Identifikasi Nilai Pendidikan Karakter Religius Dan Budaya Yang Terdapat Dalam Roman Sitti Nurbaya Karya Marah Rusli
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2753Keywords:
Marah Rusli, Nilai Budaya, Nilai Religius, Pendidikan Karakter, Roman Sitti Nurbaya.Abstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis nila-nilai pendidikan karakter berbasis religius dan budaya yang terkandung dalam roman Sitti Nurbaya karya Marah Rusli (1922). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan hermeneutika sastra. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat terhadap teks roman secara keseluruhan, kemudian dianalisis menggunakan teori nilai pendidikan karakter yang merujuk pada 18 nilai karakter yang ditetapkan Kemendikbud dan konsep karakter berbasis religius-kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roman Sitti Nurbaya mengandung delapan nilai pendidikan karakter utama berbasis religius, yaitu: (1) ketakwaan dan keimanan, (2) kejujuran, (3) kesabaran dan tawakal, (4) tanggung jawab, (5) kepedulian sosial, (6) kesetiaan, (7) keberanian menegakkan kebenaran, dan (8) rasa hormat kepada orang tua. Sementara itu, nilai karakter berbasis budaya yang menonjol meliputi: (1) adat istiadat Minangkabau sebagai landasan moral, (2) sistem kekerabatan matrilineal, (3) musyawarah mufakat, (4) sopan santun dalam bertutur, dan (5) semangat merantau sebagai pembentuk karakter. Konflik yang ditampilkan dalam roman ini juga mengandung nilai pedagogis, yakni kritik terhadap penyalahgunaan adat dan keserakahan yang bertentangan dengan nilai religius Islam. Roman ini relevan dijadikan bahan ajar sastra dalam konteks pendidikan karakter di sekolah dan perguruan tinggi.
Downloads
References
Albert, A., Iswantir, I., Ismail, F., & Zainir, Z. (2022). Gagasan integrasi nilai-nilai adat basandi syarak syarak basandi kitabullah (ABS SBK) ke dalam pelajaran pendidikan agama Islam pada kurikulum sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(11), 1002–1013. https://doi.org/10.59141/japendi.v3i11.1286
Ardyansyah, S., & Supratno, H. (2023). Nilai religi dalam novel Merindu Cahaya de Amstel karya Arumi Ekowati (kajian sosiologi sastra). BAPALA, 10(1), 251–260. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/53863
Baiquni, M. M., & Rizkiyah, L. (2022). Nilai-nilai religius dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Jurnal Tinta, 4(1), 13–24. https://doi.org/10.35897/jurnaltinta.v4i1.736
Departemen Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: Pedoman sekolah. Kemendiknas.
Febriyana, N., Wardiah, D., & Emawati, E. (2023). Nilai religius dan sosial novel Janji karya Tere Liye beserta relevansinya dengan kehidupan siswa MTs. Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, dan Pendidikan, 8(1), 168–181. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1524
Ismiana, I., Djumingin, S., & Saleh, M. (2024). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku teks bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka kelas VII SMP. Journal of Applied Linguistics and Literature, 2(1), 364–376. https://doi.org/10.59562/jall.v2i1.3049
Istiqomah, A., & Marzuki, M. (2024). Penguatan nilai-nilai karakter melalui novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata. Jurnal Pendidikan Karakter, 1–11. https://doi.org/10.21831/jpka.v1i1.66398
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Konsep dan pedoman penguatan pendidikan karakter. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Lickona, T. (2019). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar & baik. Nusamedia.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Mudayat, M. (2024). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam sastra: Studi tentang novel Penakluk Badai. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 11(1), 201–209. https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.23099
Nafisa, N. N., Kanzunnudin, M., & Roysa, M. (2021). Nilai-nilai pendidikan dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 111–124. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v2i2.3705
Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi (Edisi revisi). Gadjah Mada University Press.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.
Prasasti, B. W. D., & Anggraini, P. (2020). Nilai-nilai budaya Minangkabau dalam naskah drama Dr. Anda karya Wisran Hadi. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 16(2), 79–88. https://doi.org/10.25134/fjpbsi.v16i2.2606
Rahmat, W., Putri, Y. Z., & Firdaus, W. (2021). Konsep performance bahasa Minangkabau dalam novel. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 10(1), 170–181. https://doi.org/10.26499/rnh.v10i1.2120
Ramadani, A. S., Siahaan, W. D. S. B., Lubis, I. F., Regar, S. K. B., Tarigan, G. F., & Sipayung, A. W. (2025). Analisis kritik sastra pada prosa fiksi novel “Siti Nurbaya” karya Marah Rusli. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 16443–16447. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.28327
Rusli, M. (2010). Sitti Nurbaya: Kasih tak sampai (Cetakan ke-37). Balai Pustaka.
Safitri, K., & Sunanda, A. (2023). Nilai pendidikan religius dalam novel Sitti Nurbaya Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli: Kajian sosiologi sastra dan implementasinya sebagai bahan ajar. Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 23–36. https://doi.org/10.25134/ajpm.v3i1.41
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





