Stimulasi Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Dialog Interaktif dengan Media Boneka Tangan
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2819Keywords:
Kemampuan Berbicara, Anak Usia Dini, Dialog Interaktif, Boneka TanganAbstract
Kemampuan berbicara pada anak usia dini menjadi dasar penting bagi perkembangan bahasa sekaligus keterampilan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya stimulasi kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode dialog interaktif berbantuan media boneka tangan di PAUD Diagnostik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dialog interaktif menggunakan boneka tangan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu membangun suasana belajar yang nyaman, memperkenalkan karakter boneka, melaksanakan percakapan tiga arah antara guru, boneka, dan anak, serta memberikan penguatan terhadap respons anak. Setelah metode ini diterapkan, kemampuan berbicara anak menunjukkan perkembangan, terutama dalam keberanian menyampaikan pendapat, penambahan kosakata baru, kelancaran menyusun kalimat sederhana, kejelasan pengucapan, serta kemampuan menceritakan kembali isi cerita. Keberhasilan metode ini didukung oleh kreativitas guru, minat anak terhadap media boneka, dan suasana kelas yang menyenangkan. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan bahasa antar anak, rasa malu, keterbatasan variasi boneka, serta kurangnya stimulasi komunikasi dari lingkungan keluarga. Dengan demikian, metode dialog interaktif berbantuan boneka tangan dapat digunakan secara efektif sebagai strategi untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini di PAUD.
Downloads
References
Alam, F., & Kurniati, D. (2023). Pengaruh Loose Part terhadap Kemampuan Berbicara melalui Metode Bercerita di Fase Pondasi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7697–7706. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4129
Alfitriani, L., Satriana, M., & Maghfirah, F. (2025). Pengaruh Media Boneka Tangan Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun. Aulad : Journal on Early Childhood, 8(1), 302–311. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.994
Budiarti, E. (2023). Penanganan Anak Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) Usia 5 - 6 Menggunakan Metode Bercerita Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(02), 112–121. https://doi.org/DOI:10.36418/japendi.v4i2.1584
Houen, S. (2022). Eliciting and responding to young children’s talk: A systematic review of educators’ interactional strategies that promote rich conversations with children aged 2–5 years. Educational Research Review, 37. 10.1016/j.edurev.2022.100473
Luen, L. C. (2021). Puppetry activities in early childhood programmes. Southeast Asia Early Childhood Journal, 10(Special Issue), 89–96. https://ejournal.upsi.edu.my/index.php/SAECJ/article/view/5160/2911
Marwah. (2022). Stimulasi Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini Melalui Media Boneka Tangan. MURHUM : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 34–42. https://doi.org/10.37985/murhum.v3i1.76
Matthew B. Miles, A. M. H. (2014). Qualitative Data Analysis. SAGE Publications.
Maudyta, D., & Wahdini, E. (2023). Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Perhatian Orang Tua pada Pola Komunikasi terhadap Kemampuan Berbicara Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1302–1311. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3897
Mujahidah, N., Afiif, A., & Damayanti, E. (2021). The Role of Storytelling Methods Using Hand Puppets in Early Children ’ s Language Development. Child Education Journal, 3(2), 78–91. https://doi.org/10.33086/cej.v3i2.2129
Nurrachmah, S. (2024). Analisis Strategi Komunikasi Dalam Membangun Hubungan Interpersonal Yang Efektif. Jurnal Inovasi Global, 2(2), 265–275. https://doi.org/10.58344/jig.v2i2.60
Oktaviana, P., & Katoningsih, S. (2023). Metode Tanya Jawab dengan Media Boneka Tangan untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3191–3204. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4319
Pudjastawa, A. W., & Perdananto, Y. (2023). Penciptaan Wayang Rai Topeng: Upaya Menggagas Wahana Cerita Nusantara. Jurnal Pendidikan Dan Penciptaan Seni, 3(2), 70–80. https://doi.org/10.34007/jipsi.v3i2.334
Putra, N. P. (2022). Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Jawa Pada Siswa Melalui Media Pembelajaran Moja: Monopoli Bahasa Jawa di SDN Sugihwaras 07. Jurnal Dieksis Id, 2(1), 38–46. https://doi.org/10.54065/dieksis.2.1.2022.82
Putri, H. J., & Murhayati, S. (2025). Metode Pengumpulan Data Kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13074–13086. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/27063
Putri, M. S., & Yudha, R. P. (2023). Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Media Boneka Jari. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 6101–6107. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2516
Riad, R., Allodi, M. W., Siljehag, E., & Bölte, S. (2025). Dialogic reading in preschool : a pragmatic randomized trial enrolling additional language learners. Scandinavian Journal of Educational Research, 69(4), 772–789. https://doi.org/10.1080/00313831.2024.2348473
Rifa, A., Andayani, D., Vitriani, I., Helmi, S., & Lestari, I. (2025). Dunia Boneka , Ribuan Kata : Mengungkap Peran Permainan Boneka Dalam Pengembangan Kosakata Dan Kemampuan Berbicara Anak. 5(2), 399–410. https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v5i2.7155
Rustiana, I. M. (2025). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anakmelalui Media Flash Card. Ghulamuna: Journal of Early Childhood Education, 2(2), 145–154. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.52185/ghulamuna.v2i2.537
Salim, R. M. A., Jesslin, J., & Rumalutur, N. A. (2022). Meningkatkan Sikap Positif Dalam Menghadapi Perbedaan Terhadap ABK Pada Anak 4-6 Tahun Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Puppet Book. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5769–5781. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2975
Setyaningsih, U., & Indrawati, I. (2022). Strategi Pengembangan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3701-3713Setyaningsih, U., Indrawati, I. (2022). https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2340
Wanlin Xie, X. L. (2025). Are dialogic teaching-and-learning programs effective in pre-primary and primary schools? A meta-analysis. Teaching and Teacher Education, 153. 10.1016/j.tate.2024.104823
Widiastuty, H., Qamariah, Z., Wati, Z. K., Rahman, R., Aqli, M. Z., & Amelia, R. N. (2023). Penggunaan Media Boneka Tali dalam Pengajaran Bahasa Inggris di Yayasan Tahfidz. Al-Khidma Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 75. https://doi.org/10.35931/ak.v3i2.2510
Wijayanto, A. (2022). Aktualisasi Wisata, Budaya dan Pendidikan. https://doi.org/10.31219/osf.io/y35k6
Zahrah, N. A. N., & Anwar, Z. (2024). Cognitive Behavioral Play Therapy untuk mengatasi perilaku school refusal pada anak. Procedia Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 12(4), 182–188. https://doi.org/10.22219/procedia.v12i4.36595
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





