Keberlanjutan Sumber Daya Ekologi Pendukung Pengembangan Sapi Pedaging di Kabupaten Bima
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3758Keywords:
Keberlanjutan Ekologis, Sumber Daya Ekologi, Sapi Pedaging, Daya Dukung WilayahAbstract
Pengembangan sapi pedaging di Kabupaten Bima memiliki prospek strategis dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penguatan ekonomi wilayah. Namun, keberlanjutan pengembangan komoditas tersebut sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya ekologi dalam menyediakan pakan, lahan, air, dan lingkungan yang mendukung produktivitas ternak secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan sumber daya ekologi sebagai faktor pendukung pengembangan sapi pedaging di Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder terkait populasi ternak, luas dan pemanfaatan lahan, potensi hijauan pakan, serta limbah hasil pertanian. Analisis dilakukan melalui identifikasi potensi sumber daya pakan dan daya dukung wilayah untuk mengetahui kapasitas ekologis dalam menopang pengembangan populasi sapi pedaging. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Bima memiliki potensi sumber daya ekologi yang cukup besar untuk mendukung pengembangan sapi pedaging, terutama melalui ketersediaan hijauan alami dari lahan sawah dan kawasan pegunungan serta pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber pakan. Ketersediaan bahan kering pakan menunjukkan kapasitas wilayah yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan populasi ternak yang ada saat ini. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya peluang peningkatan populasi sapi pedaging dengan tetap memperhatikan tingkat pemanfaatan sumber daya secara optimal. Keberlanjutan ekologis perlu diarahkan melalui pengelolaan pakan berbasis sumber daya lokal, pemanfaatan limbah pertanian, konservasi lahan, pengelolaan air, dan penguatan teknologi pakan. Strategi tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan populasi ternak dan kapasitas daya dukung lingkungan.
Downloads
References
Abadi, M., Nafiu, L. O., Saili, T., Yunus, L. A., et al. (2025). Density and carrying capacity of smallholder Bali cattle: Case study in the breeding source area Palangga District, South Konawe Regency, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1502(1), 012044. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1502/1/012044
Anggriani, A., et al. (2023). Potensi hijauan pakan dan limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak ruminansia di Kabupaten Bima. Jurnal Peternakan Indonesia.
Arini, N. W., et al. (2025). Pemetaan potensi lahan dan daya dukung wilayah untuk pengembangan sapi pedaging berbasis spasial. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan.
Dumont, B., et al. (2023). Sustainability assessment and environmental performance of livestock farming systems. Animal, 17(Supplement 1).
Godde, C. M., Mason-D'Croz, D., Mayberry, D. E., Thornton, P. K., & Herrero, M. (2023). Impacts of climate change on the livestock food system and adaptation strategies. Nature Climate Change.
Irfhan, M., Sirajuddin, S. N., Fudjaja, L., Rahim, L., & Rahmadanih. (2025). Sustainability analysis of beef cattle farming with a revolving system in Gilireng District, Wajo Regency, Indonesia. Advances in Animal and Veterinary Sciences, 13(8), 1782–1791. https://doi.org/10.17582/journal.aavs/2025/13.8.1782.1791
Kharismafullah, K., et al. (2022). Livelihood strategies and sustainability of beef cattle farming households in Bima Regency, West Nusa Tenggara, Indonesia. International Journal of Agricultural Extension.
Lessmann, J., et al. (2024). Land-use change and biodiversity impacts in agricultural and livestock production systems. Global Change Biology.
Nawangsari, H., & Ismaili, A. F. (2022). Analisis keberlanjutan Trans Jogja menggunakan metode Multi-Dimensional Scaling (MDS) Rapfish. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(3), 222–234. https://doi.org/10.14710/pwk.v18i3.34771
Najib, E., et al. (2024). Developing a sustainable beef cattle business model for smallholder farms in South Kalimantan's drylands. International Journal of Sustainable Development and Planning, 19(2), 481–500. https://doi.org/10.18280/ijsdp.190207
Parsaulian, B., et al. (2025). Analisis keberlanjutan sistem pertanian berbasis pendekatan multidimensional scaling. Jurnal Ilmu Lingkungan.
Perwitasari, F. D., Puspita, I. B., Widiati, R., Putra, A. R. S., & Suwignyo, B. (2025). Carrying capacity of beef cattle fodder forage from agricultural waste in the tropical environment of West Java Province used GIS procedures. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 9(1), 110–124. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v9i1.24064
Piipponen, J., et al. (2022). Sustainability assessment of livestock production systems: Environmental impacts, resource efficiency and resilience. Agricultural Systems.
Rasyid, A., et al. (2023). Sustainability of beef cattle breeding and production systems based on ecological, economic and social dimensions. Tropical Animal Science Journal.
Rojas-Downing, M. M., Nejadhashemi, A. P., Harrigan, T., & Woznicki, S. A. (2022). Climate change and livestock: Impacts, adaptation, and mitigation. Climate Risk Management.
Sari, D. P., et al. (2023). Sustainability of integrated crop-livestock farming systems in Indonesia. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan.
Satria, B., et al. (2024). Infrastructure and accessibility in supporting sustainable livestock development in rural areas. Jurnal Peternakan Indonesia.
Savitri, A., et al. (2025). Sustainability analysis using multidimensional scaling and leverage analysis in agricultural systems. Jurnal Ilmu Lingkungan.
Sulfiar, A. E. T., Guntoro, B., Atmoko, B. A., & Budisatria, I. G. S. (2022). Sustainability of beef cattle farming production system in South Konawe Regency, Southeast Sulawesi. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 47(2), 155–165. https://doi.org/10.14710/jitaa.47.2.155-165
Sutrisno, C. L. E. N. S. D., & Putra, B. W. (2024). Analysis of the sustainability of beef cattle breeding business-intensive rearing patterns in Indramayu Regency, West Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1341(1), 012115. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1341/1/012115
Thornton, P. K., et al. (2022). Livestock and climate change: Adaptation, mitigation and sustainable development pathways. Animal, 16(Supplement 1).
Wenno, M. D., et al. (2023). Analisis daya dukung hijauan pakan terhadap pengembangan ternak ruminansia di wilayah tropis. Jurnal Peternakan Indonesia.
Widiati, R., et al. (2022). Sustainability and development of smallholder beef cattle farming systems in Indonesia. Tropical Animal Science Journal.
Yulianso, P., Fuah, A. M., Priyanto, R., & Salundik. (2025). Sustainability analysis of Bali cattle farming (Bos javanicus) in Tebo District. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 13(1), 8–14. https://doi.org/10.29244/jipthp.13.1.8-14
Yu, Y., et al. (2026). Ecological carrying capacity and sustainable livestock development under changing environmental conditions. Sustainability.
Zhao, Y., et al. (2022). Livestock carrying capacity assessment based on the balance between crop production and livestock breeding. Agricultural Systems.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





