Governmental Discretion under the General Principles of Good Governance: A Normative Analysis of the Abuse of Administrative Authority in Indonesia

Authors

  • Diana Komena Master of Law Study Program, Faculty of Law, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu, Indonesia
  • Fitri Anita Master of Law Study Program, Faculty of Law, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3072

Keywords:

Governmental discretion, Abuse of authority, Administrative law, Administrative decision-making, General principles of good governance

Abstract

Governmental discretion is an essential instrument of modern public administration, particularly when statutory law does not explicitly regulate specific circumstances. It allows public officials to respond flexibly to complex administrative situations while maintaining effective public services. This study examines governmental discretion in Indonesian administrative law, its relationship with the General Principles of Good Governance (Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik/AUPB), and the potential for abuse of authority in administrative decision-making. Using normative legal research, the study applies statutory, conceptual, and case approaches to analyse legislation, legal doctrines, and judicial decisions. The findings show that discretion constitutes a legitimate legal mechanism when exercised according to the purpose of delegated authority, applicable legislation, and good governance principles. However, weak administrative supervision and limited institutional understanding of its legal boundaries may result in maladministration and abuse of authority. Therefore, stronger oversight, improved legal competence among public officials, and consistent implementation of good governance principles are required to ensure accountable, transparent, and citizen-oriented public administration.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Fitri Anita, Master of Law Study Program, Faculty of Law, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu, Indonesia

Program Studi Magister Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu, Indonesia

References

Antoro, B. H. W. (2020). Pengujian penyalahgunaan wewenang di PTUN. Jurnal Yudisial, 13(2), 207–224. https://doi.org/10.29123/jy.v13i2.350

Asshiddiqie, J. (2012). Perkembangan dan konsolidasi lembaga negara pasca reformasi. Sinar Grafika.

Atmosudirdjo, S. P. (1994). Hukum administrasi negara. Ghalia Indonesia.

Badan Pembinaan Hukum Nasional. (2022). Dokumen pembangunan hukum nasional tahun 2022: Pembinaan hukum di daerah. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2021). Peraturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang penilaian maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah terintegrasi pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 419.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2024). Laporan kinerja BPKP tahun 2023.

Craig, P. (2021). Administrative law (9th ed.). Sweet & Maxwell.

Hadjon, P. M., Martosoewignjo, R. S. S., Basah, S., Manan, B., Marzuki, H. M. L., ten Berge, J. B. J. M., van Buuren, P. J. J., & Stroink, F. A. A. M. (2002). Pengantar hukum administrasi Indonesia: Introduction to the Indonesian administrative law. Gadjah Mada University Press.

HR, R. (2020). Hukum administrasi negara (Rev. ed.). Rajawali Pers.

Hutchinson, T., & Duncan, N. (2012). Defining and describing what we do: Doctrinal legal research. Deakin Law Review, 17(1), 83–119. https://doi.org/10.21153/dlr2012vol17no1art70

Indroharto. (2004). Usaha memahami Undang-Undang tentang Peradilan Tata Usaha Negara: Buku I, beberapa pengertian dasar hukum tata usaha negara. Pustaka Sinar Harapan.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2022 tentang penilaian Indeks Reformasi Hukum pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 867.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2021 tentang pembangunan dan evaluasi zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di instansi pemerintah. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1571.

Lotulung, P. E. (Ed.). (1994). Himpunan makalah asas-asas umum pemerintahan yang baik. Citra Aditya Bakti.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2017, March 7). Putusan Nomor 42 K/TUN/2017.

Manan, B. (2004). Hukum positif Indonesia: Satu kajian teoritik. FH UII Press.

Marbun, S. F. (2011). Peradilan administrasi negara dan upaya administratif di Indonesia. FH UII Press.

Najicha, F. U. (2021). Application of general principles of good governance in Law No. 30 of 2014 as guidelines in implementing the authority of discretion by government officials in Indonesia. Veteran Justice Journal, 3(1), 36–43. https://doi.org/10.33005/vjj.v3i1.33

Ombudsman of the Republic of Indonesia. (2024). Laporan tahunan Ombudsman Republik Indonesia tahun 2023: Perkuat kerja sama, perluas pengawasan pelayanan publik.

Pemerintah Republik Indonesia. (2016). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2016 tentang tata cara pengenaan sanksi administratif kepada pejabat pemerintahan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 230, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5943.

Rahman, W., Sudarsono, Djatmika, P., Madjid, A., & Rajamanickam, R. (2024). Prevention of the corruption crime through administrative enforcement mechanism against abuse of authority. Journal of Law and Legal Reform, 5(4), 2013–2044. https://doi.org/10.15294/jllr.v5i4.1849

Sadjijono. (2008). Memahami beberapa bab pokok hukum administrasi. LaksBang Pressindo.

Sukiati, Mukhsin, A., & Al-Farizi, D. (2024). Methods of analyzing judges’ decisions in normative legal research: Case-based approach and Islamic law. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences, 6(3), 1310–1319. https://doi.org/10.34007/jehss.v6i3.1972

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (1945).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. (1986). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1986 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3344.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. (1999). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. (2004). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 35, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4380.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. (2009). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 160, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5079.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601.

Yulius. (2015). Perkembangan pemikiran dan pengaturan penyalahgunaan wewenang di Indonesia: Tinjauan singkat dari perspektif hukum administrasi negara pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014. Jurnal Hukum dan Peradilan, 4(3), 361–384. https://doi.org/10.25216/jhp.4.3.2015.361-384

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Diana Komena, & Fitri Anita. (2026). Governmental Discretion under the General Principles of Good Governance: A Normative Analysis of the Abuse of Administrative Authority in Indonesia. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2944–2956. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3072