Analisis Laba Garlic Menggunakan Weighing Method dan Preferensi Terhadap Hidangan Tradisional Indonesia dengan Laba Garlic Sebagai Side Dish
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2530Keywords:
Laba Garlic, Uji Hedonik, Weighing Method, Preferensi Konsumen, Hidangan Tradisional IndonesiaAbstract
Penelitian ini di latarbelakangi oleh inovasi side dish pada hidangan tradisional Indonesia melalui pemanfaatan laba garlic sebagai alternatif pengganti acar konvensional, yang memiliki karakteristik rasa asam-manis serta potensi manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan rasa laba garlic menggunakan weighing method serta mengetahui preferensi konsumen terhadap penyajiannya pada berbagai hidangan tradisional Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 57 panelis tidak terlatih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan uji hedonik, uji preferensi, dan weighing method, kemudian dianalisis menggunakan Two Way ANOVA dan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan rasa berada pada kategori netral hingga agak tidak suka dan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p > 0,05). Namun, hasil weighing method menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat konsumsi (p< 0,05), dengan perlakuan 1 (1 g garam) memiliki konsumsi tertinggi. Preferensi konsumen menunjukkan variasi berdasarkan jenis hidangan, di mana sate ayam dan martabak telur memiliki tingkat penerimaan tertinggi, sedangkan acar telur dan gulai kambing terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kesesuaian karakteristik rasa antara laba garlic dan hidangan pendamping sangat memengaruhi penerimaan konsumen.
Downloads
References
Aini, A. N., Ahmad, D. A., Putri, E. P. M., Muthmainnah, F. H., Hurumatillah, Z. H., & Rizkyanfi, M. W. (2024). Peran kuliner tradisional Nusantara dalam memengaruhi kegiatan ekonomi dan bahasa di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 22243–22252.
Andriana, W. D., Suyatno, dan Indrawati, D. 2025. “Gastronomi Nusantara sebagai Strategi Pengenalan dan Pelestarian Budaya Indonesia pada Pemelajar BIPA.” Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 14, no. 2: 105 to 121. https://doi.org/10.31000/lgrm.v14i2.13597
Budiarto, L., Kiranawati, T. M., dan Shirakane, K. 2023. “Comparative Study of Mendol as an Indonesian Traditional Side Dish in Food Tourism.” Bulletin of Culinary Art and Hospitality 3, no. 2: Article 1. https://doi.org/10.17977/um069v3i22023p36-43
Chen, Y., Gong, H., Wang, J., Liu, T., Zhao, M., & Zhao, Q. (2024). Study on the improvement of quality characteristics of pickles during fermentation and storage. Foods, 13(24), 3989.
El-Saadony, M. T., et al. (2024). Garlic bioactive substances and their therapeutic applications for improving human health. Frontiers in Immunology, 15.
Ermayanty, A. L., Simamora, & Tulipa, D. (2024). Uji eksperimental respon konsumen terhadap penerimaan produk cookies sorgum mauurasa. Journal of Entrepreneurial Studies, 1(2), 109–122.
Harsana, M., Rinawati, W., & Fauziah, A. (2023). Inventarisasi makanan tradisional dalam menunjang pengembangan wisata kuliner. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 9(1), 81–86.
Hernández Ruiz de Eguilaz, M., et al. (2018). Multisensory influence on eating behavior: Hedonic consumption. Endocrinología, Diabetes y Nutrición, 65(2), 114–125.
Laili, N., & Susilo, Y. (2025). Uji hedonik pada produk pangan lokal. Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian, 6(1), 13–24.
Layli, A. N., & Saraswati, I. A. P. (2021). Pengaruh lama perendaman bawang putih terhadap kandungan antioksidan. Jurnal Info Kesehatan, 11(2).
Liu, J., et al. (2018). Chemical constituents of “Laba” garlic during processing. RSC Advances, 8(73), 41872–41883.
Lu, R., Ma, Y., Wang, X., Zhao, X., Liang, H., & Wang, D. (2021). Study of texture properties of ‘laba’ garlic in different color states and their change mechanisms. International Journal of Food Science & Technology, 56(9), 4710–4721.
Ma, Y., et al. (2020). Nutritional quality and volatile flavor substances of “laba” garlic. Journal of Food Processing and Preservation, 45(2).
Meng, J., et al. (2025). Aged garlic attenuates neuroinflammation. Food & Nutrition Research, 69.
Paulauskienė, A., et al. (2024). Perubahan kualitas bawang putih selama fermentasi. Foods, 13(11), 1665.
Prabandari, D., et al. (2023). Faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dalam memilih kuliner tradisional. Bogor Hospitality Journal, 7(1), 10–16.
Putri, A., et al. (2024). Authenticity and uniqueness of asinan Bogor. Home Economics Journal, 8(1), 24–35.
Sari, N., Hadijah, S., & Veronika, R. (2021). Pemanfaatan buah patikala terhadap pembuatan acar. Hospitality and Gastronomy Research Journal, 3(2), 100–112.
Sugiono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi). Bandung: Alfabeta.
Yuningrum, H., Trisnowati, H., & Rosdewi, N. N. (2021). Faktor risiko penyakit tidak menular pada remaja. Jurnal Formil Kesmas Respati, 6(1), 41–50.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





