Diagnosis Miskonsepsi Kimia Siswa SMA melalui Instrumen Diagnostik: Tinjauan Sistematis dan Implikasi Penggunaan HyperChem dalam Pembelajaran

Authors

  • Sania Losiana Yomaki Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Papua, Indonesia
  • Radite Yogaswara Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Papua, Indonesia
  • Yunita Pare Rombe Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Papua, Indonesia
  • Murtihapsari Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Papua, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3149

Keywords:

Miskonsepsi Kimia, Instrumen Diagnostik, Systematic Literature Review, PRISMA, Hyperchem

Abstract

Miskonsepsi merupakan salah satu permasalahan dalam pembelajaran kimia yang dapat menghambat pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan penelitian mengenai diagnosis miskonsepsi kimia pada siswa SMA, mengidentifikasi kecenderungan penggunaan instrumen diagnostik, serta memetakan materi kimia yang paling sering mengalami miskonsepsi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Data diperoleh dari artikel yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025 melalui Google Scholar dan Google Search. Dari 55 artikel yang ditemukan, sebanyak 17 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa two-tier diagnostic test merupakan instrumen yang paling banyak digunakan, diikuti oleh five-tierthree-tierfour-tier, dan instrumen berbasis Certainty of Response Index (CRI). Miskonsepsi paling banyak ditemukan pada materi hidrokarbon, asam basa, larutan penyangga, ikatan kimia, struktur atom, laju reaksi, dan gaya antarmolekul. Temuan ini menunjukkan bahwa miskonsepsi masih dominan pada konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak. Oleh karena itu, penggunaan instrumen diagnostik yang tepat serta pembelajaran berbasis visualisasi, seperti HyperChem, berpotensi meningkatkan pemahaman konseptual siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Sania Losiana Yomaki, Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Papua, Indonesia

Universitas Papua

References

Antari, W. D., Sumarni, W., Harjito, & Basuki, J. (2020). Model Instumen Test Diagnostik Two Tiers Choice Untuk Analisis Miskonsepsi Materi Larutan Penyangga. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 14(1), 2536–2546.

Arrang, M. L., Pongkendek, J. J., & Sumanik, N. B. (2024). Pengembangan Instrumen Diagnostik Two Tier Multiple Choice Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Pada Materi Senyawa Hidrokarbon. Chemistry Education Journal (ARFAK CHEM), 7(2), 623–632.

Awwalin, U. B., & Nugroho, D. E. (2024). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Tes Diagnostik Five-Tier pada Materi Larutan Penyangga. Science Education and Development Journal Archives, 2(1), 20–29. https://doi.org/https://doi.org/10.59923/sendja.v2i1.79

Azizah, N. L., Mahardiani, L., & Yamtinah, S. (2022). Analisis Miskonsepsi dengan tes Diagnostik Two-Tier Multiple Choice dan In-Depth Interview pada Materi Asam Basa. Jurnal Pendidikan Kimia, 11(2), 168–177. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jpkim.v11i2.60345

Cahyani, N., Auliah, A., & Majid, A. F. (2024). Penerapan Asesmen Two-tier Multiple Choice Dilengkapi Certainty of Response Index sebagai instrumen Diagnosa Miskonsepsi dalam Pembelajaran Kimia. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 12(1), 13–21. https://doi.org/10.21831/jpms.v12i1.74390

Fajar, M. R., Kusasi, M., & Almubarak. (2023). Pengembangan Tes Diagnostik Five-Tier Untuk mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta didik Dalam Materi Hidrokarbon Kelas XI MIPA. Journal of Chemistry And Education, 6(3), 129–138.

Fajri, A. Y. R., Agung, S., & Saridewi, N. (2020). Penggunaan Instrumen Diagnostik Two-Tier untuk menganalisis Miskonsepsi Asam basa Siswa SMA dan MA. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 6(1), 101–112. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jinop.v6i1.8445

Firman, H. F., Ratnasari, J., & Windyariani, S. (2021). Identifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Menggunakan Two-Tier Test Berbantuan Certainty of Response Index. Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 7(2), 33–44. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/bio.v7i2.12812

Gultom, G. F., Parlindungan, J. Y., & Siregar, L. F. (2023). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik Kelas X IPA Pada Materi Ikatan Kimia Menggunakan Instrumen Two-Tier Multiple Choice. Chemistry Education Journal, 6(20), 503–515.

Liza, Y. M., Fitriza, Z., Iryani, I., & Alizar. (2021). Analisis Miskonsepsi pada Materi Hidrokarbon Menggunakan Instrumen Two-Tier Diagnostic test di SMA Pertiwi 1 Padang. Entalpi Pendidikan Kimia, 55–64.

Mellyzar, Fakhrah, & Isnani. (2022). Analisis Miskonsepsi Siswa SMA : Menggunakan Instrumen Three Tier Multiple Choice pada Materi Struktur Atom dengan Teknik Certanty of Response Index (CRI). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 2556–2564. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2438

Mualifah, S. R. L., & Rahayu, M. (2023). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas XI IPA MAN 2 Lamongan Menggunakan Instrumen Tes Diagnostik Five Tier pada Konsep Laju reaksi. Jurnal Pembelajaran Dan Pengembangan Diri, 3(3), 513–526. https://doi.org/https://doi.org/10.47353/bj.v3i3.260

Munawaroh, & Salirawati, D. (2025). Four-tier Diagnostic Test sebagai Pendeteksi Miskonsepsi pada Materi Ikatan Kimia untuk Mendukung Pendidikan Berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 13, 176–188.

Rakhmalinda, F., Arifiani, R., Puspawati, W., & Magdalena Simamora, A. (2024). Analysis of Students’ Misconceptions on Acid-Base Topic Using the Two-Tier Diagnostic Test. In Journal of Computers for Science and Mathematics Learning (Vol. 1, Number 1). https://spm-online.com/jcsml27

Rosyada, F., Supardi, K. I., Kasmui, & Sriwijayanti, N. (2021). Desain Tes Diagnostik Two-Tier untuk Analisis Pemahaman Konsep Kelarutan dan Hasil Kali kelarutan. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 15(2), 2873–2884.

Simatupang, M. talenta, & Sudrajat, A. (2023). Pengembangan Instrument five-Tier Diagnostic Test Pada Materi Termokimia Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas XI. Biology Education Science & Technology, 6(2), 57–63.

Ulfah, M., Pratiwiningrum, F. M., Wafiq, A. F., & Juahir, Y. binti. (2024). Misconceptions of Intermolecular Forces in General Chemistry Courses. Jurnal IPA Dan Pembelajaran IPA, 8(1), 39–51. https://doi.org/10.24815/jipi.v8i1.35641

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Yomaki, S. L., Yogaswara, R., Pare Rombe, Y., & Murtihapsari, M. (2026). Diagnosis Miskonsepsi Kimia Siswa SMA melalui Instrumen Diagnostik: Tinjauan Sistematis dan Implikasi Penggunaan HyperChem dalam Pembelajaran. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 3030–3041. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3149