Peran Strategis Orang Tua dalam Mendukung Perkembangan Sosial Emosional Anak pada Lingkungan Keluarga dan Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i9.3710Keywords:
Peran Orang Tua, Perkembangan Sosial Emosional, Anak Usia Dini, Mediasi Orang Tua, Pengasuhan DigitalAbstract
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang pembelajaran bagi anak usia dini, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi orang tua dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini di era digital serta mengidentifikasi strategi pengasuhan yang diterapkan dalam menghadapi perubahan lingkungan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian pustaka, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua mencakup pengawasan penggunaan teknologi, pendampingan digital, penguatan hubungan emosional, serta penciptaan keseimbangan antara aktivitas digital dan interaksi sosial langsung. Strategi mediasi digital yang ditemukan meliputi restrictive mediation, active mediation, dan co-use. Ketiga strategi tersebut mendukung kemampuan anak dalam mengikuti aturan, berkomunikasi, mengendalikan perilaku, dan membangun hubungan sosial. Penelitian ini memperkuat Teori Mediasi Orang Tua dan Teori Ekologi Perkembangan dengan menempatkan lingkungan digital sebagai bagian dari proses perkembangan anak.
Downloads
References
Arta, D., & Prahesti, S. I. (2024). Peran orang tua dalam pendampingan penggunaan teknologi digital pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Asmawati. (2021). Pengaruh gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Baqi, S. Al, & Firmansah, D. (2023). Preferensi Terhadap Pendidikan Pesantren dari Perspektif Orang Tua dan Calon Santri di Era Digital. Jurnal Arsyadana : Jurnal Pendidikan Islam Aktual Preferensi, 2(2), 49–61.
Knowles, M. S. (1985). Andragogy in Action: Applying Modern Principles of Adult Learning. Jossey-Bass.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills: Sage Publications.
Livingstone, S., Stoilova, M., & Nandagiri, R. (2023). Children’s digital experiences and parental mediation in the digital age. New Media & Society.
Maulidian, M., Sativa, F. E., Winata, E. Y., & Buahana, N. (2025). Eksplorasi Praktik Digital Parenting pada Orang Tua Anak Usia Dini di Kabupaten Lombok Timur dalam Era 5.0. Aura: Jurnal Pendidikan Aura, 6(2), 195–209. https://doi.org/10.37216/aura.v6i2.2825
McArthur, B. A., Racine, N., Browne, D., Tough, S., & Madigan, S. (2022). Digital media and child development: Understanding the family context. Pediatric Research.
Mistiani, W. (2024). Parenting Digital : Cara Cerdas Membimbing Anak dan praktik pengasuhan anak pada abad ke-21 . Anak-anak masa kini terbenam dalam yang cepat , dengan penelitian yang menunjukkan bahwa 65 % orang tua merasa tidak kemampuan orang tua untuk menerapkan strateg. Ana’Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 163–179.
Muslih, Y. N. (2022). Layanan Konsultasi Melalui Parental Mediation untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa. Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(2), 169. https://doi.org/10.29240/jbk.v6i2.4689
Nurhaliza, F., Putra, Z. H., Hermita, N., & Copriady, J. (2025). Reflexive Thematic Analysis sebagai Strategi Kualitatif dalam Kajian Pendidikan Multikultural. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 5256–5272. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/19550
Ramdhan, T. W. (2025). Metode Peneliatian Kualitatif (Teori, Teknik, Dan Aplikasi). Press Stai Darul Hikmah Bangkalan.
Salsabila, U. H. (2018). Teori Ekologi Bronfenbrenner Sebagai Sebuah Pendekatan Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Al-Manar: Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 7(1), 139–158.
Siregar, N., & Subiyantoro, S. (2021). Keterlibatan orang tua dalam perkembangan sosial anak usia dini. Journal of Social Culture.
Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. ALFABETA.
Supratiwi, M., Syifa, L., Agustina, S., Fitriani, A., Pendidikan, P. S.-, Biasa, L., Sebelas, U., Psikologi, P., Sebelas, U., Psikologi, P., & Sebelas, U. (2020). Parenting in Digital Era : Issues and Challenges in Educating Digital Natives. Jurnal Psikologi Talenta, 5(2).
Tsabitah, D. S., Diah, P., & Wijoyo, S. H. (2022). Analisis Kualitatif Implikasi Information Overload pada Pengguna Social Networking Sites (SNS). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 6(2), 803–804. http://j-ptiik.ub.ac.id
Wiranti, W., & Faizin, I. (2026). Pola Asuh dan Pembentukan Identitas Akademik Anak dalam Perspektif Sosiologi Pendidikan. JHUSUM: Jurnal Hukum, Sosial Dan Humaniora, 1, 44–55.
Wulandari, H., & Santoso, M. B. (2023). Proses Parental Mediation Terhadap Anak Usia Prasekolah Proses P Ar Ental M Ediati on Terhadap Anak Usia. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial ISSN:, 2(2), 213–226.
Zahro, F., & Hanif, M. (2025). Pola pengasuhan keluarga dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





