Multikultural menurut Hukum Islam dan Aplikasinya dalam Pendidikan: Analisis Maqāṣid Al-Syarī‘Ah dan Implementasinya dalam Pendidikan Islam di Indonesia

Authors

  • Agusrianto Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia
  • Bukhari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia
  • Muksinin Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia
  • Riki Saputra Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia
  • Desi Asmaret Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3115

Keywords:

Multikulturalisme, Hukum Islam, Pendidikan Islam, Maqasid Athiyyah, Toleransi

Abstract

Keberagaman agama, budaya, etnis, dan bahasa merupakan realitas sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep multikultural dalam perspektif hukum Islam serta penerapannya dalam pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-kritis terhadap sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multikulturalisme memiliki landasan normatif yang kuat dalam Al-Qur’an, hadis, Piagam Madinah, serta pemikiran ulama klasik dan kontemporer. Prinsip al-‘adl, al-musāwah, al-tasāmuḥ, al-raḥmah, dan maqāṣid al-syarī‘ah menjadi fondasi pengembangan pendidikan multikultural yang berorientasi pada pembentukan karakter. Implementasinya dapat dilakukan melalui kurikulum inklusif, pembelajaran dialogis, budaya sekolah yang menghargai keberagaman, dan penguatan karakter moderat peserta didik. Pendidikan multikultural berbasis hukum Islam berpotensi memperkuat kohesi sosial, mencegah intoleransi, radikalisme, dan konflik, serta mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, adil, inklusif, dan berkeadaban.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Ghazali, A. H. (2010). Ihya’ Ulum al-Din (Revitalisasi Ilmu-Ilmu Agama). Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Al-Mawardi. (2006). Al-Ahkam al-Sultaniyyah wa al-Wilayat al-Diniyyah. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Al-Qaradawi, Y. (2011). Fiqh al-Wasatiyyah al-Islamiyyah wa al-Tajdid. Dar al-Shuruq.

Al-Qur’an al-Karim. (n.d.).

Al-Shatibi, Abu Ishaq. (2004). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shari’ah. Dar al-Ma’rifah.

Al-Syatibi. (n.d.). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. Dar al-Ma’rifah.

Al-Zuhaili, W. (2013). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh. Dar al-Fikr.

Auda, J. (2022). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach (Revised). The International Institute of Islamic Thought.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.

Banks, J. A. (2022). An Introduction to Multicultural Education (6th ed.). Pearson.

Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (2019). Multicultural Education: Issues and Perspectives (10th ed.). John Wiley & Sons.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Freire, P. (2005). Pedagogy of the Oppressed (30th ed.). Continuum.

Hamidullah, M. (1996). The First Written Constitution in the World. Sh. Muhammad Ashraf.

Ibn Ashur, M. al-T. (2006). Treatise on Maqasid al-Shari’ah (M. E.-T. El-Mesawi, Tran.). The International Institute of Islamic Thought.

Ibnu Taimiyah. (2005). Majmu’ al-Fatawa. Dar al-Wafa’.

Kamali, M. H. (2022). The Middle Path of Moderation in Islam: The Qur’anic Principle of Wasatiyyah. Oxford University Press.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2024). Moderasi Beragama (Edisi Revisi). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nieto, S. (2018). Affirming Diversity: The Sociopolitical Context of Multicultural Education (7th ed.). Pearson.

Rahman, F. (1984). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. University of Chicago Press.

Saeed, A. (2006a). Interpreting the Qur’an: Towards a Contemporary Approach. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203964287

Saeed, A. (2006b). Islamic Thought: An Introduction. Routledge.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Syakban, I., Aryani, S. A., & Saputra, R. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Islam Multikultural dalam Kegiatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 166–181. https://doi.org/10.46963/alliqo.v9i1.1391

Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo.

UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education---A Tool on Whose Terms? UNESCO.

Watt, W. M. (1974). Muhammad: Prophet and Statesman. Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Agusrianto, Bukhari, B., Muksinin, M., Saputra, R., & Asmaret, D. (2026). Multikultural menurut Hukum Islam dan Aplikasinya dalam Pendidikan: Analisis Maqāṣid Al-Syarī‘Ah dan Implementasinya dalam Pendidikan Islam di Indonesia. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2912–2919. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3115