Strategi untuk Mengatasi Perundungan di Sekolah Dasar Tanpa Konselor Sekolah berdasarkan Kearifan Lokal di Kabupaten Tapin

Authors

  • Eka Rusmayanti Universitas Islam Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari
  • Husnul Madihah Universitas Islam Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari
  • Jarkawi Universitas Islam Kalimantan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2686

Keywords:

Strategi, Perundungan, Kearifan Lokal, Baayun Mulud, Program Jumat Taqwa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dasar dalam mengatasi perundungan pada sekolah yang tidak memiliki guru Bimbingan dan Konseling dengan mengintegrasikan nilai kearifan lokal Jumat Taqwa di Kabupaten Tapin. Perundungan di pendidikan dasar berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa, sedangkan ketiadaan guru BK menjadi tantangan dalam pencegahan dan penanganan secara sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan strategi berbasis kearifan lokal melalui kegiatan Baayun Mulud dalam program Jumat Taqwa, seperti membaca Al Quran bersama, ceramah keagamaan, salat berjamaah, dan penguatan moral melalui keteladanan guru. Kegiatan ini memperkuat empati, penghormatan, disiplin, dan budaya sekolah religius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan perundungan di sekolah dasar tanpa guru BK dapat efektif melalui kolaborasi pemangku kepentingan dan penguatan nilai lokal yang kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisna, R. N. R., dan Amrullah, M. (2025). Analysis of strengthening religious character on bullying behavior in elementary school. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 10(3).

Alonso Rodríguez, I., Pérez Jorge, D., Pérez Pérez, I., dan Olmos Raya, E. (2025). Restorative practices in reducing school violence: A systematic review of positive impacts on emotional wellbeing. Frontiers in Education, 10, 1520137. doi: 10.3389/feduc.2025.1520137

Andriyani, Y., Ardi, Z., Ifdil, I., & Azhar, F. (2022). Pengaruh konseling kelompok terhadap penyesuaian diri siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(1), 45–52.

ResearchGate+4 Jurnal UIAD Sinjai+4 Universitas Bina Bangsa Getsempena+4. Google Cendekia

Arif, M., Chapakiya, S., dan Sakdiyah, N. H. (2024). Bullying in elementary schools: A systematic literature review from 2014 to 2024. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 78 to 97. doi: 10.32332/r549mk37

Badeni, dan Saparahayuningsih, S. (2023). The implementation of local wisdom based character education in elementary school. Journal of Educational Issues, 9(2), 114. doi: 10.5296/jei.v9i2.20768

Creswell, J. W., dan Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dewita. (2021). Urgensi layanan bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa di era digital. Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Pendidikan Islam, 3(2), 112–120. Jonedu Google Cendekia

Doss, K. M., dan Crawford, S. H. (2023). Parent education: A key aspect in prevention and intervention of bullying in school communities. National Youth Advocacy and Resilience Journal, 6(2), 1 to 32. doi: 10.20429/nyarj.2023.060201

Fauzan, H., dan Sulaeman, D. (2024). Overcoming bullying in the educational environment: Prevention and intervention strategies in schools. Journal of English Language and Education, 9(4), 12 to 26. doi: 10.31004/jele.v9i2.489

Febriansyah, R., & Yuningsih, N. (2024). Perundungan di lingkungan sekolah: Kajian psikososial dan strategi penanganan berbasis karakter. Bandung: PsikoPress Indonesia.

Firdaus, S. A., dan Suwendi, S. (2025). Fostering social harmony: The impact of Islamic character education in multicultural societies. AL ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(1).

Fithria, F., Jannah, S. R., Aiyub, A., Alfiandi, R., Nirwan, N., dan Agustina, S. (2025). The role of social emotional learning in reducing bullying among adolescents: Evidence from Aceh, Indonesia. Acta Biomedica Atenei Parmensis, 96(1), 16201. doi: 10.23750/abm.v96i1.16201

Gaffney, H., Ttofi, M. M., dan Farrington, D. P. (2021). Effectiveness of school based programs to reduce bullying perpetration and victimization: An updated systematic review and meta analysis. Campbell Systematic Reviews, 17(2), e1143. doi: 10.1002/cl2.1143

Ginting, RL (2020). Implementasi bimbingan konseling di sekolah dasar. JS (Jurnal Sekolah, 4(3), 286–296.

https://doi.org/10.24114/js.v4i3.18996 Google Cendekia

Irmasyah. (2020). Bimbingan dan konseling: proses pemberian bantuan secara berkesinambungan. (dikutip dalam Kompasiana, 2024)

Edukatif+10 Kompasiana+10 Jurnal Universitas Negeri Medan+10 Google Scholar

Jarkawi, M., & Abidarda, A. (2022). Manajemen Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Psikologi Komunitas Kalimantan, 3(4), 112–120.

moraref.kemenag.go.id+11 journal.kurasinstitute.com+11 Google Cendekia

Khaidir, A., & Suhaili, A. (2023). Implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar. Jurnal Orientasi Pendidikan, 7(1), 32–40. Sistem Informasi Kurikulum Nasional+14 Jonedu+14 Pendidikan Kewarganegaraan+14. Google Cendekia

Kustiyaningsih, I. D., Gunansyah, G., Puspita, A. M. I., Purwoko, B., Istiq’faroh, N., dan Mariana, N. (2025). Navigating bullying dynamics in elementary schools amid digital transformation: A systematic literature review. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(4). doi: 10.56916/jirpe.v4i4.1941

Lincoln, Y. S., dan Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Lodi, E., Perrella, L., Lepri, G. L., Scarpa, M. L., dan Patrizi, P. (2021). Use of restorative justice and restorative practices at school: A systematic literature review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(1), 96. doi: 10.3390/ijerph19010096

Ma, J., dan Niu, X. (2025). How teachers’ social emotional competence affects bullying in rural schools: The chain mediating effect of students’ social emotional competence and classmate relationship. Frontiers in Psychology, 16, 1661567. doi: 10.3389/fpsyg.2025.1661567

Mansur, M., dan Sholeh, M. (2024). Implementing character education based on local wisdom in a public Islamic elementary school. Journal of Integrated Elementary Education, 4(1), 54 to 70. doi: 10.21580/jieed.v4i1.20238

Miles, M. B., Huberman, A. M., dan Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Muflihah, N., dan Nor, A. (2026). Budaya Baayun Maulid Banjar: Pendekatan etnopedagogis Islam. Al Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1100 to 1107.

Mulyani, ET, Wahyuningsih, SLD, Mursiti, E., Fauziati, E., & Sumardjoko, B. (2024). Integrasi teori pembelajaran sosial emosional pada kurikulum berbasis kearifan lokal untuk mencegah perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 1–15.

Mustika, R., Muji, R., & Iswari, M. (2022). Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling oleh guru kelas di sekolah dasar. Karimah Tauhid, 4(2), 45–53. https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/view/14599

Nggauk, S. V., Endrawati, L., dan Al Uyun, D. (2025). Fostering child friendly schools through strengthened school parent partnerships: Addressing violence and bullying against female students in senior high schools. AL ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(2), 3210 to 3226.

Novianti, L., Ananda, R., dan Hati, S. T. (2024). Penerapan budaya Baayun Mulud pada masyarakat Suku Banjar dalam membentuk pendidikan karakter pada anak. Jurnal Dirosah Islamiyah, 6(1), 93 to 99. doi: 10.47467/jdi.v6i1.5089

Olweus, D. (2020). Perundungan di Sekolah: Apa yang Kita Ketahui dan Apa yang Dapat Kita Lakukan (Edisi Revisi). Malden: Blackwell.

Pérez Jorge, D., Rodríguez, I. A., dan Venegas, M. A. (2023). Restorative methods as a strategy for the prevention of violence and bullying in primary and secondary schools in Mexico: An exploratory study. Heliyon, 9(7), e18267. doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e18267

Pradana, MI (2024). Bullying dan dinamika kekuasaan remaja di sekolah: Studi perilaku menyimpang dalam ekosistem pendidikan. Jakarta: Pustaka Karakter Bangsa.

Qamaria, R. S., Pertiwi, F. H., Mulyani, L. N., Sari, N. N., Harriroh, A., Haq, I. N., Nasihatin, S. S., Erlangga, S. A., Anisahab, dan Jannah, M. (2023). Upaya menciptakan lingkungan sekolah ramah anak melalui kampanye stop bullying. Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 33 to 46. doi: 10.53624/kontribusi.v4i1.265

Rigby, K. (2020). Mengatasi Perundungan di Sekolah: Teori dan Praktik. Cambridge University Press.

Sa’diyah, H., dan Nurhayati, S. (2023). Analysis of child friendly school strategies to prevent bullying at elementary schools. AL ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(3), 3867 to 3879. doi: 10.35445/alishlah.v15i3.3320

Sandi, E., Hadiwinarto, G., & Mishbahuddin. (2020). Pengaruh bimbingan kelompok berbasis kearifan lokal melalui tari karakter Bengkulu terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Consilia, 3(2), 77–84.

Santrock, JW (2022). Psikologi pendidikan (edisi ke-6, terj. M. Ghufron). Jakarta: Kencana.

Saputra, D. (2025). The role of teachers in preventing bullying cases in elementary schools. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2), 69 to 78.

Sugian, A., dan Mustofa, A. M. Z. (2023). Symbolic interaction analysis of the Baayun Maulid tradition of the Banjar community. Indonesian Journal of Islamic Education and Local Culture, 1(2), 101 to 112. doi: 10.22437/ijielc.v1i2.30778

Sumiratsih, WD, & Sriyanto. (2024). Upaya pencegahan bullying dengan menciptakan iklim sekolah berbasis kearifan lokal. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Supriatna, N. (2021). Pendidikan kearifan lokal di sekolah dasar. Bandung: UPI Pers.

Surul, R., & Shaleh. (2023). Studi fenomenologi perundungan di sekolah dasar dan upaya pencegahannya melalui penanaman nilai-nilai Pancasila. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Syafii, I., Harjanto, M. A. D., Purnomo, dan Syifaulhanani, I. (2025). Religious moderation education as a means to prevent bullying in schools. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 10(2). doi: 10.24042/tadris.v10i1.27672

Ye, Z., Chen, L., Harrison, S. E., Guo, H., Li, X., dan Lin, D. (2023). Meta analysis of the relationship between bullying and depressive symptoms in children and adolescents. BMC Psychiatry, 23, 215. doi: 10.1186/s12888-023-04681-4

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Yusuf, R., Arifin, A. M., Octaviana, U., Abbas, S., Syawal, J., dan Nurbaya, N. (2024). Integrating local wisdom in character education: A collaborative model for teachers, parents, and communities. AL ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(3).

Zhao, H., Liu, X., Li, J., dan Zhang, Y. (2024). School bullying results in poor psychological conditions: Evidence from a survey of 95,545 subjects. Frontiers in Psychology, 15, 1279872. doi: 10.3389/fpsyg.2024.1279872

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Eka Rusmayanti, Husnul Madihah, & Jarkawi. (2026). Strategi untuk Mengatasi Perundungan di Sekolah Dasar Tanpa Konselor Sekolah berdasarkan Kearifan Lokal di Kabupaten Tapin. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(6), 1950–1959. https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2686