Pengembangan Media Belajar Berbasis Budaya Lokal Kabupaten Belu untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 5–6 Tahun

Authors

  • Jenny Yutje Oematan Program Studi S1 Pendidikan Anak Usia Dini, STKIP "Nusa Timor, Indonesia
  • Gustanto Reo Program Studi S1 Pendidikan Anak Usia Dini, STKIP "Nusa Timor, Indonesia
  • Yusrifat Asa Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP "Nusa Timor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3184

Keywords:

Media Pembelajaran, Budaya Lokal, Kabupaten Belu, Kemampuan Berhitung, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis budaya lokal Kabupaten Belu yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, ahli budaya, guru PAUD, dan anak usia 5–6 tahun di Kabupaten Belu. Media yang dikembangkan mencakup Kartu Hitung Bermotif Tais, Papan Hitung Busa No Manu, Video Animasi Budaya Belu, serta Lagu Berhitung dengan Melodi Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat validitas sebesar 94% dengan kategori sangat valid dan tingkat kepraktisan sebesar 91% dengan kategori sangat praktis. Media juga terbukti efektif meningkatkan kemampuan berhitung permulaan secara signifikan, dengan nilai t(24) = -15,247, p < 0,001, dan N-Gain sebesar 0,78. Integrasi permainan tradisional, kain Tais, Tari Tebe, dan alat musik Tihar meningkatkan keterlibatan, minat, serta pemahaman konseptual anak melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Penelitian merekomendasikan pembentukan komunitas belajar profesional guru PAUD untuk mengembangkan media dan instrumen berhitung berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andika, W. D., Utami, F., Alrefi, A., Sumarni, S., Astika, R. T., Siregar, R., Sari, R. C., & Hasan, N. I. (2023). Video prinsip berhitung awal berbasis kearifan budaya lokal Sumatera Selatan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, *7*(6), 7721–7731. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5675

Banks, J. A. (2019). An introduction to multicultural education (6th ed.). Pearson.

Barsalou, L. W. (2008). Grounded cognition. Annual Review of Psychology, *59*, 617–645. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.59.103006.093639

Bitin, M. B. (2023a). Eksplorasi etnomatematika pada kain tenun masyarakat Desa Lamaksenulu. Jurnal Unimor. https://jurnal.unimor.ac.id

Bitin, M. B. (2023b). Eksplorasi etnomatematika pada alat musik tihar dan permainan tradisional biu di Desa Lakanmau Kabupaten Belu. Jurnal Unimor. https://jurnal.unimor.ac.id

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

Clements, D. H., & Sarama, J. (2014). Learning and teaching early math: The learning trajectories approach (2nd ed.). Routledge.

D'Ambrosio, U. (2001). Ethnomathematics: Link between traditions and modernity. Sense Publishers.

detikBali. (2025, January 15). Mengenal Tais Belu, tenun ikat asli NTT yang sarat makna dan filosofi. detikBali. https://www.detik.com/bali/berita/d-xxxxxxx

Dilla, S. H. A. T., Ashari, N., Muliana, S., & Tadzkirah, T. (2024). Pengembangan permainan congklak dalam meningkatkan kemampuan numerasi pada anak usia 4–5 tahun. Aulad: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, *7*(3), 860–872. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.816

Fitri, N. D., Prameswari, N. K., & Citrasukmawati, A. (2025). Penguatan literasi dan numerasi sains berbasis local wisdom dengan menggunakan pendekatan deep learning pada anak usia dini. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, *4*(1), 1–12.

Fitriani, Inayah, N., Agustina, S. S., Martuty, A., & Sahrir, S. (2026). Workshop pembuatan media pembelajaran berbasis budaya lokal bagi guru PAUD Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Pedagogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, *9*(1), 29–36. https://doi.org/10.17977/um050v9i12026p29-36

Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. American Educational Research Association's Division D, Measurement and Research Methodology.

Jordan, N. C., Kaplan, D., Ramineni, C., & Locuniak, M. N. (2009). Early math matters: Kindergarten number competence and later mathematics outcomes. Developmental Psychology, *45*(3), 850–867. https://doi.org/10.1037/a0014939

Kurnia Gusni, Mayar, F., Rakimahwati, & Eliza, D. (2026). Development of local culture-based interactive media to improve children's mathematics skills in kindergarten. JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA), *12*(4), 1234–1245. https://doi.org/10.29303/jppipa.v12i4.xxxx

Papic, M., Mulligan, J. T., & Mitchelmore, M. C. (2011). Assessing the development of preschoolers' mathematical patterning. Journal for Research in Mathematics Education, *42*(3), 237–269. https://doi.org/10.5951/jresematheduc.42.3.0237

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Puling, I. (2024). Sarung tenun Alor berbasis etnomatika terhadap kemampuan mengenal geometri dan penjumlahan pada anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, *5*(1), 649–661. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.633

Rittle-Johnson, B., Fyfe, E. R., Hofer, K. G., & Farran, D. C. (2017). Early math trajectories: Low-income children's mathematics knowledge from ages 4 to 11. Child Development, *88*(5), 1727–1742. https://doi.org/10.1111/cdev.12662

Seran, E. (2019). Identifikasi permainan tradisional Kabupaten Belu dan perannya dalam mengembangkan keterampilan motorik anak usia dini [Thesis]. Universitas Pendidikan Indonesia.

Utami, T. N., & Rohmah, N. (2026). Etnomatematika untuk mengenalkan numerasi anak usia dini: Systematic literature review. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, *7*(1), 1346–1356. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1910

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wete, Y. Y. (2024). Keanekaragaman dan kelimpahan Gastropoda di zona intertidal Pantai Pasir Putih Atapupu Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu sebagai media pembelajaran berupa booklet [Thesis]. Universitas Katolik Widya Mandira.

Wikipedia. (n.d.). Tari Tebe. In Wikipedia Bahasa Indonesia. Retrieved June 20, 2026, from https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Tebe

Wilson, M. (2002). Six views of embodied cognition. Psychonomic Bulletin & Review, *9*(4), 625–636. https://doi.org/10.3758/BF03196322.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Jenny Yutje Oematan, Gustanto Reo, & Yusrifat Asa. (2026). Pengembangan Media Belajar Berbasis Budaya Lokal Kabupaten Belu untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 5–6 Tahun. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 3178–3186. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3184