Analisis Debat Pilkada Kabupaten Semarang 2024 dalam Isu Kebijakan dan Functional Theory
DOI:
https://doi.org/10.55681/seikat.v5i5.4037Keywords:
Debat, Komunikasi Politik, PilkadaAbstract
Debat publik merupakan salah satu bentuk komunikasi politik yang digunakan kandidat untuk menyampaikan visi, misi, program, serta membangun citra di hadapan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan fungsi pesan politik dan penekanan kebijakan yang digunakan oleh pasangan calon dalam Debat Publik Pilkada Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh kedua pasangan calon selama debat publik Pilkada Kabupaten Semarang. Pengodean dilakukan berdasarkan functional theory yang dikemukakan oleh Benoit, meliputi fungsi pesan politik (acclaim, attack, dan defense) serta isu kebijakan (past deeds dan future plans). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui perbedaan antar kandidat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan fungsi pesan politik antara kedua kandidat (χ² = 32,843; p < 0,001). Pasangan calon 1 lebih dominan menggunakan fungsi acclaim (86,5%), sedangkan pasangan calon 2 lebih sering menggunakan fungsi attack (32,3%). Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan dalam penekanan kebijakan yang disampaikan oleh kedua kandidat (χ² = 4,123; p = 0,042). Pasangan calon 1 menunjukkan proporsi yang seimbang antara past deeds dan future plans, sementara pasangan calon 2 lebih banyak menekankan future plans. Penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing kandidat menerapkan strategi komunikasi politik yang berbeda dalam debat publik untuk memperoleh dukungan pemilih. Temuan ini memperkuat relevansi functional theory dalam menjelaskan pola komunikasi kandidat pada kontestasi politik lokal serta memberikan gambaran mengenai strategi komunikasi yang digunakan dalam Pilkada Kabupaten Semarang.
Downloads
References
Aini, H., & Putra, E. V. (2026). Wacana, pengetahuan, dan kuasa dalam debat Pilkada 2024 di Pesisir Selatan berdasarkan perspektif Foucault. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 9(1), 99–110 . https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i1.1463
Al Hamoud, A., Hoenig, A., & Roy, K. (2022). Sentence subjectivity analysis of a political and ideological debate dataset using LSTM and BiLSTM with attention and GRU models. Journal of King Saud University Computer and Information Sciences, 34(10), 7974–7987.
Benoit, W. L., & Harthcock, A. (1999). Functions of the great debates: Acclaims, attacks, and defenses in the 1960 presidential debates. Communication Monographs, 66(4), 341–357. https://doi.org/10.1080/03637759909376477
Di Martino, E., Cinelli, M., Cerqueti, R., & Quattrociocchi, W. (2025). Quantifying polarization: A comparative study of measures and methods.
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). Sage Publications.
Liu, Z., Li, Y., Zolotarevych, O., Yang, R., & Liu, T. (2024). LLM-POTUS score: A framework of analyzing presidential debates with large language models.
Magdaci, O., Matalon, Y., & Yamin, D. (2022). Modeling the debate dynamics of political communication in social media networks. Expert Systems with Applications, 206, 117782.
Mulantara, M., Wibowo, K. A., Fuady, I., & Rahmawan, D. (2025). Strategic discourse in a non-competitive election debate: Content analysis of the 2024 West Papua gubernatorial campaign. Jurnal Spektrum Komunikasi, 13(3), 343–349.
Nugraha, K. A., Maella, N. F. S., & Harliantara. (2025). Revealing the dominant sentiments and actors in the discussion network on discourse in KPU YouTube comments on the 2024 Indonesia presidential election debate. Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research (MODERN), 4(2), 1–20.
Purwanto, A., Lubis, S., Lubis, L. A., & Nurbani. (2025). Political communication and political money of election participants on voters’ political participation in the 2024 general election in Binjai City, Indonesia. Journal of Information Systems Engineering and Management, 10(49s).
Sadewa, T. U., Herpindo, & Jendriadi. (2025). Transitivitas dalam debat Pilkada Gubernur Jawa Tengah tahun 2024: Kajian linguistik fungsional sistemik. Estetik: Jurnal Bahasa Indonesia, 8(2), 197–222 . https://doi.org/10.29240/estetik.v8i2.13940
Shanti, N. K. R. P., Fuady, I., & Wibowo, K. A. (2025). Analisis Functional Theory dan Personal Qualities dalam Debat Pilkada Kalimantan Selatan 2024. Jurnal Politik Profetik, 13(2), 136-150.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Ventura, T., Munger, K., McCabe, K., & Chang, K. (2021). Connective effervescence and streaming chat during political debates. Journal of Quantitative Description, 1.
Zhou, Z., & Elejalde, E. (2026). Measuring stance dynamics in political debate using temporal graph neural networks. Information Processing & Management, 63(6), 104705.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gede Pramana Dickpala Sandi, Ikhsan Fuady, Kunto Adi Wibowo, Dzikrifa Ningtyas Aliifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








