Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Pembelajaran Gerak dan Lagu di Kelompok A PAUD KB An Nur

Authors

  • Nunung Nurhasanah Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Rina Hizriyani Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Cucu Sopiah3 Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3128

Keywords:

Motorik Kasar, Gerak dan Lagu, Anak Usia Dini, Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar anak usia 3-4 tahun di Kelompok A PAUD KB An Nur, di mana anak mengalami kesulitan mengoordinasikan gerakan tubuh dan kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui metode pembelajaran gerak dan lagu. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak usia 3-4 tahun di PAUD KB An Nur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi pra-siklus, persentase ketuntasan klasikal kemampuan motorik kasar anak hanya mencapai 36% (kategori belum tercapai). Setelah diberikan tindakan pada siklus I, kemampuan motorik kasar anak meningkat menjadi 57% (kategori sudah tercapai). Pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan strategi pembelajaran melalui aktivitas yang menyenangkan, ketuntasan klasikal melonjak signifikan mencapai 86%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran gerak dan lagu terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 3-4 tahun secara signifikan. Guru diharapkan dapat menerapkan metode ini secara rutin guna mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amini, M. (2015). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia dini. Universitas Terbuka.

Chen, D., Zhao, G., Fu, J., Shun, S., Su, L., He, Z., et al. (2024). Effects of structured and unstructured interventions on fundamental motor skills in preschool children: A meta-analysis. Frontiers in Public Health, 12, 1345566. doi:10.3389/fpubh.2024.1345566.

Damayanti, E., & Nasrul, M. A. (2020). Capaian perkembangan fisik motorik dan stimulasinya pada anak usia 3-4 tahun. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 67–80. https://doi.org/10.32678/as-sibyan.v5i2.2699

del Barrio, L., & Arús, M. E. (2024). Music and movement pedagogy in basic education: A systematic review. Frontiers in Education, 9, 1403745. doi:10.3389/feduc.2024.1403745.

Fitri, Y. M., & Nurhafizah, N. (2023). Analisis metode gerak dan lagu terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2987–2998. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3350

Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2006). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (6th ed.). McGraw-Hill.

Guo, X., Li, C., Zhang, Z., Silva, A. F., & Clemente, F. M. (2024). Can motor competence be influenced by the type of training interventions preschool children are exposed to? A randomized experimental study comparing sports games and psychomotricity activities. Frontiers in Psychology, 15, 1476297. doi:10.3389/fpsyg.2024.1476297.

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Lanapu, G. D., & Kristsuana, L. N. (2024). Penerapan metode gerak dan lagu sebagai stimulasi motorik kasar pada anak usia dini 4-5 tahun. Aletheia Christian Educators Journal, 6(1), 19–26. https://doi.org/10.9744/aletheia.6.1.19-26

Lu, Y., Shi, L., & Musib, A. F. (2025). Effects of music training on executive functions in preschool children aged 3–6 years: Systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15, 1522962. doi:10.3389/fpsyg.2024.1522962.

Pamadhi, H., & Sukardi, E. (2014). Seni keterampilan anak. Universitas Terbuka.

Santrock, J. W. (2011). Child development (13th ed.). McGraw-Hill.

Sollerhed, A. C. (2023). Factors associated with implemented teacher-led movement and physical activity in early childhood education and care. Frontiers in Psychology, 14, 1221566. doi:10.3389/fpsyg.2023.1221566.

Sujiono, B. (2012). Metode pengembangan fisik (Edisi 1). Universitas Terbuka.

Suyadi. (2014). Teori pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains. Remaja Rosdakarya.

Wang, S., Yang, A., Wei, X., Qian, R., Chen, Y., Bi, W., Hu, B., & Wen, C. (2024). Influence of rhythmic-movement activity intervention on hot executive function of 5- to 6-year-old children. Frontiers in Psychology, 15, 1291353. doi:10.3389/fpsyg.2024.1291353.

Yin, X., Zhang, D., Shen, Y., Wang, Y., Wang, Z., et al. (2025). Effectiveness of school-based interventions on fundamental movement skills in children: A systematic review and meta-analysis. BMC Public Health, 25, 1522. doi:10.1186/s12889-025-22696-2.

Zachopoulou, E., Tsapakidou, A., & Derri, V. (2004). The effects of a playfully structured musical-motor program on the development of locomotor and stability skills in early childhood education. Early Childhood Education Journal, 32(3), 179–185. https://doi.org/10.1007/s10643-004-1422-0

Zhang, D., Soh, K. G., Chan, Y. M., & Zaremohzzabieh, Z. (2024). Effect of intervention programs to promote fundamental motor skills among typically developing children: A systematic review and meta-analysis. Children and Youth Services Review, 156, 107320. doi:10.1016/j.childyouth.2023.107320.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Nurhasanah, N., Rina Hizriyani, & Cucu Sopiah3. (2026). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Pembelajaran Gerak dan Lagu di Kelompok A PAUD KB An Nur. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2958–2966. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3128