Analisis Penerapan Project Based Learning dalam Pengembangan Desain Busana Berbasis Budaya Lokal Solo
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i9.3066Keywords:
Desain Kreatif, Budaya Lokal, Desain BusanaAbstract
Pembelajaran desain busana masih menghadapi permasalahan berupa rendahnya kreativitas peserta didik akibat penggunaan metode pembelajaran yang cenderung konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model Project Based Learning (PJBL) dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan peserta didik melalui pengembangan desain busana berbasis budaya lokal Solo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Tahapan pembelajaran meliputi penentuan proyek autentik berbasis batik atau motif khas Solo, perancangan konsep, penyusunan langkah kerja, pembuatan karya, serta presentasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PJBL mampu meningkatkan aktivitas belajar, pemahaman nilai budaya, kreativitas, serta kualitas karya desain busana peserta didik. Model ini juga mendorong peserta didik terlibat dalam proses kreatif mulai dari perencanaan konsep hingga realisasi produk sesuai kebutuhan industri kreatif. PJBL terbukti efektif dalam mengembangkan desain busana berbasis budaya Solo sekaligus memperkuat apresiasi dan pelestarian warisan budaya lokal.
Downloads
References
Anggriani, S., Puspitasari, V. I., & Maesaroh, S. (2021). Implementation of integrative holistic ECD in kindergarten South Tangerang City. Proceedings of the International Conference on Early Childhood Education, 239–248.
Altan, H., Checa Olivas, M., & Fernández Aguilar, C. (2024). Influences of cultural heritage on innovative fashion designs and creative industries. Springer Nature.
Campbell, P., Cox, T., & O’Brien, D. (2022). The cultural economy in the digital age: Creative industries, innovation and changing cultural practices. International Journal of Cultural Policy, 28(5), 567–582.
Comunian, R., & England, L. (2021). Creative industries and cultural production: New perspectives on creativity, knowledge and innovation. Creative Industries Journal, 14(3), 221–238.
Dorji, T. C. (2022). Preserving our folktale, myths and legends. Bhutan: Author.
Eaton, M. M. (2010). Persoalan-persoalan dasar estetika. Jakarta: Salemba Humanika.
Eddy Wibowo, M. (2024). Tiga pilar konservasi: Penopang rumah ilmu pengembangan peradaban unggul. Semarang: UNNES Press.
Fashri, F. (2023). Pengetahuan, simbol, dan konstruksi makna dalam kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Foucault, M. (1980). Power/knowledge: Selected interviews and other writings 1972–1977. New York: Pantheon Books.
Gustami, S. P. (2024). Butir-butir mutiara estetika Timur: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Jannah, N. (2023). Analisis kesiapan Kota Probolinggo menuju kota kreatif (studi pembangunan berkelanjutan dengan konsep kota kreatif PMK3I). Jurnal Inovasi Daerah, 2(1).
Lenzerini, F. (2021). Cultural heritage, intangible heritage and sustainable development: The role of communities in cultural preservation. International Journal of Cultural Property, 28(3), 301–319.
Mould, O. (2021). Creative economies and the politics of cultural production: Reconsidering creativity in contemporary society. European Urban and Regional Studies, 28(4), 389–404.
Nurul. (2023). Analisis konsep desain pada pembelajaran desain busana. Jurnal Desain, 11(1), 159–170.
Nurul Jannah. (2023). Analisis kesiapan Kota Probolinggo menuju kota kreatif (studi pembangunan berkelanjutan dengan konsep kota kreatif PMK3I). Jurnal Inovasi Daerah, 2(1).
Puspita, E. A., Ningsih, Y. S., & Rismantojo, S. (2024). Cultural sustainability initiatives in fashion design and heritage-based creative enterprises. In Advances in Science, Technology & Innovation. Springer Nature.
Rahman, M., & Akhter, S. (2022). Cultural symbols and identity construction in contemporary creative practices. Journal of Cultural Studies, 26(4), 523–540.
Romario. (2025). “Keraton’s Culinary”: Strategi edukasi budaya melalui board game augmented reality bagi Gen Z Yogyakarta. Jurnal Seni, Desain dan Budaya, 10(3).
Sarmiento, J. P., Watanabe, M., & Kato, H. (2023). Cultural identity, collective memory and community-based heritage preservation. Sustainability, 15(8), 6724.
The Liang Gie. (2023). Filsafat keindahan. Yogyakarta: Pusat Belajar Ilmu Berguna (PUBIB).
Tim Lembaga Research Kebudayaan Nasional (LRKN)-LIPI. (2021). Kebudayaan. Bandung: Alumni.
Wang, T., & Wang, L. (2025). Synergizing creativity management, knowledge and cultural innovation for local cultural and creative brand development. International Journal of Innovation Studies, 9(1), 45–61.
World Intellectual Property Organization. (2021). Intellectual property and traditional cultural expressions. Geneva: WIPO.
Zhang, Z., Li, Y., & Chen, X. (2025). Teacher support, creative design capability, and learning outcomes in fashion design education. PLOS ONE, 20(2), e0347428.
Zha, S., Wang, X., & Li, Y. (2024). Project-based learning and students’ creativity development: Evidence from interdisciplinary education practice. Education Sciences, 14(3), 312.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





