Pengembangan Kurikulum Pelatihan Pemesinan CNC CAD/CAM Berbasis Work Process Analysis

Authors

  • Rohmad Sakuri Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Bernardus Sentot Wijanarka Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2977

Keywords:

Work Process Analysis (WPA), Kurikulum Pelatihan, Pemesinan CNC CAD/CAM, Kompetensi Vokasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kompetensi inti pemesinan CNC CAD/CAM yang relevan dengan kebutuhan industri manufaktur modern dan merumuskan kurikulum pelatihan berbasis kompetensi yang selaras dengan proses kerja nyata di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Penelitian menggunakan pendekatan kombinasi (mixed-method) deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui kerangka kerja Work Process Analysis (WPA). Subjek penelitian melibatkan 22 praktisi industri yang mewakili empat posisi strategis, yaitu Operator CNC, Programmer CAM, Teknisi Mesin, dan Supervisor Produksi, serta didukung oleh observasi lapangan di dua perusahaan manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi inti yang dibutuhkan industri mencakup kemampuan membaca gambar teknik, penyetelan mesin NC/CNC, pembuatan program G-code, pengoperasian mesin secara aman, pengendalian kualitas, serta troubleshooting, dengan rata-rata nilai urgensi sangat tinggi (di atas 9,70 dari skala 1–10). Kurikulum pelatihan disusun melalui lima tahapan: analisis proses kerja, identifikasi core work-processes, perumusan standar okupasi, pengembangan kurikulum terperinci, dan instrumen tes keterampilan lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asosiasi Industri Mesin Indonesia. (2022). Laporan survei kebutuhan kompetensi tenaga kerja CNC di Jawa Timur. Jakarta: AIMI Press.

Badan Pusat Statistik. (2025). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025. Diakses tanggal 5 Februari 2025 dari https://www.bps.go.id

Deitmer, T., & Heinemann, J. (2019). Work process knowledge as a basis for VET curriculum development. Frankfurt: Peter Lang Verlag.

Firdaus, M. (2020). Pengaruh pelatihan berbasis proyek terhadap kompetensi operator CNC. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(2), 450–460.

Hariyanto, E., Sutopo, Y., & Prasetyo, A. (2021). Analisis kesenjangan kompetensi lulusan teknik mesin di era industri 4.0. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(1), 78–90.

Kementerian Perindustrian. (2023). Direktori perusahaan industri manufaktur Indonesia 2023. Jakarta: Kemenperin RI.

Lee, S.-H., & Kim, J.-H. (2021). Developing a CNC machining curriculum using DACUM method for enhancing industrial competitiveness. International Journal of Precision Engineering and Manufacturing, 22(4), 701–712.

Norton, R. E. (2008). Comparison between the DACUM and Work Process Analysis for curriculum development in vocational education. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Presiden Republik Indonesia. (2022). Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Jakarta: Sekretariat Negara RI.

Rahman, A. (2019). Analisis kebutuhan pengembangan kurikulum CNC di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 25(1), 45–55.

Spöttl, G., Loose, G., & Becker, M. (2018). Developing work-process based curriculum. Frankfurt: Peter Lang Verlag.

Spöttl, G., & Tutlys, V. (2017). From the analysis of work processes to designing competence-based occupational standards and vocational curricula. European Journal of Training and Development, 41(1), 50–66.

Suharto, T. (2021). Model dual system pendidikan vokasi CNC di Jerman dan Jepang: Studi komparatif. Bandung: Penerbit Universitas Pendidikan Indonesia.

Susilo, H., Wijaya, A., & Haryono, A. (2020). Evaluasi implementasi kurikulum berbasis industri di pendidikan vokasi Indonesia. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(2), 112–125.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sakuri, R., & Wijanarka, B. S. (2026). Pengembangan Kurikulum Pelatihan Pemesinan CNC CAD/CAM Berbasis Work Process Analysis. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2653–2660. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2977