Representation of Muslimat PSM (Pesantren Sabilil Muttaqien) as a Muslim Women's Movement After The PKI Resistance in Madiun, East Java

Authors

  • Mujahidah State Islamic University Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Riska Dwi Agustin State Islamic University Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.55681/seikat.v5i4.2553

Keywords:

pesantren, representasi, pergerakan wanita, Madiun

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi perempuan Muslim di Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) sebagai bentuk gerakan perempuan Muslim pasca-perlawanan PKI di Madiun, Jawa Timur, pada tahun 1948. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana PSM membentuk identitas keagamaan dan kepemimpinan perempuan dalam konteks sosio-politik pasca-konflik. Dengan menggunakan pendekatan sejarah kualitatif, penelitian ini memanfaatkan dokumen arsip, sejarah lisan, dan literatur terkait untuk melacak peran pesantren dalam memberdayakan perempuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PSM berfungsi sebagai platform pendidikan dan sosio-politik, yang memungkinkan perempuan untuk terlibat dalam studi keagamaan, organisasi masyarakat, dan rekonstruksi moral. Representasi ini menantang norma-norma gender yang berlaku sekaligus memperkuat nilai-nilai Islam di era politik yang penuh gejolak. Studi ini berkontribusi pada historiografi gerakan Islam Indonesia dengan menyoroti peran aktif perempuan Muslim yang sering terabaikan dalam aktivisme berbasis pesantren. Studi ini juga menawarkan perspektif yang lebih mendalam mengenai persimpangan antara pendidikan keagamaan, gender, dan politik di pesantren.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, R. D. (2020). Agensi kepemimpinan perempuan: Entrepreneurship Umi Waheeda di Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor. Jurnal Studi Gender dan Islam, 19(2), 9–25.

Ahyar, H., Andriani, H., Sukmana, D. J., & Nur Hikmatul Auliya, M. S. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. LP3ES.

Dhea Janustasya, A. (2022). Kesetaraan gender dalam perspektif hak asasi manusia. Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 2(4).

Dzuhariyatin, R. (2015). Rezim gender Muhammadiyah: Kontestasi gender, identitas, dan eksistensi. Yogyakarta: Suka Press bekerja sama dengan Pustaka Pelajar.

Ermawati Chotim, E. (2020). Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia: Keinginan dan keniscayaan pendekatan pragmatis (Studi terhadap UKM Cirebon Home Alone). Jurnal Ilmiah, 2(1).

Efendi, E. (2018). Studi tentang kepemimpinan kiai dan nyai tentang sosialisasi gender di lingkungan sosial Pondok Pesantren Wahid Hasyim Sleman Yogyakarta. An-Nisa’, 11(2), 11–12.

Fakih, M. (2013). Analisis gender dan transformasi sosial (T. Rahardjo, Ed., 15th ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fitri, R., & Ondeng, S. (2022). Pesantren di Indonesia: Lembaga pembentukan karakter. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 42–54. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/alurwatul

Haryanto, S. (2016). Sosiologi agama. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Istiqlaliyani, F. (2022). Ulama perempuan di pesantren: Studi tentang kepemimpinan Nyai Hj. Masriyah Amva. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(1), 104–109. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i1.1670

IWP MA PSM TANJUNGANOM. (n.d.). Sejarah PSM. https://iwpmapsmtanjunganom.wordpress.com/sejarah-psm/sejarah-psm/

Marhumah, E. (2011). Konstruksi sosial gender di pesantren: Studi kuasa kiai atas wacana perempuan. Yogyakarta: LKiS.

MPP PSM. (2003). Buku Ke-PSM-an. Magetan: Majelis Pusat Pesantren Sabilil Muttaqien.

Muhakamurrohman, A. (1970). Pesantren: Santri, kiai, dan tradisi. IBDA`: Jurnal Kajian Islam dan budaya, 12(2), 109–118. https://doi.org/10.24090/ibda.v12i2.440

Muttabi’in. (2012). Tradisionalisasi dan modernisasi pendidikan di pondok pesantren. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Parawansa, K. I. (2013). Islam, NU, dan keindonesiaan. Bandung: Nuansa Cendekia.

Sandu, S., & Sodik, A. (2015). Dasar metodologi penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

Sirry, M. (2018). Islam revisionis: Kontestasi Islam zaman radikal. Yogyakarta: UIN Suka Press.

Sri Mulyani, E. (2012). Women from traditional Islamic educational institutions in Indonesia. Amsterdam: Amsterdam University Press.

Sudaryono. (2014). Leadership: Teori dan praktik kepemimpinan. Jakarta Pusat: Lentera Ilmu Cendikia.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, kombinasi dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Umar, N. (2004). Kudrat wanita dalam Islam. Malaysia: Sisters in Islam.

Yuni Sulistyowati. (2020). Kesetaraan gender dalam lingkup pendidikan dan tata sosial. Indonesian Journal of Gender Studies, 1(2).

Downloads

Published

2026-08-27

How to Cite

Mujahidah, & Riska Dwi Agustin. (2026). Representation of Muslimat PSM (Pesantren Sabilil Muttaqien) as a Muslim Women’s Movement After The PKI Resistance in Madiun, East Java. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 5(4), 2622–2639. https://doi.org/10.55681/seikat.v5i4.2553