Kajian Optimalisasi Indeks Pertanian di Daerah Irigasi Jurang Sate Lombok Tengah

Authors

  • Ida Bagus Geraldy Winanta Universitas Pendidikan Mandalika, Indonesia
  • Ahmad Rosaldi Universitas Pendidikan Mandalika, Indonesia
  • Ni Putu Ety Lismaya Dewi Universitas Pendidikan Mandalika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3280

Keywords:

Daerah Irigasi, Optimasi Pola Tanam, Indeks Pertanian, Debit Andalan, Kebutuhan Air Tanaman

Abstract

Penelitian ini berlokasi di daerah Irigasi Jurang Sate Lombok Tengah. Daerah Irigasi Jurang Sate merupakan salah satu daerah irigasi yang berperan penting dalam mendukung produksi pertanian di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ketersediaan air, kebutuhan air irigasi, pola tanam optimum, serta indeks pertanaman yang dapat dicapai pada Daerah Irigasi Jurang Sate. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi berupa uji konsistensi data curah hujan metode RAPS, perhitungan curah hujan wilayah metode Polygon Thiessen, curah hujan efektif, evapotranspirasi metode Penman, debit andalan Q80 dengan rata-rata debit 7467,61 lt/dt, dan kebutuhan air tanaman padi sawah 1,41 lt/dt/ha untuk palawija 0,83 lt/dt/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tanam optimum yang diperoleh adalah padi–padi–jagung (palawija) dengan indeks pertanian sebesar 300%. Luas tanam optimum mencapai 4.228,05 ha pada Jurang Sate Hulu dan 6.236,16 ha pada Jurang Sate Hilir. Keuntungan produksi maksimum yang diperoleh masing-masing sebesar Rp326,73 miliar dan Rp481,90 miliar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pola tanam mampu meningkatkan pemanfaatan air irigasi dan produktivitas lahan secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Fausan, Budi Indra Setiawan, Chusnul Arif, dan Satyanto Krido Saptomo. 2021. “Analisa Model Evaporasi dan Evapotranspirasi Menggunakan Pemodelan Matematika pada Visual Basic di Kabupaten Maros.” Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan 5(3):179–96. doi:10.29244/jsil.5.3.179-196.

Ahmad Wahyudi, Nadjadji Anwar, dan Edijatno. 2014. “Studi_Optimasi_Pola_Tanam_pada_Daerah_Ir.” Studi Optimasi Pola Tanam pada Daerah Irigasi Warujayeng Kertosono dengan Program Linier 3(1):31–35.

Allen, R. G., Pereira, L. S., Raes, D., & Smith, M. (1998). Crop evapotranspiration: Guidelines for computing crop water requirements (FAO Irrigation and Drainage Paper No. 56). Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I. (2024). Profil daerah irigasi Jurang Sate. Diakses pada 12 Mei 2026 pukul 21.10 WIB, dari Website BBWS Nusa Tenggara I

Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I. 2019. Buku Data dan Informasi Pengelolaan Sumber Daya Air Tahun 2019. Mataram: Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I.

Benli, B., & Kodal, S. (2003). A non-linear model for farm optimization with adequate and limited water supplies: Application to the South-east Anatolian Project (GAP) Region. Agricultural Water Management, 62(3), 187–203. doi:10.1016/S0378-3774(03)00095-7

Bokke, A. S., & Shoro, K. E. (2020). Impact of effective rainfall on net irrigation water requirement: The case of Ethiopia. Water Science, 34(1), 155–163. doi:10.1080/11104929.2020.1749780

Đurin, B., Kranjčić, N., Kanga, S., Singh, S. K., Sakač, N., Pham, Q. B., Hunt, J., Dogančić, D., & Di Nunno, F. (2022). Application of Rescaled Adjusted Partial Sums (RAPS) method in hydrology: An overview. Advances in Civil and Architectural Engineering, 13(25), 58–72. doi:10.13167/2022.25.6

Fatahullah dan Hilmi, M. A. 2024. Food estate: ancaman atau peluang bagi ketahanan pangan Indonesia? Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 8(4), 1313–1326.

Firdaus,M.F.2024.Optimasi Pola Tanam Daerah Irigasi Jurang Sate Hilir untuk Meningkatkan Intensitas Tanam.Skripsi. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram.

Ginaris, Awang, dan Putra Abrilian. 2025. “Analisis Problematika Program Food Estate di Era Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam Perspektif Ekofeminisme.” 1(4):1919–28.

Ida Bagus Geraldy W.P. 2022. Kajian Optimasi Suplesi Air Terhadap Intensitas Tanam Pada Daerah Irigasi Rutus & Pandanduri. Tesis. Program Magister Teknik Sipil, Universitas Mataram, Mataram.

Juwono, P. T., Limantara, L. M., Rosiadi, F. (2018). Optimization of irrigation cropping pattern by using linear programming: Case study on irrigation area of Parsanga, Madura Island, Indonesia. Journal of Water and Land Development, 39, 51–60. doi:10.2478/jwld-2018-0058

Juwono, P. T., Limantara, L. M., Soetopo, W., & Nopebrian, A. (2018). Optimization of irrigation cropping pattern: Case study on Karang Anyar Irrigation Area, Malang Regency, Indonesia. International Journal of GEOMATE, 15(50), 197–204. doi:10.21660/2018.50.92322

Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. 2013. “Standar Perencanaan Irigasi.” Kementerian Pekerjaan Umum 1–253.

Maulana, M. A., Roliono, C. A., & Savitri, Y. R. (2025). Cropping pattern management strategy for optimizing irrigation water use: A case study of the SIM irrigation area. Crop Research, 60(5–6), 401–407. doi:10.31830/2454-1761.2025.CR-1074

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2025). NTB optimistis perkuat swasembada pangan 2026, produksi padi 2025 naik 16,85 persen. Diakses pada 12 Mei 2026 pukul 21.08 WIB, dari Website Resmi Pemprov NTB

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. 2024. “Data Luas Baku Sawah Provinsi Nusa Tenggara Barat.” Diakses 12 Mei 2026, pukul 21.13 WIB. data.ntbprov.go.id

Pereira, L. S., Allen, R. G., Smith, M., & Raes, D. (2015). Crop evapotranspiration estimation with FAO56: Past and future. Agricultural Water Management, 147, 4–20. doi:10.1016/j.agwat.2014.07.031

Randugunting, Sungai, Dengan Metode, Sungai Randugunting, dan Dengan Metode. 2023. “Analisis Debit Andalan Daerah Aliran.”

Risfiyanto, Lutfy, Nadjadji Anwar, dan Nastasia Festy Margini. 2017. “Studi Optimasi Pola Tanam Pada Daerah Irigasi Baru Banyuwangi Dengan Menggunakan Program Linier.” Jurnal Hidroteknik 2(1):13. doi:10.12962/jh.v2i1.4397.

Risnawati, Muhamad Yamin, Hendrawan, Ni Made Nia Bunga Surya Dewi, Bagus Widhi Dharma S, Wiriyanti Isnasari. 2022. “Analisa Kebutuhan Air Untuk Tanaman Padi Di Jurang Sate Kabupaten Lombok Barat.” Sainstech Innovation Journal 5:249–62.

Saidah, H., Budianto, M. B., & Nugroho, R. S. (2023). Small reservoir reliability under cropping pattern scenarios: A case study of Embung Ponggong in Lombok. Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam LLDikti Wilayah 1, 3(2), 72–80. doi:10.54076/jumpa.v3i2.316

Sari, F. S. (2017). Perencanaan pola tanam pada daerah irigasi Nglongah di Kabupaten Trenggalek (Tugas Akhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Sari, Maya, M. Yazid, dan Dessy Adriani. 2022. “Pengelolaan Irigasi Tradisional serta Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah Irigasi di Sumatera Selatan.” Jurnal Agribisnis Indonesia 10(2):299–311. doi:10.29244/jai.2022.10.2.299-311.

Sunardi. 2016. “Analisis Koefisien Aliran Dan Koefisien Regim Sungai sebagai Parameter Penilaian Kekritisan Das (Studi Kasus. DAS Babak).” Universitas Negeri Semarang: Semarang.

Undang-Undang Republik Indonesia No 17 tahun 2019. 2019. “Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.” Jdih Bpk Ri Database Peraturan (011594):50.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Winanta, I. B. G., Rosaldi, A., & Dewi, N. P. E. L. (2026). Kajian Optimalisasi Indeks Pertanian di Daerah Irigasi Jurang Sate Lombok Tengah. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 3269–3280. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3280