Perancangan Video Dokumenter Expository Tradisi Manjujai Minangkabau untuk Membangun Karakter Anak

Authors

  • Robby Usman Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Indonesia
  • Tito Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2610

Keywords:

Manjujai, video dokumenter expository, karakter anak, kearifan lokal Minangkabau

Abstract

Tradisi manjujai merupakan kearifan lokal Minangkabau yang menstimulasi anak melalui tutur kata, nyanyian, dan gerakan lembut sarat nilai pendidikan karakter. Namun, tradisi ini terancam punah akibat modernisasi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan merancang video dokumenter expository sebagai media pelestarian tradisi manjujai dan edukasi karakter anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, bundo kanduang, dan pakar budaya, serta studi dokumentasi. Perancangan video dilakukan melalui tiga tahap: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil penelitian berupa video dokumenter expository berjudul "Manjujai Anak" durasi 12 menit 40 detik yang menyajikan lima nilai karakter utama: religius, kasih sayang, kesopanan dan hormat, tanggung jawab, serta kebersamaan. Video ini berpotensi menjadi media dokumentasi, edukasi, kampanye pelestarian, dan inspirasi bagi generasi muda. Simpulannya, video dokumenter expository berpotensi sebagai media pelestarian tradisi manjujai dan edukasi nilai-nilai karakter anak yang dapat diakses luas melalui platform digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cahya, M., Lestari, D., Junaidi, Y., Yunita, V., Sartika, D., & Wahyuni, I. (2023). Tradisi Manjujai dalam pengembangan bahasa anak usia dini di Nagari Paninggahan Solok. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 118-126.

Disparpora Bulukumba. (2025, Januari 15). Pemutaran film dokumenter Pinisi di seluruh sekolah Bulukumba: Tanamkan rasa bangga & cinta budaya maritim sejak dini. https://www.disparpora.bulukumbakab.go.id

Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan anak Jilid 1. Erlangga.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Lucardo, W., Ismira, Parlina, L., & Mualim. (2024). Internalisasi pendidikan karakter dalam mata pelajaran Budaya Alam Minangkabau di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 989-997.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nichols, B. (2010). Introduction to documentary (2nd ed.). Indiana University Press.

Nurhidayah, S., Laksono, Y. T., & Wangi, M. P. (2024). Produksi film dokumenter budaya seni beladiri Pencak Silat PSHT. CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media, 3(2).

Parta, I. W. D. A., Darmawan, I. D. M., & Buda, I. K. (2018). Tradisi Ngambeng sebagai media pendidikan anak dalam film dokumenter gaya expository [Working Paper]. ISI Denpasar.

Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. (2017). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 191. Sekretariat Negara.

Rahayu, S. (2022). Pengembangan model parenting berbasis Manjujai. JAMBURA Early Childhood Education Journal, 4(2), 195-206. https://doi.org/10.37411/jecej.v4i2.1420

Santoso, B., & Lestari, L. (2021). Perancangan video dokumenter expository sebagai media pembelajaran interaktif. Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 5(1), 10-19.

Soetarji. (2005). Kearifan lokal dalam perspektif budaya. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syafrin, D., Rizki, R., Anisah, A., Gistituati, N., & Achyar, N. (2025). Penguatan kapasitas SDM dalam mewujudkan generasi muda Minangkabau yang berkarakter melalui penerapan program pendidikan berbasis budaya lokal di Sumatera Barat. Jurnal Perspektif, 8(4), 556-566.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Sekretariat Negara.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. (2017). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 104. Sekretariat Negara.

Wahyuni, S., & Pratama, R. (2023). Perancangan video dokumenter tradisi Mappadendang di Sulawesi Selatan. CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media, 2(2), 45-56.

We, A. Y., & Fauziah, P. Y. (2021). Tradisi kearifan lokal Minangkabau "Manjujai" untuk stimulasi perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi, 5(2), 1339-1351. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.660

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Usman, R., & Tito. (2026). Perancangan Video Dokumenter Expository Tradisi Manjujai Minangkabau untuk Membangun Karakter Anak. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(6), 1803–1815. https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2610