Model Prediksi Tingkat Keparahan Kecelakaan Lalu Lintas di DKI Jakarta dengan Regresi Logistik Ordinal

Authors

  • Prima Nuriyan Saputra Program Studi Transportasi, Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Indonesia
  • Budi Hartanto Susilo Program Studi Transportasi, Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Indonesia
  • Darmawan Pontan Program Studi Transportasi, Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2827

Keywords:

Kecelakaan Lalu Lintas, Tingkat Keparahan Kecelakaan, Regresi Logistik Ordinal, Keselamatan Jalan, Metropolitan

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan utama keselamatan transportasi yang menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang signifikan. DKI Jakarta sebagai wilayah metropolitan dengan tingkat mobilitas yang tinggi memiliki risiko kecelakaan lalu lintas yang kompleks. Meskipun berbagai penelitian mengenai kecelakaan lalu lintas telah dilakukan, sebagian besar masih berfokus pada analisis deskriptif dan belum banyak memanfaatkan data mikro kecelakaan untuk memodelkan tingkat keparahan kecelakaan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Regresi Logistik Ordinal untuk menganalisis dan menggambarkan kecenderungan tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas berdasarkan data kecelakaan wilayah DKI Jakarta periode 2022–2024. Penelitian menggunakan data sekunder kecelakaan lalu lintas yang diperoleh dari IRSMS Korlantas Polri. Variabel dependen berupa tingkat keparahan kecelakaan yang terdiri atas kerugian material, luka ringan, luka berat, dan meninggal dunia. Variabel independen meliputi waktu kejadian, kondisi cuaca, lokasi kejadian, jenis kecelakaan, jenis kendaraan, usia korban, dan jenis kelamin korban. Analisis dilakukan melalui tahapan analisis deskriptif, pengujian asumsi model, estimasi Regresi Logistik Ordinal dengan pendekatan Proportional Odds Model, evaluasi model menggunakan Model Fitting Information, Goodness of Fit, Pseudo R-Square, dan Test of Parallel Lines, serta simulasi risiko keparahan berdasarkan model terbaik yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Regresi Logistik Ordinal secara umum memenuhi asumsi statistik yang dipersyaratkan, ditunjukkan oleh tidak adanya gejala multikolinearitas serta terpenuhinya pengujian kecocokan model. Perbandingan model antar tahun menunjukkan bahwa model tahun 2023 merupakan model terbaik dengan nilai signifikansi Model Fitting Information sebesar 0,006 dan nilai Nagelkerke R-Square sebesar 0,360, yang menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 36,0% variasi tingkat keparahan kecelakaan. Sebaliknya, model tahun 2022 dan 2024 memiliki kemampuan penjelasan yang relatif rendah dengan nilai Nagelkerke R-Square masing-masing sebesar 0,142 dan 0,144. Hasil estimasi parameter menunjukkan bahwa sebagian besar variabel independen belum memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap tingkat keparahan kecelakaan pada taraf signifikansi 5%. Namun demikian, variabel usia korban secara konsisten menunjukkan kecenderungan sebagai faktor yang paling dominan berdasarkan nilai odds ratio tertinggi dibandingkan variabel lainnya. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah data valid dan tingginya missing value berpengaruh terhadap kemampuan model dalam menjelaskan hubungan antara variabel penelitian. Meskipun demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diperoleh lebih tepat digunakan sebagai alat eksplorasi risiko dan identifikasi kecenderungan tingkat keparahan kecelakaan dibandingkan sebagai model prediksi operasional dengan tingkat akurasi yang tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis dalam penerapan Regresi Logistik Ordinal pada data mikro kecelakaan wilayah metropolitan Indonesia serta menghasilkan model yang dapat digunakan untuk menggambarkan kecenderungan risiko keparahan kecelakaan pasca tahun 2024 sebagai dasar pertimbangan dalam penyusunan kebijakan keselamatan lalu lintas yang berbasis data.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Basri, B., Budiharto, B., & Iswanto, B. T. (2021). The Characteristics of Traffic Accident in Indonesia. 4–8. https://doi.org/10.4108/eai.18-11-2020.2311695

Bekelcho, T., Olani, A. B., Woldemeskel, A., Alemayehu, M., & Guta, G. (2023). Identification of determinant factors for crash severity levels occurred in Addis Ababa City, Ethiopia, from 2017 to 2020: Using ordinal logistic regression model approach. BMC Public Health, 23, Article 1884. https://doi.org/10.1186/s12889-023-16785-3

Darwish, H. H. (2021). Ordinal regression analysis of traffic collision accidents in Jordan 2021 : factors and severity assessment Ordinal regression analysis of traffic collision accidents in Jordan 2021 : factors and severity assessment. April 2023. https://doi.org/10.22306/al.v10i2.390

Darwish, W., & Darwish, H. H. (2023). Ordinal regression analysis of traffic collision accidents in Jordan 2021: factors and severity assessment. Acta Logistica, 10(2), 241–250. https://doi.org/10.22306/al.v10i2.390

Gao, X., Jiang, X., Zhuang, D., Haworth, J., Wang, S., Ilyankou, I., & Chen, H. (2025). Reliable imputation of incomplete crash data for predicting driver injury severity. Accident Analysis & Prevention, 216, Article 108020. https://doi.org/10.1016/j.aap.2025.108020

Irfan, R., Sartavie, A., Arfan, A., Cahyo, D., Anwar, S., Studi, P., Informatika, T., Komputer, F. I., Unggul, U. E., Jeruk, K., Barat, J., Autocorrelation, I. S., Density, K., & Lintas, L. (2021). Implementasi Kernel Density Pada Analisa Daerah Provinsi Dki Jakarta. 159–168.

Islam, M., & Mannering, F. (2021). The role of gender and temporal instability in driver-injury severities in crashes caused by speeds too fast for conditions. Accident Analysis & Prevention, 153, Article 106039. https://doi.org/10.1016/j.aap.2021.106039

Jafari, M., Starewich, M. J., Hossain, A., Barua, S., Alnawmasi, N., Ye, X., & Das, S. (2025). Assessing motorcyclist injury severity on curved road segments with temporal dynamics and unobserved heterogeneity. Scientific Reports, 15, Article 13110. https://doi.org/10.1038/s41598-025-97972-7

Kusumastutie, N. S., Patria, B., Kusrohmaniah, S., & Hastjarjo, T. D. (2024). A review of accident data for traffic safety studies in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1294(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1294/1/012012

Kim, S., Lym, Y., & Kim, K.-J. (2021). Developing crash severity model handling class imbalance and implementing ordered nature: Focusing on elderly drivers. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(4), Article 1966. https://doi.org/10.3390/ijerph18041966

Lee, D., Guldmann, J.-M., & von Rabenau, B. (2023). Impact of driver’s age and gender, built environment, and road conditions on crash severity: A logit modeling approach. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(3), Article 2338. https://doi.org/10.3390/ijerph20032338

Li, J., Fang, S., Guo, J., Fu, T., & Qiu, M. (2021). A motorcyclist-injury severity analysis: A comparison of single-, two-, and multi-vehicle crashes using latent class ordered probit model. Accident Analysis & Prevention, 151, Article 105953. https://doi.org/10.1016/j.aap.2020.105953

Li, Y., Yang, Z., Xing, L., Yuan, C., Liu, F., Wu, D., & Yang, H. (2023). Crash injury severity prediction considering data imbalance: A Wasserstein generative adversarial network with gradient penalty approach. Accident Analysis & Prevention, 192, Article 107271. https://doi.org/10.1016/j.aap.2023.107271

Nickkar, A., Pourfalatoun, S., Miller, E. E., & Lee, Y.-J. (2024). Applying the heteroskedastic ordered probit model on injury severity for improved age and gender estimation. Traffic Injury Prevention, 25(2), 202–209. https://doi.org/10.1080/15389588.2023.2286429

O’Donnell, C. J., & Connor, D. H. (1996). Predicting the severity of motor vehicle accident injuries using models of ordered multiple choice. Accident Analysis and Prevention, 28(6), 739–753. https://doi.org/10.1016/S0001-4575(96)00050-4

Puspasari, M. A., Madani, S. T., Iqbal, B. M., Muslim, E., Sanjaya, B. P., Pribadyo, C. Y. P., Junistya, K. N., Ghanny, A., Syaifullah, D. H., & Arista, S. A. (2023). Effect of Distraction and Driving Behaviour to Traffic Accidents in Jakarta Using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). International Journal of Technology, 14(7), 1548–1559. https://doi.org/10.14716/ijtech.v14i7.6676

Ricardianto, P., Hidayat, S., Manik, P., Widiyanto, P., & Susanto, P. C. (2021). International Journal of Research in Commerce and Management Studies GUIDELINES FOR MEASURING THE SUCCESS OF TRAFFIC SAFETY ACTION PLAN. 3(01), 37–50.

Santosa, S. P. (2017). Anatomy of injuries. 17, 302.

Shiran, G., Imaninasab, R., & Khayamim, R. (2021). Crash severity analysis of highways based on multinomial logistic regression model, decision tree techniques and artificial neural network: A modeling comparison. Sustainability (Switzerland), 13(10). https://doi.org/10.3390/su13105670

Siregar, M. L., Mauramdha, G., & Adwitiya, R. I. (2024). Benefit-cost analysis for signalised pedestrian crossing implementation in Jakarta, Indonesia. International Journal of Multidisciplinary Research and Growth Evaluation, 5(4), 91–96. https://doi.org/10.54660/.ijmrge.2024.5.4.91-96

Soehodho, S. (2009). Road accidents in Indonesia. IATSS Research, 33(2), 122–124. https://doi.org/10.1016/S0386-1112(14)60250-8

Summary, C. (2007). Country Summary. 2021, 1–7.

Santos, K., Dias, J. P., & Amado, C. (2022). A literature review of machine learning algorithms for crash injury severity prediction. Journal of Safety Research, 80, 254–269. https://doi.org/10.1016/j.jsr.2021.12.007

Se, C., Champahom, T., Jomnonkwao, S., Karoonsoontawong, A., & Ratanavaraha, V. (2021). Temporal stability of factors influencing driver-injury severities in single-vehicle crashes: A correlated random parameters with heterogeneity in means and variances approach. Analytic Methods in Accident Research, 32, Article 100179. https://doi.org/10.1016/j.amar.2021.100179

Se, C., Champahom, T., Wisutwattanasak, P., Jomnonkwao, S., Chanpariyavatevong, K., & Ratanavaraha, V. (2024). Modeling of motorcyclist injury severities: A comparison between crashes on main-, frontage-, and standard-lane of roadway. IATSS Research, 48(3), 288–298. https://doi.org/10.1016/j.iatssr.2024.06.005

World Health Organization. (2023). Global status report on road safety 2023.

Wang, K., Shirani-Bidabadi, N., Shaon, M. R. R., Zhao, S., & Jackson, E. (2021). Correlated mixed logit modeling with heterogeneity in means for crash severity and surrogate measure with temporal instability. Accident Analysis & Prevention, 160, Article 106332. https://doi.org/10.1016/j.aap.2021.106332

Zahid, M., Habib, M. F., Ijaz, M., Ameer, I., Ullah, I., Ahmed, T., & He, Z. (2024). Factors affecting injury severity in motorcycle crashes: Different age groups analysis using CatBoost and SHAP techniques. Traffic Injury Prevention, 25(3), 472–481. https://doi.org/10.1080/15389588.2023.2297168

Zhu, S., Wang, K., & Li, C. (2021). Crash injury severity prediction using an ordinal classification machine learning approach. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(21), Article 11564. https://doi.org/10.3390/ijerph182111564

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Nuriyan Saputra, P., Hartanto Susilo, B., & Pontan, D. (2026). Model Prediksi Tingkat Keparahan Kecelakaan Lalu Lintas di DKI Jakarta dengan Regresi Logistik Ordinal. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(7), 2407–2422. https://doi.org/10.55681/armada.v4i7.2827