Analisis Curah Hujan dan Konidium Terhadap Keparahan Penyakit Cercospora sp. Pada Edamame Tumpangsari Kelapa Sawit Fase TBM

Authors

  • Febri Syahrian Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia
  • Guntoro Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2922

Keywords:

Cercospora sp, Curah Hujan, Edamame, Konidium, Tumpang Sari

Abstract

Pemanfaatan ruang antarbarisan kelapa sawit fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) melalui sistem tumpang sari dengan edamame (Glycine max (L.) Merr.) berpotensi meningkatkan produktivitas lahan. Namun, perubahan vegetasi ini menciptakan mikroklimat spesifik di bawah tegakan tajuk yang dapat memengaruhi penyakit bercak daun pada edamame. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan curah hujan dan jumlah konidium terhadap epidemi penyakit bercak daun (Cercospora sp.) Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktik Institut Teknologi Sawit Indonesia. Dengan metode deskriptif kuantitatif, pengamatan keparahan penyakit menggunakan metode petak kuadrat . Pengumpulan data menggunakan spore trap dan ombrometer. Hasil Penelitian kombinasi curah hujan dan jumlah konidium berpengaruh nyata terhadap keparahan penyakit bercak daun Cercospora sp pada edamame. kombinasi kedua variabel berkontribusi sebesar 29,1% terhadap keparahan penyakit, sementara 70,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor iklim mikro lain di bawah naungan kanopi kelapa sawit.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barokah, M., Listya, F., Dewi, S., & Rahmawati, A. (2024). Dampak Keseimbangan Air terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis ): Review Literature. Agritechpedia: Journal of Agriculture and Technology, 2(01), 48–54.

Darma, B. (2021). Statistika penelitian menggunakan SPSS (Uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda, uji t, uji F, R2. Quepedia.

Firmansyah, E., & Umami, A. (2021). Intercropping Potential of Oil Palm (E. guineensis Jacq.) And Liberica Coffee (C. liberica L.): a Case Study In Smallholder Plantation. Journal of Applied Agricultural Science and Technology, 5(2), 106–116.

Gomzhina, M. M., Gasich, E. L., & Gannibal, P. B. (2024). Cercospora species associated with soybean diseases in Russia. Mycological Progress, 23(1), 22. https://doi.org/10.1007/s11557-024-01960-6

Guntoro, Yosephine, I. O., & Hutabarat, S. (2025). Pengaruh Curah Hujan Dan Konidium Terhadap Sawit The Effect Of Rainfall And Conidium On Leaf Sp . Ot Disease ( Curvularia Sp .) In Oil Palm Plants. SATI: Sustainable Agricultural Technology Innovation, 312–323.

Ichwan, B. M. R., Eliyanti, E., Irianto, I., & Pebria, C. (2021). Respons Kedelai Edamame terhadap Berbagai Jarak Tanam dan Dosis Pupuk Kotoran Ayam. Jurnal Media Pertanian, 6(2), 98.

Jeena, H., Singh, K. P., Rakhonde, G., Dev, M., Surbhi, K., & Aravind, T. (2024). Diagnosis and Management Strategies for Soybean Diseases BT - Diseases of Field Crops: Diagnostics and Management. In V. K. Singh, J. Akhtar, & K. P. Singh (Eds.), Diseases of Field Crops: Diagnostics and Management. (pp. 223–264). Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-97-6160-9_11

Mardiatmoko, G. (2020). Pentingnya Uji Asumsi Klasik Pada Analisis Regresi Linier Berganda ( Studi Kasus Penyusunan Persamaan Allometrik Kenari Muda [ Canarium Indicum L .]). Barekeng, Jurnal Ilmu Matematika Dan Terapan, 14(3), 333–342.

Ngasim, M. I. (2025). Mengapa Curah Hujan Tinggi Meningkatkan Risiko Penyakit Jamur pada Tanaman Hortikultura? AGRINOW Buletin Pertanian, 1(1).

Nugraha, B. (2022). Pengembangan uji statistik: Implementasi metode regresi linier berganda dengan pertimbangan uji asumsi klasik. Pradina Pustaka.

Nur, R., Sa, H., & Toding, E. (2022). Isolasi dan Karakterisasi Morfologi Cercospora janseana Asal Daun Padi Isolation and Morphological Characterisation of Cercospora janseana Infecting Rice Leaves. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 18(November), 255–263. https://doi.org/10.14692/jfi.18.6.

Oerke, E., & Steiner, U. (2025). Intra-Leaf Variability of Incubation Period Sheds New Light on the Lifestyle of Cercospora beticola in Sugar Beets. Jurnal Fungi, 11, 211.

Razak, A., Apriyanto, M., & Ariyanto, A. (2025). Strategi Peningkatan Produksi Dan Pendapatan Petani Melalui Tumpang Sari Jagung Di Sela Kelapa Sawit. Seminar Nasional Sekolah Pascasarjana UNILAK (SeNaSPU), 57–61.

Sautua, F. J., Pizá, M. C. P., Scandiani, M. M., & Carmona, M. A. (2024). Cercospora leaf blight and purple seed stain of soybean: A permanent challenge. Plant Pathology, 73, 1981–2004. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/ppa.13956

Sinaga, A. (2024). Pengaruh Curah Hujan terhadap Perkembangan Penyakit Busuk Pangkal Batang (Ganoderma Boninense) dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di PT. Socfindo Kebun Bangun Bandar. Universitas Medan Area.

Sofyan, A., Herlisa, & Mulyawan, R. (2022). Pertumbuhan dan hasil kedelai edamame setelah aplikasi petrhikaphos dikombinasikan pupuk kandang ayam pada tanah gambut. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 15(1), 30–38.

Widana, W., & Muliani, P. L. (2020). Uji Persyaratan Analisis. Klik Media.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Syahrian, F., & Guntoro. (2026). Analisis Curah Hujan dan Konidium Terhadap Keparahan Penyakit Cercospora sp. Pada Edamame Tumpangsari Kelapa Sawit Fase TBM. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2308–2318. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2922