Pencegahan Residivis melalui Fungsi Griya Abhipraya Banyumas dalam Mendukung Reintegrasi Sosial

Authors

  • Eva Dwi Dayati Jenderal Soedirman University
  • Eriene Chindy Octaviandini Jenderal Soedirman University
  • Luthfi Kalbu Adi Jenderal Soedirman University
  • Palupi Rantau Jenderal Soedirman University
  • Rohadhatul Aisy Jenderal Soedirman University

DOI:

https://doi.org/10.55681/seikat.v5i2.1949

Keywords:

Function, Griya Abhipraya, Prevention, Recidivism, Social Reintegration

Abstract

Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan dianggap sebagai salah satu regulasi yang cukup progresif saat pertama kali diundangkan pada tahun 1995. Muatan materi undang- undang ini menempatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang semula diperlakukan sebagai obyek, menjadi subyek. Ironisnya, setelah 30 tahun disahkan reintegrasi sosial belum sepenuhnya mencapai tujuan. Ex-WBP masih dianggap sebagai bagian dari masalah sosial, terlebih masih banyak ditemukan ex-WBP yang melakukan pengulangan tindak pidana (recidive). Penelitian ini bertujuan menyelidiki dua pertanyaan besar yakni,  mengenai fungsi Griya Abhipraya Banyumas dan faktor yang mempengaruhi berjalannya fungsi Griya Abhipraya Banyumas dalam proses mencapai tujuan pencegahan residivis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Griya Abhipraya dalam melakanakan fungsinya Secara empiris, Griya Abhipraya terlihat lebih menonjol sebagai institusi formal, karena kapasitas dan kesiapan pelaksanaan fungsinya belum sepenuhnya berjalan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Griya Abhipraya Banyumas belum berfungsi efektif sebagai instrumen dalam pencegahan residivis, sehingga diperlukan penguatan baik dari segi aturan, sumber daya dan dukungan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, F. (2022). Penelitian Hukum Interdisipliner Reza Banakar: Urgensi dan Desain Penelitian Sosio-legal. Undang: Jurnal Hukum, 5(1), 231–255. https://doi.org/10.22437/ujh.5.1.231-255

Aizah, A., & Ravizki, E. N. (2025). CORRECTIONAL INSTITUTIONS’ EFFORTS IN DEALING WITH OBSTACLES FOUND BY CORRECTIONAL CLIENTS THAT WERE MISSING DURING GUIDANCE. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.6. No.7 (2025), 6(7), 1–17. https://jhlg.rewangrencang.com/

Ana Mourão et al. (2025). Beyond Recidivism: A Systematic Review Exploring Comprehensive Criteria for Successful Reintegration After Prison Release. Criminal Justice and Behavior, 52(8). https://doi.org/https://doi.org/10.1177/00938548251335322.

Anderson, K., & Medendorp, W. (2024). Attrition from Jail Reentry Program Increases Recidivism. American Journal of Criminal Justice, 49(5). https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s12103-024-09764-w.

Asmawati, H. (2022). Analisis Penguatan Sistem Pemasyarakatan Melalui Konsep Reintegrasi Sosial. Jurnal Mengkaji Indonesia, 1(2), 172–186. https://doi.org/10.59066/jmi.v1i2.209

Bintang Wisnu Prameswara, et al. (2024). OPTIMALISASI GRIYA ABHIPRAYA SEBAGAI SARANA PEMBIMBINGAN KLIEN PEMASYRAKATAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT PEDULI PEMASYRAKATAN PADA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I SURABAYA. Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 2(4). https://doi.org/https://doi.org/10.8765/krepa.v2i4.2109

Enggarsasi, U., & Sa’diyah, N. K. (2025). Impact of Rehabilitation Programs in Indonesian Correctional Institutions on Reducing Recidivism Rates. Jurnal Hukum Unissula, 41(2), 411–433. https://doi.org/https://doi.org/10.26532/jh.v41i2.44782.

Hyde, J., Byrne, T., Petrakis, B. A., Yakovchenko, V., Kim, B., Fincke, G., Bolton, R., Visher, C., Blue-Howells, J., Drainoni, M. L., & McInnes, D. K. (2022). Enhancing community integration after incarceration: findings from a prospective study of an intensive peer support intervention for veterans with an historical comparison group. Health and Justice, 10(33). https://doi.org/10.1186/s40352-022-00195-5

Joy Nicholas Matthew Sigalingging, & Hairani Siregar. (2024). Pembimbingan Klien Balai Pemasyarakatan Klas I Medan melalui Konsep Rumah Singgah “Griya Abhipraya.” Jurnal Sains Student Research, 2(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jssr.v2i1.468

Kurniawan, A. (2023). Rehabilitasi dan Reintegrasi Sosial Narapidana Terorisme. Gema Keadilan. https://doi.org/10.14710/gk.2023.20072

Lalu Harjan Islamianto, Ihsanudin Ihsanudin, & Kholil Lur Rochman. (2025). Pelatihan Vokasi Bagi Narapidana Reintegrasi oleh Pokmaslipas di Bapas Purwokerto. Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 53–64. https://doi.org/10.59841/miftahulilmi.v2i3.135

Madayanti, P., Purwani, M. S. F., Intifadha, M. R., & Saefudin, W. (2025). A Case Study on Recidivism in Indonesia: Understanding the Role of Inadequate Self-Control. Proceeding International Conference on Religion, Science and Education, 4, 257–264. https://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/icrse/article/view/1467.

Maghfiroh, L., & Lewoleba, K. K. (2024). Peran Lembaga Pemasyarakatan Terhadap Residivis Dalam Upaya Reintegrasi Sosial. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(2), 204–210. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.11275262

Marjuki, P. M. (2006). Penelitian Hukum. Prenada Media Group.

Masyitoh, S., Kania, D., Fauzia, I., Islam, U., Sunan, N., Djati, G., & Merton, R. K. (2025). Kriminalitas Dalam Perspektif Strain Theory Dan General Strain Theory : Studi Kasus Perampokan Dan Pembunuhan Di Pasuruan Akibat Rasa Iri Terhadap Kesuksesan. Jurnal Hukum & Hukum Islam, 12(3), 1–13. https://doi.org/10.32832/yustisi.v12i3.20465

Mathlin, G., Freestone, M., & Jones, H. (2024). Factors Associated with Successful Reintegration for Male Offenders: A Systematic Narrative Review with Implicit Causal Model. Journal of Experimental Criminology, 20(2). https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s11292-022-09547-5.

Novi Ismiasih. (2023). PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MANTAN NARAPIDANA. The Republic : Journal of Constitutional Law, 1(1). https://doi.org/10.55352/htn.v1i1.466

Prameswara, B. W., & Muhammad, A. (2023). Peran Griya Abhipraya dalam Meningkatkan Kualitas Bimbingan Klien Pemasyarakatan pada Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Surabaya. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(3), 55–61. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.10063812

Purwokerto, B. K. I. (2025). Griya Abhipraya Kotalama Banyumas Kunjungi Pokmas Berkah Laundry. https://kumparan.com/sosmedbapaspwt/griya-abhipraya-kotalama-banyumas-kunjungi-pokmas-berkah-laundry-24IpEe0VENF

Rahmah, N. F., Kharisma, A. N., & Halimatusadiya, E. (2024). Faktor Sosial Ekonomi Sebagai Prediktor Perilaku Krimina. Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial Dan Humaniora, 6(2), 372. https://www.sthf.ac.id/jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/1095

RAHMAN, E. F., & WIBOWO, H. (2021). REINTEGRASI SOSIAL KORBAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL ANAK DI P2TP2A DKI JAKARTA. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial. https://doi.org/10.24198/focus.v4i1.34497

Setiawan, H. E., & Sakti, H. (2019). PENEMUAN MAKNA HIDUP PADA RESIDIVIS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS 1 SEMARANG. Jurnal EMPATI. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23572

Syifa, A., APP, E. L. C., Ludiana, T., & ... (2024). Urgensi Peran Masyarakat dalam Mengurangi Tingkat Residivis. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyaraka, 1(1), 1–25. https://doi.org/10.11111/dassollen.xxxxxxx

Vikri. (2025). RUMAH SINGGAH GRIYA ABHIPRAYA SALINGKA MINANG BAPAS KELAS I PADANG SEBAGAI WADAH KEGIATAN PEMBERDAYAAN KLIEN PEMASYARAKATAN. Central Publisher, 3(1), 90–95. https://centralpublisher.co.id/jurnalcentralpublisher/index.php/Publish/article/download/288/306/951

Widiantoro, F. W. (2016). Deskripsi Kesadaran Faktor Protektif Dan Faktor Risiko Dalam Proses Reintegrasi Sosial Pada Narapidana Perempuan. Jurnal Psikologi, 12(9), 88–99.

Zainuddin, A. (2009). Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Dayati, E. D., Octaviandini , E. C., Adi, L. K., Rantau, P., & Aisy , R. (2026). Pencegahan Residivis melalui Fungsi Griya Abhipraya Banyumas dalam Mendukung Reintegrasi Sosial. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 5(2), 48–59. https://doi.org/10.55681/seikat.v5i2.1949