Analisis Pengaruh Penambahan Abu Terbang dan Abu Dasar pada Kualitas Air Kolam Bekas Tambang

Authors

  • Nuansa Mare Apui Ganang Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Yunida Iashania Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Yossa Yonathan Hutajulu Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Yusias Andri Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Aldibos Pranata Sinurat Universitas Palangka Raya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i9.3708

Keywords:

Air Asam Tambang, Abu Terbang, Abu Dasar

Abstract

Pemanfaatan bahan limbah seperti abu terbang dan abu dasar untuk salah satu opsi untuk menetralan air asam tambang pada bekas kolam penambangan dapat menjadi solusi lingkungan yang lebih baik, Pemanfaatan ini perlu pendekatan spesifik untuk masing-masing air kolam mengingat perbedaan jenis bahan galian yang digali. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel air pada titik yang sama kemudian air dibagi menjadi 6 wadah sampel, dimana wadah pertama merupakan kontrol, sedangkan 5 wadah lain merupakan air yang akan diberi treatmen berupa penambahan abu batubara secara terukur untuk melihat perubahan keasaman serta parameter lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu terbang dapat ditambahkan 0,25 gr/liter untuk menaikkan pH menjadi 8,21 sedangkan pada 0,5 gram/liter serta 1 gram/liter, pH air naik melebihi ambang batas atas yaitu pH 9. Pada abu dasar, untuk penambahan 0,5 dan 1 gr/liter dapat menaikkan nilai pH hingga masuk dalam rentang 6-9. Melihat pada hasil ini, dapat dilihat bahwa abu batubara dapat digunakan untuk treatmen, akan tetapi abu terbang cenderung untuk menaikkan nilai TDS dan TSS dan berpotensi menaikkan nilai logam berat sedangkan bottom ash cenderung memperbaiki nilai BOD dan COD akan tetapi kenaikan pada parameter logamnya lebih besar daripada abu terbang dengan dosis yang sama. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basu, M., Pande, M., Bhadoria, P. B. S., & Mahapatra, S. C. (2009). Potential fly-ash utilization in agriculture: A global review. Progress in Natural Science, 19(10), 1173–1186. https://doi.org/10.1016/j.pnsc.2008.12.006

Blissett, R. S., & Rowson, N. A. (2012). A review of the multi-component utilisation of coal fly ash. Fuel, 97, 1–23. https://doi.org/10.1016/j.fuel.2012.03.024

Budi, A. S., Marpaung, N. D., & Onwardana, M. E. (2023). Studi pemanfaatan bottom ash untuk pencegahan air asam tambang dan menurunkan konsentrasi logam terlarut pada batuan breksi vulkanik dengan skala laboratorium. Jurnal Sains dan Teknologi ISTP, 20(1), 86–97.

Damayanti, R. (2018). Abu batubara dan pemanfaatannya: Tinjauan teknis karakteristik secara kimia dan toksikologinya. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 14(3), 213–231.

Fadhilah, Ramadhan, F., & Rusli, H. (2022). Treatment of acid mine drainage using fly ash, bottom ash, and lime mixed. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 7(2), 168–177.

Fauzi, M. A. R., Prasetya, A., & Sutijan. (2023). Utilisasi limbah abu terbang untuk remediasi limbah asam tambang batubara. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 6, 1019–1028.

Gitari, M. W., Petrik, L. F., Etchebers, O., Key, D. L., Iwuoha, E., & Okujeni, C. (2008). Passive neutralisation of acid mine drainage by fly ash and its derivatives: A review. Environmental Geology, 54, 1525–1536. https://doi.org/10.1007/s00254-007-0929-2

Kumar, V., Sinha, A. K., Makkar, H. P. S., De Boeck, G., & Becker, K. (2012). Standardization of pH and dissolved oxygen requirements for aquatic ecosystems. Environmental Science and Pollution Research, 19, 296–307.

Munawar, A. (2017). Pengelolaan air asam tambang: Prinsip-prinsip dan penerapannya. UNIB Press.

Nugraha, C., & Rolliyah. (2021). Pemanfaatan fly ash dan bottom ash untuk pengelolaan batuan dan air asam di tambang batubara. Direktorat Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pandey, V. C., & Singh, N. (2010). Impact of fly ash incorporation in soil systems. Agriculture, Ecosystems & Environment, 136(1–2), 16–27. https://doi.org/10.1016/j.agee.2009.11.013

Sari, R., Yerizam, M., & Junaidi, R. (2024). Pemanfaatan fly ash batubara dalam penurunan kadar besi dan mangan limbah air asam tambang PT Bukit Asam. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(5), 688–701.

Sefti, A., Nursanto, E., & Ernawati, R. (2023). Overview pengelolaan air asam tambang dengan menggunakan zeolit. Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan, 7(2), 1–7.

Simangunsong, S., & Manalu, R. (2022). Pemanfaatan fly ash dalam pencegahan air asam tambang dan uji kelarutan logam dengan skala laboratorium. Jurnal Darma Agung, 30(2), 375–388.

Skousen, J., Zipper, C. E., Rose, A., Ziemkiewicz, P. F., Nairn, R., McDonald, L. M., & Kleinmann, R. L. P. (2017). Review of passive systems for acid mine drainage treatment. Mine Water and the Environment, 36, 133–153. https://doi.org/10.1007/s10230-016-0417-1

Tuheteru, E. J., Kusuma, G. J., Pranoto, K., Palingi, Y., & Gautama, R. S. (2021). Studi kualitas air dan potensi pemanfaatan danau bekas tambang JVoid PT Kaltim Prima Coal, Kalimantan Timur. Indonesian Mining and Energy Journal, 4(1), 52–59.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Nuansa Mare Apui Ganang, Yunida Iashania, Yossa Yonathan Hutajulu, Yusias Andri, & Aldibos Pranata Sinurat. (2026). Analisis Pengaruh Penambahan Abu Terbang dan Abu Dasar pada Kualitas Air Kolam Bekas Tambang. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(9), 5003–5011. https://doi.org/10.55681/armada.v4i9.3708