Perbandingan Performa Pengeringan Jagung Antara Sistem Pengeringan Langsung (Direct Drying) dan Pengeringan Tidak Langsung Menggunakan Ruang Pengering (Drying Chamber)
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.3033Keywords:
Jagung, Drying Chamber, Pengeringan Tidak Langsung, Efisiensi TermalAbstract
Pengeringan jagung secara konvensional menggunakan metode open sun drying menghadapi kendala berupa ketidakstabilan cuaca harian. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa termal pengeringan jagung antara metode langsung berbasis tampah dan metode tidak langsung menggunakan kabinet drying chamber. Sampel jagung sebanyak 9 kg dengan kadar air awal 30% dikeringkan hingga mencapai kadar air 13%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan massa pada metode langsung mengalami fluktuasi akibat rehidrasi oleh udara lembap pada sore hari, sedangkan metode tidak langsung menunjukkan pola yang lebih stabil. Penggunaan isolasi polyurethane pada kabinet mampu mengurangi rugi kalor dan mempertahankan distribusi temperatur ruang pengering pada kondisi yang relatif konstan. Efisiensi metode tidak langsung mencapai 4%, atau empat kali lebih tinggi dibandingkan metode langsung yang hanya mencapai 1%. Nilai efisiensi yang relatif rendah disebabkan oleh pendekatan perhitungan hibrida yang memasukkan energi radiasi surya dan konsumsi daya listrik blower sebagai total energi masukan. Dengan demikian, kabinet berisolasi menunjukkan performa termal yang lebih baik dan stabil.
Downloads
References
Adha, F., Kekuatan, A., Dan, T., Yuniata, E., Anggi, D. A., & Rio, D. (2024). Jurnal teknik mesin. April.
Admojo, S. T. (2023). Perancangan Alat Pengering Jagung Tipe Bed Dryer Dengan Metode VDI produksi jagung ( Pasandaran , 2017 ) dan memiliki potensi yang dapat menjadikan tanaman. 1(4).
Arso, K., & Keerom, K. (2024). PENERAPAN PENGERING SURYA DENGAN TURBIN VENTILATOR PADA PETANI JAGUNG DI DESA BIBIOSI ,. 5(1), 1053–1056.
Babić, M., & Babić, L. (2020). Advantages and disadvantages of direct and indirect drying of mercantile grain and seeds. Journal on Processing and Energy in Agriculture, 24(2), 81–84. https://doi.org/10.5937/jpea24-29698
Effendy, S. (2018). Kajian Prototipe Rotary Dryer Berdasarkan Kecepatan Putaran Silinder Pengering Dan Laju Alir Udara Terhadap Efisiensi Thermal Pengeringan Biji Jagung Study Of Rotary Dryer Prototype Based On The Revolutions Of The Dryer And Air Flow Rate Towards The Therm. 9(02), 43–49.
Hadiputra. (2025). Ni Made Vina Trisnawati , Ni Luh Yulianti *, I Putu Surya Wirawan. 13, 295–303.
Hantai, I., & Liputo, B. (n.d.). Prototype pengering efek rumah kaca type hybrid 1,2). 1(1), 12–15.
Harianda, I., Pengajar, S., Konversi, T., Mesin, J. T., Medan, P. N., Pengajar, S., Mesin, T., Mesin, J. T., & Medan, P. N. (2019). Prototype Corn Drying Hybrid Of Solar Energy. V, 87–96. https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.304
Ismandari, T. (2023). Optimasi suhu dan waktu pengeringan pada kegiatan pascapanen jagung (Zea Mays L): Optimization of drying time and temperature in postharvest activities of corn (Zea Mays L). Teknologi Pangan: Media Informasi Dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 14(1), 132–145.
Junawan, R. H., Latief, M. F., Yamin, A. A., Syamsu, J. A., Teknologi, L., Peternakan, F., Hasanuddin, U., Sumber, P., Peternakan, D., & Hasanuddin, U. (2022). KINERJA MESIN VERTICAL DRYER DALAM PROSES PENGERINGAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PAKAN. 7(November), 97–101.
Latief, M. F., Amal, I., Aini, F. N., Nutrisi, D., Peternakan, F., & Hasanuddin, U. (2023). Perubahan Nutrisi dan Kualitas Fisik Jagung Akibat Pengeringan pada Vertical Corn Dryer Changes in Corn Nutrition and Physical Quality Due to Drying in Vertical Corn Dryer. 5(2), 135–142.
Liu, Y., Chen, B., Liu, X., Luo, C., Mesin, T., Vokasi, U., Otomotif, T., Mekanik, M., Kehutanan, U., South, C., & Metode, B. (2025). Kinerja Pengeringan dan Variasi Kualitas Biji Jagung pada Metode Pengeringan yang Berbeda 2 . 1 Bahan dan Peralatan. https://doi.org/10.32604/fhmt.2025.070973
Ntwali, J., Schock, S., Romuli, S., Kiria, C. G., Bandada, N., & Müller, J. (2021). terapan Evaluasi Kinerja Pengering Jagung Tenaga Surya Tiup dan Pengaruhnya terhadap.
Qurrota, D., Sasongko, S. B., Djaeni, M., Cahyo, A., Kimia, S. T., Industri, F. T., Teknologi, I., Kimia, J. T., Teknik, F., Diponegoro, U., & Sudharto, J. P. (2025). Evaluasi konsumsi energi dan analisis tekno-ekonomi . 10(3), 638–661. https://doi.org/10.3934/agrfood.2025032
Ramdhani, R., Septianissa, S., & Rajani, A. (2025). Investigation of Drying Time and Final Moisture Content of Arabica beans in a Solar Drying Chamber. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 14(6), 2239–2249. https://doi.org/10.23960/jtepl.v14i6.2239-2249
Salahuddin, A. H., Rahman, A., Ghani, O., Othman, S. I., & Mardi-upm, P. (2023). Karakteristik pengeringan biji jagung yang dikenai teknik pengeringan berbeda. 7(Lampiran 2), 160–166.
Setiadi, B., Hewan, I., Ilmu, F., Diponegoro, U., & Tengah, J. (2024). gas minyak cair. 8(5), 24–32.
Silva. (2020). Mekanika dan Ilmu Termal. 1, 115–128.
Subagio, D. G. (2024). Pengembangan sistem pengering surya dengan penambahan tabung phase change material tesis.
Survidia, M. F. L. (2022). Kualitas fisik hasil pengeringan jagung sebagai bahan pakan menggunakan mesin. 20(2).
Sutanto, R., Sakke, H., Mesin, D. T., Teknik, F., & Mataram, U. (2024). Jurnal Pijar MIPA. 1744, 888–892.
Tanggasari, D., & Jatnika, A. R. (2023). Pengaruh Pengeringan Lapis Tipis Jagung ( Zea mays L ) sebagai Bahan Pakan dengan Suhu yang Berbeda Effect of Thin-Layer Drying of Corn ( Zea mays L ) as Feedstuff at Different Temperatures. 11(1), 73–81.
Usman. (2024). Peningkatan Kinerja Termal Alat Pengering …. 76–85. https://doi.org/10.36499/jim.v22i1.15437
Yassen. (2021). Jurnal Internasional Panas dan Teknologi. 38(3), 1075–1080.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





