Desain Pedagogik Holistik Ki Hajar Dewantara: Dimensi Religius dalam Kurikulum Merdeka

Authors

  • Muhammad Khaqim UniversitasIslam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Novianto Ade Wahyudi UniversitasIslam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Muhammad Jembar Risky UniversitasIslam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Luthfia Rosidin4 UniversitasIslam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Nida Trisna Aeni UniversitasIslam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Aisyah Azzahra Manazil UniversitasIslam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2980

Keywords:

Pedagogik Holistik, , Ki Hajar Dewantara, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan desain pedagogik holistik-religius yang mengontekstualisasikan pemikiran Ki Hajar Dewantara ke dalam orientasi Kurikulum Merdeka dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis, penelitian ini menyintesis prinsip kodrat alam, Sistem Among, dan peran guru sebagai pamong dengan nilai tauhid, fitrah, akhlak, serta kesejahteraan spiritual peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dimensi religius ke dalam ekosistem belajar Kurikulum Merdeka sangat krusial dalam menghadapi krisis moral di era disrupsi digital. Pembelajaran PAI tidak boleh lagi terjebak pada metode instruksional konvensional atau sekadar transfer pengetahuan keagamaan. Sebaliknya, PAI harus bertransformasi menjadi proses menuntun perkembangan nalar (cipta), rasa, kehendak (karsa), tindakan (karya), dan kesadaran spiritual siswa secara terpadu. Ekstraksi dimensi Profil Pelajar Pancasila harus diwujudkan secara konkret melalui penguatan integritas personal, etika sosial, dan budaya sekolah yang Islami. Desain pedagogik holistik-religius ini menawarkan kerangka konseptual yang efektif guna membentuk pribadi yang mandiri, adaptif, serta matang secara moral dan spiritual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainia, D. K. (2020). Merdeka belajar dalam pandangan Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya bagi pengembangan pendidikan karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95–101. https://doi.org/10.23887/jfi.v3i3.24525

Alam, D. R. M., Firdaus, R., & Jaenudin, J. (2023). Urgensi pendidikan karakter Islami di era disrupsi. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(3), 1131–1146. https://doi.org/10.35931/am.v7i3.2344

Amaly, A. M., Ahmad, N., & Suhartini, A. (2023). Pedagogik profetik sebagai upaya mewujudkan spiritualitas dalam pendidikan Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 1233–1246. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.1458

Ardianti, Y., & Amalia, N. (2022). Kurikulum Merdeka: Pemaknaan merdeka dalam perencanaan pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(3), 399–407. https://doi.org/10.23887/jppp.v6i3.55749

Azzahra, F., Permana, H., Fitriani, L., Putri, R. M., & Wulandari, S. (2022). Approaches and models development of 2013 curriculum and Merdeka Curriculum. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 189–204. https://doi.org/10.17509/curricula.v1i2.52034

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Cantika, V. M., Khaerunnisa, L., & Yustikarini, R. (2022). Merdeka Curriculum implementation at Wonoayu 1 Junior High School as Sekolah Penggerak. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 175–188. https://ejournal-education.upi.edu/curricula/article/view/355

Darmansyah, A., & Susanti, A. (2024). Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia di SDIT Hidayatullah Kota Bengkulu. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 66–76. https://doi.org/10.24269/jpk.v9i1.7782

Direktorat Sekolah Dasar. (n.d.). Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. https://ditsd.kemendikdasmen.go.id/hal/profil-pelajar-pancasila

Emaliana, I. (2017). Teacher-centered or student-centered learning approach to promote learning? Jurnal Sosial Humaniora, 10(2), 59–70. https://doi.org/10.12962/j24433527.v10i2.2161

Fitria, Y., & Fadriati. (2022). Model pembelajaran Pendidikan Agama Islam holistik. Jurnal TARBAWI, 11(1), 19–34. https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/264

Hardiani, L., Herlambang, Y. T., & Muhtar, T. (2025). Peran guru dalam keberhasilan penerapan Merdeka Belajar di sekolah dasar: Tinjauan dalam konsepsi Ki Hadjar Dewantara. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3). https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.1849

Husna, F., & Abdurrahman. (2024). Upaya mewujudkan student well-being melalui manajemen Kurikulum Merdeka di SMA Nurul Jadid. Jurnal Educatio, 10(1), 105–113. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i1.6665

Ianah, A., Latifa, R., Kolopaking, R., & Suprayogi, M. N. (2021). Kesejahteraan siswa: Faktor pendukung dan penghambatnya. Business Economic, Communication, and Social Sciences Journal (BECOSS), 3(1), 43–49. https://doi.org/10.21512/becossjournal.v3i1.7028

Kasiyan, K. (2002). Pendidikan kesenian dalam pembangunan karakter bangsa. Cakrawala Pendidikan, 21(1), 33–55. https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.7465

Krippendorff, K. (2019). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Maunah, B. (2016). Implementasi pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian holistik siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 90–101. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.8615

Mujito, W. E. (2014). Konsep belajar menurut Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 65–78. https://doi.org/10.14421/jpai.2014.111-05

Muslikh, M. (2023). Relevansi konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara dengan pendidikan Islam dalam membangun bangsa mandiri dan berperadaban. Al-Mau’izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 446–459. https://doi.org/10.31949/am.v5i2.7659

Mustaqim, A. (2017). Pendidikan humanisme Ki Hajar Dewantara: Tinjauan dari sudut pandang pendidikan Islam. Tafhim Al-’Ilmi, 9(2). https://doi.org/10.37459/tafhim.v9i2.2985

Nisa, A. K., Tinofa, N. A., Noptario, N., & Abdullah, F. (2024). Transisi pembelajaran teacher centered menuju student centered: Penguatan literasi teknologi siswa sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1453–1460. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.920

Noventari, W. (2020). Konsepsi merdeka belajar dalam Sistem Among menurut pandangan Ki Hajar Dewantara. PKn Progresif: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan, 15(1). https://doi.org/10.20961/pknp.v15i1.44902

Nuraini, N., Tejasukmana, L. S., Yahtadi, F., & Nadya, M. T. (2023). Principles of curriculum development to improve the quality of learning with Kurikulum Merdeka. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(1), 87–100. https://doi.org/10.17509/curricula.v2i1.52058

Rachmawati, Y. (2015). Pendidikan karakter melalui pengembangan model pembelajaran RKCK (Rasa Karsa Cipta Karya). Jurnal Pendidikan Anak, 1(1), 21–30. https://doi.org/10.21831/jpa.v1i1.2903

Rosyidin, M. A. (2021). Akhlak dan adab guru Pendidikan Agama Islam dalam perspektif KH. M. Hasyim Asy’ari. Journal of Research and Thought on Islamic Education, 4(1). https://doi.org/10.24260/jrtie.v4i1.2009

Rozali, A., Irianto, D. M., & Yuniarti, Y. (2022). Kajian problematika teacher centered learning dalam pembelajaran siswa studi kasus: SDN Dukuh, Sukabumi. COLLASE: Creative of Learning Students Elementary Education, 5(1), 77–85. https://doi.org/10.22460/collase.v5i1.9996

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Edisi Kedua, Cetakan ke-30). Alfabeta.

Triyanto, T. (2020). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 175–184. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.35476

Wahyuni, S., & Ramadan, Z. H. (2023). Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan dan berakhlak mulia di sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(4), 2200–2205. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.6465

Wiryanto, W., & Anggraini, G. O. (2022). Analisis pendidikan humanistik Ki Hajar Dewantara dalam konsep Kurikulum Merdeka belajar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 15(1), 33–45. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v15i1.41549

Wiryanto, W., & Anggraini, G. O. (2022). Analisis pendidikan humanistik Ki Hajar Dewantara dalam konsep kurikulum merdeka belajar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 15(1), 33–45. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v15i1.41549

Wiryanto, W., & Anggraini, G. O. (2022). Analisis pendidikan humanistik Ki Hajar Dewantara dalam konsep kurikulum merdeka belajar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 15(1), 33–45. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v15i1.41549

Wulandarivis, D. (2023). Konsep psikologi dalam perspektif Islam dalam buku Psikologi Kepribadian Islam. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman, 3(1), 105–111. https://doi.org/10.55883/jipkis.v3i1.57

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Khaqim, M., Wahyudi, N. A., Jembar Risky, M., Rosidin4, L., Aeni, N. T., & Manazil, A. A. (2026). Desain Pedagogik Holistik Ki Hajar Dewantara: Dimensi Religius dalam Kurikulum Merdeka. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2661–2668. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2980