P. Manfaat Pemanfaatan Konstruksi Sosial Ibu Single Parent untuk Memperkuat Konten Pembelajaran IPS

Pemanfaatan Fenomena Sosial Ibu Single Parent sebagai Sumber Penguatan Materi Pembelajaran IPS

Authors

  • Rafi Firnanda Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Ali Imron Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Sugiantoro Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Asnimawati Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2439

Keywords:

Konstruksi Sosial, Ibu Single Parent, Pembelajaran IPS, Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Keberadaan ibu single parent di Dusun Bandilan, Desa Simogirang, memperlihatkan dinamika sosial yang tumbuh melalui interaksi dan penilaian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Peran ganda sebagai pengasuh sekaligus pencari nafkah memunculkan beragam pandangan sosial, mulai dari bentuk dukungan hingga munculnya stigma di lingkungan masyarakat. Situasi tersebut menjadi penting untuk dikaji karena berkaitan dengan realitas sosial yang dekat dengan kehidupan peserta didik dan dapat dimanfaatkan sebagai penguatan pembelajaran IPS, khususnya pada materi kesetaraan gender dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi sosial masyarakat terhadap ibu single parent serta memanfaatkan fenomena tersebut sebagai sumber pembelajaran IPS yang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Dusun Bandilan, Desa Simogirang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap ibu single parent terbentuk melalui proses interaksi sosial yang berlangsung terus-menerus hingga menjadi pemahaman bersama dalam kehidupan masyarakat. Sebagian masyarakat memandang ibu single parent sebagai perempuan yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap keluarga, sedangkan sebagian lainnya masih memberikan penilaian negatif yang dipengaruhi oleh pola pikir tradisional dan budaya setempat. Temuan tersebut menunjukkan bahwa realitas sosial mengenai ibu single parent relevan dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS karena dapat membantu peserta didik memahami kehidupan sosial secara lebih kritis, menumbuhkan empati sosial, serta memperkuat pemahaman mengenai kesetaraan gender dalam kehidupan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.

Imron, A., Nugroho, W., & Rahmawati, D. (2020). Pembelajaran IPS berbasis fenomena sosial dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jurnal Pendidikan Sosial, 7(2), 112–120.

Indah, S., Lestari, P., & Wulandari, D. (2023). Gender equality in social studies learning. Jurnal Pendidikan IPS, 11(2), 77–89.

Kasuistika, T. R. (2025). Gara-gara pertengkaran, angka perceraian Sidoarjo meningkat tajam. Akurat Media News. https://akuratmedianews.com/gara-gara-pertengkaran-angka-perceraian-sidoarjo-meningkat-tajam/

Khasanah. (2023). Peran ganda ibu single parent dalam pola asuh anak: Studi pada ibu rumah tangga wirausaha di Nologaten Ponorogo. Data publikasi perlu diverifikasi lebih lanjut, 83–100.

Kusuma, A. A. (2023). Strategi bertahan hidup para perempuan pasca perceraian di Desa Jambangan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo]. https://etheses.iainponorogo.ac.id/23967/1/UPLOAD.pdf

Kusuma, R. (2023). Adaptasi sosial ekonomi perempuan pascaperceraian dalam kehidupan masyarakat. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 9(1), 45–57.

Kuswanto, H., Fahiroh, S. A., & Khosianah, F. (2025). Studi deskriptif gambaran kualitas hidup wanita dewasa awal pasca perceraian yang berstatus single parent pada masyarakat di Desa Sawaran Kulon Kabupaten Lumajang. Archetype: Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan, 7(2), 49–61. https://doi.org/10.30651/arc.v7i2.28384

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nuzula, N., Kartika, F., Rizkiantono, R., & Eka. (2021). Perancangan kampanye mengurangi stigma terhadap ibu tunggal akibat perceraian. Jurnal Sains dan Seni ITS, 10(1), 56–63. https://doi.org/10.12962/j23373520.v10i1.59987

Palar, Y. N., & Janis, V. A. (2024). Membangun identitas budaya melalui bahasa: Analisis konstruksi sosial Berger dan Luckmann dalam cerita Menara Babel Kejadian 11:1–9. DA’AT: Jurnal Teologi Kristen, 5(2), 151–164. https://doi.org/10.51667/djtk.v5i2.1895

Safitri, A. (2025). Persepsi masyarakat terhadap perceraian di depan Pengadilan Agama perspektif hukum Islam: Studi kasus Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-5). Alfabeta.

Suryana, D. (2023). Pelabelan sosial terhadap perempuan pascaperceraian dalam lingkungan masyarakat pedesaan. Jurnal Sosial Humaniora, 8(3), 201–214.

Zakiah, N. (2024a). Dinamika pengasuhan anak pada keluarga single parent pascaperceraian. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 6(1), 88–99.

Zakiah, N. (2024b). Konstruksi sosial dalam perubahan struktur keluarga. Jurnal Ilmu Sosial, 12(2), 115–128.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Firnanda, R., Ali Imron, Sugiantoro, & Asnimawati. (2026). P. Manfaat Pemanfaatan Konstruksi Sosial Ibu Single Parent untuk Memperkuat Konten Pembelajaran IPS: Pemanfaatan Fenomena Sosial Ibu Single Parent sebagai Sumber Penguatan Materi Pembelajaran IPS. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(6), 1557–1567. https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2439