urban youth. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 17(1). https://doi.org/10.4102/jamba.v17i1.1939
Kasperson, R. E., Renn, O., Slovic, P., Brown, H. S., Emel, J., Goble, R., Kasperson, J. X., & Ratick, S. (1988). The social amplification of risk: A conceptual framework. Risk Analysis, 8(2), 177–187. https://doi.org/10.1111/j.1539-6924.1988.tb01168.x
Marhadi, A., Ino, L., Suraya, R. S., Janu, L., Said, T., & Gaho, R. (2024). Understanding local wisdom as specific knowledge in natural disaster mitigation: An empirical lessons in Tiworo, Indonesia. Kasetsart Journal of Social Sciences, 45(4), 1383–1392. https://doi.org/10.34044/j.kjss.2024.45.4.31
Pakniany, Y., Tiwery, W. Y., & Rakuasa, H. (2022). Mitigasi Bencana Gempa Bumi Berbasis Kearifan Lokal di Desa Nuwewang Kecamatan Pulau Letti Kabupaten Maluku Barat Daya. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam Dan Ilmu Sosial, 15(1), 20–29. https://doi.org/10.33477/dj.v15i1.3155
Pemerintah Kabupaten Majene. (n.d.). Profil Majene. Humas Kabupaten Majene. https://humas.majenekab.go.id/profil-majene/
Rahmawati, R., Nuraliah, D., & Mussadad. (2026). Optimization of mitigation communication in addressing earthquake threats in Majene Regency: Local wisdom based approach. JURKOM, 9(1), 55–75. https://doi.org/https://doi.org/10.38194/jurkom.v9i1.1498
Rizal, E., Winoto, Y., Sugito, T., Nugroho, C., & Septian, F. I. (2025). Disaster communication in the digital age: a community-based case study of media, education, and local knowledge in Pangandaran, Indonesia. Frontiers in Communication, 10. https://doi.org/10.3389/fcomm.2025.1632436
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Nuraliah, Rezki Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








