Seni Hadrah Sebagai Identitas Kultural Dayak Bakumpai: Studi Kasus Grup Hablulfata di Desa Lepasan, Barito Kuala, Kalimantan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3189Keywords:
Hadrah Hablulfata, Dayak Bakumpai, Sejarah Kesenian, Pewarisan Budaya, Eksistensi Seni TradisiAbstract
Penelitian ini bertujuan merekonstruksi sejarah, menganalisis sistem pewarisan, dan mendeskripsikan eksistensi Grup Hadrah Hablulfata (GHH) di Desa Lepasan, Barito Kuala. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pewaris generasi ketujuh, dan dokumentasi sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHH diperkirakan berdiri sejak 1863 dan telah melewati tujuh generasi kepemimpinan. Fungsinya mengalami pergeseran dari media ritual pengobatan dan magis menjadi seni pertunjukan hiburan religi. Organisasi GHH tetap mempertahankan struktur tradisional dengan pola pewarisan melalui tiga tahap kelayakan, yaitu penguasaan teknis, kemampuan kepemimpinan, dan kesiapan spiritual. Sejak 2015, eksistensi GHH menghadapi ancaman akibat dominasi hiburan modern dan rendahnya regenerasi pemuda, dengan hanya 40% remaja mengenal grup tersebut. Penelitian ini menegaskan perlunya sinergi pemerintah daerah dan tokoh adat untuk menjaga keberlanjutan GHH sebagai identitas budaya masyarakat Dayak Bakumpai.
Downloads
References
N. O., -, J. M., & -, R. S. (2025). Peran Karang Taruna Dalam Proses Pelestarian Tari Topeng Benjang Di Ujungberung Bandung. In Repository at Universitas Pendidikan Indonesia (Universitas Pendidikan Indonesia). Universitas Pendidikan Putra Indonesia Cianjur.
Adityatama, W., Hamidah, H., & Assoburu, S. (2024). Seni Hadroh Sebagai Komunikasi Budaya Islam (Studi Pada Majelis Assolihin di Talang Kedondong Palembang). Indonesian Culture and Religion Issues., 1(1), 9–9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i1.2
Andreas, M. G. (2021). Sejarah Panglima Wangkang. https://doi.org/10.31219/osf.io/rjv75
Aulia, A. N., Rahayu, T. H., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal: Menjaga Tradisi dan Membangun Masa Depan Masyarakat Banjarmasin. MARAS Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2035–2043. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.553
Citrawati, A. A. I. A., Nurmalena, N., Oktavianus, O., Admiral, A., & Hardi, H. (2025). Revitalisasi Tari Tradisional di Era Digital: Sinergi Nilai Budaya, Inovasi Teknologi, dan Seni. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional, 7(1), 1–13. https://doi.org/10.23960/jptiv.v7i1.30812
Fibiona, I. I., Ariwibowo, G., Sumarno, S., Mumfangati, T., Nurwanti, Y., & Dwinanto, A. (2024). HERITAGE IN MOTION: SAFEGUARDING THE CULTURAL LEGACY OF WAYANG KULIT KEDU, INDONESIA. Trames Journal of the Humanities and Social Sciences, 28(2), 189–208. https://doi.org/10.3176/tr.2024.2.06
Fitrianti.A.R., T., Mulyawan, R., & Centia, S. (2024). Strategi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Bandung Dalam Meningkatkan Pelestarian Kesenian Tradisional Pada Tahun 2023. JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 7(2), 215–236. https://doi.org/10.36341/jdp.v7i2.4948
Fitriyanur, M. (2017). Nilai-nilai islami dalam budaya sinoman di Desa Rungau Raya Kabupaten Seruyan Propinsi Kalimantan Tengah. http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/1164/
Handayani, M., Wasino, W., Atmaja, H. T., Rini, H. S., & Prasetyo, K. B. (2025). Transmission of Cultural Values in the Sekura Tradition Between the Baby Boomer and Z Generations in Balik Bukit, West Lampung. International Journal of Research and Review, 12(9), 258–263. https://doi.org/10.52403/ijrr.20250927
Herdiansyah, H. (2025). Studying Intergenerational Communication Through “Terbang Bancahan” Folklore, Tuban. In Qeios. https://doi.org/10.32388/7kkul8
Hidayat, S., Bachtiar, B. M., & Ardian, R. (2025). Memperkuat Identitas Nasional Melalui Generasi Muda Dalam Melestarikan Budaya Lokal Di Sanggar Astagiri Kabupaten Kuningan. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan., 5(2), 873–882. https://doi.org/10.36085/jupank.v5i2.9257
Hidayatullah, R. (2024). Seni Tradisi Indonesia dan Tantangan Masyarakat Global. Grenek Music Journal, 13(1), 107–107. https://doi.org/10.24114/grenek.v13i1.57012
Huriyah, H., & Normuliati, S. (2022). Existence of Banjar Tradition Arts in Islamic Era in South Kalimantan. Tsaqofah, 20(1), 17–28. https://doi.org/10.32678/tsaqofah.v20i1.5981
Husna, H., Indriani, M., Mukarromah, M., & Khaliq, R. (2022). Nilai Nilai Kearifan Lokal Generasi Millenial di Kota Banjarmasin. Al-Hiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah, 10(1), 29–29. https://doi.org/10.18592/al-hiwar.v10i1.6935
Husniyah, N. I., & Susanto, A. A. (2020). Perkembangan Kegiatan Keagamaan Melalui Pogram Seni Hadrah Al Banjari. TADARUS, 9(2). https://doi.org/10.30651/td.v9i2.7523
Indriyani, P. D. (2022). Nilai-Nilai Religius dalam Kesenian Tradisional Masyarakat Banjar. Indonesian Journal Of Performing Arts Education, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.24821/ijopaed.v2i1.6171
Indriyani, P. D., Nurdiyana, T., & Sari, P. Y. P. K. (2025). Regenerasi Penari dan Penabuh dalam Seni Reog Obyok di Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Anterior Jurnal, 24(3), 96–100. https://doi.org/10.33084/anterior.v24i3.10512
Iswanto, A. (2019). Understanding Hadrah Art As The Living Al-Qur’an: The Origin, Performance And Worldview. El Harakah Jurnal Budaya Islam, 21(2), 217–217. https://doi.org/10.18860/el.v21i2.7296
Kapoyos, R. J., Suharto, S., & Syakir, S. (2022). Bia Music: Traditional Music Heritage and Preserving Tradition Across Generations. Harmonia Journal of Arts Research and Education, 22(2), 298–310. https://doi.org/10.15294/harmonia.v22i2.37619
Karsam, K. (2024). REPRODUKSI FOTOGRAFI TEKNIK UKIR “RAYAP” MENGGUNAKAN MEDIA KAYU JATI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PENCIPTAAN BIDANG SENI RUPA. ANDHARUPA Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 10(1), 55–72. https://doi.org/10.33633/andharupa.v10i01.8433
Kasih, T. F. K., Wibowo, A. P., & Widodo, R. (2024). Upaya Pemerintah Desa dalam Melestarikan Nilai Kearifan Lokal Tari Topeng Melalui Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 21(1), 15–15. https://doi.org/10.24114/jk.v21i1.51590
Mangkurat, N. L. (2014). THE ISLAMIC TRADITION OF BAKUMPAI DAYAK PEOPLE. https://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/alalbab/article/download/93/87
Minarni, & Muhajir. (2025). Aesthetic and Ethical Dimensions of Bugis Rituals: Cultural Reflections from Maddoja Bine in South Sulawesi. Language Culture and Art, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.64268/lca.v1i1.75
Najamudin, M., Wadiyo, W., & Sinaga, S. S. (2023). System of Inheritance as a Preservation Effort of Kuriding In South Kalimantan. Virtuoso Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Musik, 6(1), 68–80. https://doi.org/10.26740/vt.v6n1.p68-80
Nashih, M., & Ferdianto, S. (2024). Tari Japin Harapan Sebagai Tari Penyambutan Tamu Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Gesture Jurnal Seni Tari, 13(1), 138–138. Https://Doi.Org/10.24114/Gjst.V13i1.57243
Norhalimah, N., Nordiana, T., & Mahendra, B. (2020). Perkembangan Penyajian Tari Sinoman Hadrah di Desa Pulantan Kabupaten Banjar. Pelataran Seni, 5(2), 119–119. https://doi.org/10.20527/jps.v5i2.9128
Nugraha, A. A., Lukitaningtyas, Y. K. R. D., Ridho, A., Wulansari, H., & Romadhona, R. A. A. (2022). Cybercrime, Pancasila, and Society: Various Challenges in the Era of the Industrial Revolution 4.0. Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 1(2), 307–390. https://doi.org/10.15294/ijpgc.v1i2.59802
Nurhadi, D., Yanuartuti, S., & Juwariyah, A. (2025). Penanaman Nasionalisme bagi Siswa Sekolah Indonesia Makkah melalui Pelatihan Tari Tradisional Jawa Timur. E-Dimas Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 16(3), 607–616. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v16i3.20990
Nursugiharti, T., Yulianto, A., Bahri, S., Hidayat, R. A., Jahdiah, N., & Safei, M. (2025). Analysis of Balamut Performance Structure for Cultural Preservation in Southern Kalimantan. Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT), 8(1), 14–23. https://doi.org/10.34306/att.v8i1.639
Parwati, G., Wicaksana, G. T., & Agustin, N. P. (2023). Kebudayaan Seni Batik Tulis Dari Kacamata Sosiologi. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA), 6(2), 110–110. https://doi.org/10.30829/jisa.v6i2.17880
Putranto, M. F., Sukoco, A., & Suryadmaja, G. (2025). Local Wisdom, Aesthetic Transformations, and Creative Pedagogy. Global Journal of Social Learning, 2(1), 60–71. https://doi.org/10.71094/gjsl.v2i1.257
Rachmat, R., Sunarto, S., & Cahyono, A. (2025). Reassessing Moral Education: A Critical Evaluation of Gendang Bugis as Pedagogical Practice in the Digital Era. Journal Evaluation in Education (JEE), 6(3), 861–873. https://doi.org/10.37251/jee.v6i3.1869
Rahman, S. A., Jamalie, Z., & Noor, A. (2024). Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Sinoman Hadrah di Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara. INTEGRASI Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 2(1), 1–1. https://doi.org/10.61590/int.v2i01.103
Rodhiyah, A., & Sabardila, A. (2022). Gumbrekan Mahesa dan Karnaval Kerbau sebagai Wisata Budaya Perspektif Masyarakat Desa Banyubiru, Widodaren, Ngawi. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 24(1), 60–69. https://doi.org/10.26623/jdsb.v24i1.3505
Rohima, N. (2023). Kesenian Tradisional Sinoman Hadrah Khas Suku Banjar Di Kalimantan Selatan Sebagai Sumber Belajar IPS. https://doi.org/10.31219/osf.io/jmyz8
Sani, M. B. Z., Wadiyo, W., Syakir, S., & Sayuti, S. A. (2025). Revitalizing Madihin in the Digital Era: Cultural Education Strategies Amidst Globalization in South Kalimantan. AL-ISHLAH Jurnal Pendidikan, 17(4). https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.8527
Shahab, F., Adnyana, I. W., Trisnawati, I. A., & Sudarta, I. G. P. (2025). Seni Bertutur sebagai Medium Dialog: Menghubungkan Tradisi dan Inovasi dalam Seni Pertunjukan Kontemporer Indonesia. JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543, 6(10), 4001–4010. https://doi.org/10.36312/10.36312/vol6iss10pp4001-4010
Sudarwati, S., Andari, N., & Dewi, N. S. K. (2023). Pemertahanan Budaya Lokal melalui Pemberdayaan Kelompok Seni di Desa Jenisgelaran Jombang. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.33086/snpm.v3i1.1226
Surakhman. (2025). Strategi Penguatan Minat Generasi Muda Terhadap Kesenian Tradisional Melalui Optimalisasi Promosi Dan Edukasi Untuk Mendukung Regenerasi Seniman. JIKE Jurnal Ilmu Komunikasi Efek, 8(2), 418–428. https://doi.org/10.32534/jike.v8i2.7539
Sutardi, E., Rahmani, R., & Salsabila, R. (2026). Integrasi Sumber Daya Lokal dalam Pembelajaran Seni untuk Meningkatkan Kreativitas dan Identitas Kultural Peserta Didik. Education Achievement Journal of Science and Research, 168–179. https://doi.org/10.51178/jsr.v7i001.3258
Takdir, M., & Hosnan, M. (2021). Revitalisasi Kesenian Batik sebagai Destinasi Wisata Berbasis Budaya dan Agama: Peran Generasi Muda dalam Mempromosikan Kesenian Batik di Pamekasan Madura. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(3), 366–374. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i3.1284
Tindarika, R. (2021). Nilai-Nilai Dalam Kesenian Hadrah Di Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 12(1), 1–1. https://doi.org/10.26418/j-psh.v12i1.46319
Tindarika, R., & Ramadhan, I. (2021). Kesenian Hadrah Sebagai Warisan Budaya Di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Aksara Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 7(3), 907–907. https://doi.org/10.37905/aksara.7.3.907-926.2021
Wati, M., & Mısbah, M. (2021). Pengembangan Materi Ajar Fisika Bermuatan Authentic Learning Pada Pokok Bahasan Gerak Melingkar. Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pembelajaran, 5(2). https://doi.org/10.21831/jk.v5i2.40320
Widiyanto, D. (2021). Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Di Kabupaten Jember. PUSKAPSI Law Review, 1(2), 170–170. https://doi.org/10.19184/puskapsi.v1i2.28888
Winanda, T., Heryanto, A., & Hidayatullah, F. (2022). Tahapan Kegiatan pada Proses Penggarapan Karya Musik di Studio Markas Kota Prabumulih. ANTHOR Education and Learning Journal, 1(6), 355–365. https://doi.org/10.31004/anthor.v1i6.60
Wiradharma, G., Sediyaningsih, S., & Prasetyo, M. A. (2024). Makna Etis dan Estetis pada Tari Tradisional Aceh, Betawi, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. PERSPEKTIF, 13(2), 436–443. https://doi.org/10.31289/perspektif.v13i2.11180
Wiresna, A. G. (2023). Manajemen Seni Pertunjukan Sebagai Metode Pengembangan Karakter. AWILARAS, 9(1), 27–27. https://doi.org/10.26742/jal.v9i1.2610
Wulandari, D. A. R., & Desstya, A. (2022). Studi Eksplorasi pada Kebudayaan Lokal Menstruasi di Kabupaten Grobogan dan Integrasinya dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3757–3765. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2718
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





