Strategi Pengembangan Wellness Tourism melalui Kampanye Perilaku Hidup Sehat bagi Wisatawan Nusantara di Destinasi Wisata Kebugaran Lawata Kota Bima

Authors

  • Mahfud Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima, Indonesia
  • Hanafi Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.2383

Keywords:

Wellness tourism, Perilaku hidup sehat, CHSE, Promosi Kesehatan, Wisata Kebugaran, Lawata Kota Bima

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan wellness tourism melalui kampanye perilaku hidup sehat bagi wisatawan nusantara di Destinasi Wisata Kebugaran Lawata Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan focus group discussion yang melibatkan pengelola destinasi, Pokdarwis, wisatawan, pelaku UMKM, serta masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wellness tourism di Lawata memerlukan integrasi antara kampanye perilaku hidup sehat, implementasi prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE), promosi digital, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Penerapan standar kesehatan dan sanitasi yang konsisten terbukti meningkatkan rasa aman, kepuasan, dan loyalitas wisatawan. Selain itu, pemanfaatan media sosial dan edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan wisatawan sekaligus memperkuat citra destinasi wisata sehat. Penelitian ini juga menemukan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem wisata kebugaran yang berkelanjutan. Dengan demikian, Lawata memiliki potensi menjadi model pengembangan wellness tourism berbasis lokal yang kompetitif, sehat, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyana, I. G., & Ananda, P. R. (2024). Strategi kampanye perilaku hidup sehat dalam pengembangan wisata berbasis kesehatan. Jurnal Pariwisata Indonesia, 19(1), 55–68. https://doi.org/10.24843/jpi.2024.v19.i01.p05

Adyana, M. B. (2023). Pengembangan konsep wellness tourism pada kota-kota metropolitan di Indonesia. Jurnal Pesona Pariwisata, 1(2), 144–147. https://doi.org/10.33005/peta.v1i2.39

Amijaya, R., Nugroho, S., & Widodo, T. (2023). Kolaborasi komunitas lokal dalam penerapan protokol kesehatan pada destinasi wisata. Jurnal Kepariwisataan Nusantara, 7(2), 88–101. https://doi.org/10.31294/jkn.v7i2.2023

Aprilia, D., Setiawan, A., & Lestari, P. (2021). Integrasi nilai kesehatan dalam promosi destinasi wisata pascapandemi. Jurnal Komunikasi Pariwisata, 5(1), 33–45. https://doi.org/10.22146/jkp.2021.56789

Diarta, I. K. S. (2023). Implementasi mitigasi kesehatan sebagai strategi peningkatan citra destinasi wisata. Jurnal Destinasi Pariwisata, 11(2), 120–132. https://doi.org/10.24843/jdepar.2023.v11.i02.p04

Ernawati, S., Haryanti, I., & Purnamasari, I. (2023). Strategi pengembangan industri wisata di Kota Bima. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK), 2, 157–162. https://doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023.113

Erawati, N. K., Sugandini, W., & Juliani, M. (2025). Mewujudkan desa wisata sehat melalui adaptasi clean, healthy, safety and environment sustainability pada masyarakat. Jurnal Widya Laksmi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 299–305. https://doi.org/10.59458/jwl.v5i1.120

Fazri, M., Hidayat, R., & Ananda, P. (2025). Strategi pengumpulan data partisipatif dalam pengembangan wisata berbasis kesehatan masyarakat. Jurnal Metodologi Penelitian Sosial, 8(1), 55–68.

Hanifah, R., Nugroho, S., & Setyawan, A. (2022). Pemanfaatan media sosial dalam promosi destinasi wisata berbasis kesehatan pascapandemi. Jurnal Komunikasi Pariwisata, 6(2), 101–114. https://doi.org/10.24843/jkp.2022.v06.i02.p04

Hotasina, C. Y. (2023). Pembelajaran pengembangan destinasi wisata kebugaran di Prov. DIY dan Prov. Bali sebagai potensi produk wisata di ibu kota negara. Journal of Applied Science (JAPPS), 4(1), 22–32. https://doi.org/10.36870/japps.v4i1.315

Idajati, H. (2022). Digitalisasi layanan wisata melalui sistem pembayaran non-tunai berbasis CHSE. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 8(1), 77–90. https://doi.org/10.20473/jhp.v8i1.2022

Ilmi, T. Z., Hasan, R. O., & Poetra, Y. M. (2025). Pendampingan dalam pembuatan paket wisata wellness bagi Pokdarwis Desa Wisata Pulau Tidung Kepulauan Seribu Jakarta. JPEMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 199–210. https://doi.org/10.71456/adc.v3i2.1244

Isnardy, K. E. M., & Wijaya, M. I. (2025). Kajian wellness tourism di RSU Ari Canti Ubud menggunakan social-ecological model. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2817–2826. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.44482

Istacahyani, D., Putra, I. M., & Lestari, P. (2024). Partisipasi masyarakat lokal dalam menjaga kebersihan destinasi wisata berkelanjutan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 9(1), 44–58. https://doi.org/10.31258/jpn.9.1.44-58

Kristanto, T. B. A., & Putri, A. A. (2021). Pengembangan masyarakat berbasis aset sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor wisata kebugaran di Indonesia. Journal of Social Development Studies, 2(2), 43–54. https://doi.org/10.22146/jsds.2272

Kurniawan, L. L. (2018). Promoting Indonesia as a wellness tourism destination. KnE Social Sciences, 3(10). https://doi.org/10.18502/kss.v3i10.3378

Leewellyn, V. S., & Abdillah, F. (2020). Inventarisasi konsep ekosistem pariwisata dalam pengembangan destinasi wisata berkelanjutan: Kasus Waduk Walahar, Kabupaten Karawang. Destinesia Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 1(2), 57–67. https://doi.org/10.31334/jd.v1i2.840

Nawangsari, D., & Rahmatin, L. S. (2022). Implementasi protokol CHSE pada destinasi wisata berbasis masyarakat di Indonesia. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 4(2), 120–132. https://doi.org/10.1234/jpb.v4i2.2022

Nisak, M. A. (2023). Wellness tourism berbasis kearifan lokal sebagai daya tarik wisata di era new normal: Studi kasus pada Desa Wisata Hijau Bilebante Kabupaten Lombok Tengah [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].

Prasiasa, D. P. O. (2023). Pengembangan desa wisata berbasis daya tarik wisata petualangan pada masa pandemi COVID-19 di Bali. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 9(2), 478–490. https://doi.org/10.24843/jumpa.2023.v09.i02.p01

Pratiti, R. W., Putri, M. E., Aritonang, F. N. K., & Pratiwi, W. (2025). Studi peluang dan tantangan dalam pengintegrasian wellness tourism dan budaya lokal. ETNOREFLIKA Jurnal Sosial dan Budaya, 14(1), 103–124. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v14i1.2968

Ranjbar, M., Hosseini, S. M., & Rahimi, F. (2023). Thematic analysis approach in wellness tourism development research. International Journal of Tourism Research, 25(3), 411–425. https://doi.org/10.1002/jtr.2564

Rifai, A., Suryani, N., & Putra, D. (2022). Purposive sampling techniques in qualitative tourism studies. Jurnal Penelitian Pariwisata Indonesia, 6(1), 33–45.

Sandhubaya, G. P., Putra, I. G., & Dewi, N. M. (2021). Tourist satisfaction as mediation variable on revisit intention in CHSE-based tourism destinations. International Journal of Tourism Research, 23(4), 411–423. https://doi.org/10.1002/jtr.2431

Saputro, H. G., Rachmawati, A., & Hadi, P. (2025). Jamu potential as tourism attraction of Sukoharjo, Central Java – A review. TOBA Journal of Tourism Hospitality and Destination, 4(3), 215–222. https://doi.org/10.55123/toba.v4i3.6065

Sari, N. P., Rahmawati, E., & Utama, I. G. (2024). Pengaruh implementasi CHSE terhadap loyalitas wisatawan domestik. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 15(1), 14–27. https://doi.org/10.24843/jpb.2024.v15.i01.p02

Sawitri, N. M., Ardika, I. W., & Suryawan, I. B. (2021). Edukasi perilaku hidup sehat pada destinasi wisata berbasis CHSE. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 89–101. https://doi.org/10.52352/jki.v15i2.2021

Semara, I. M. T., Astawa, I. P., & Yasa, N. N. K. (2022). CHSE certification and tourist trust in post-pandemic tourism recovery. Journal of Tourism Sustainability, 4(3), 145–158. https://doi.org/10.35313/jts.v4i3.2022

Setiawan, A. W., Suryanto, T., & Kusumaningrum, L. (2023). Pemberdayaan wisata kesehatan: Wawasan dan peluang dalam industri kesehatan dan kesejahteraan. Bersama Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 117–124. https://doi.org/10.36355/bsm.v2i2.41

Setiawan, B., Haryanto, T., & Kusuma, R. (2023). Pengaruh citra destinasi berbasis kesehatan terhadap loyalitas wisatawan domestik. Jurnal Manajemen Pariwisata, 11(3), 177–191. https://doi.org/10.24843/jmp.2023.v11.i03.p05

Setini, M., Putra, I. B. U., Wahyuni, N. M., Asih, D., Triandini, E., & Santikayasa, I. P. (2025). Innovative strategy: Utilizing social capital to develop green products. Journal of Project Management, 10(2), 429–440. https://doi.org/10.5267/j.jpm.2024.12.003

Sintaman, K., Hidayat, M., & Suryani, N. (2022). Kesadaran perilaku hidup sehat wisatawan pada destinasi wisata pascapandemi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Pariwisata, 6(2), 90–102. https://doi.org/10.20527/jkmp.v6i2.2022

SJ, R., Wibowo, D., & Prasetyo, A. (2022). Implementasi CHSE dalam meningkatkan kualitas layanan destinasi wisata Indonesia. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 8(2), 120–133. https://doi.org/10.20473/jhp.v8i2.2022

Suharsono, T., Widodo, H., & Rahmawati, D. (2021). Pengawasan protokol kesehatan pada destinasi wisata pascapandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Masyarakat Pariwisata, 5(1), 55–67. https://doi.org/10.20527/jkmp.v5i1.2021

Sujatini, S., Adriani, H., & Susilo, H. (2025). Strategi peningkatan kualitas homestay melalui pendampingan POKDARWIS berbasis CHSE dan kearifan lokal di Desa Wisata Margaluyu. I-Com Indonesian Community Journal, 5(3), 1404–1418. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.7901

Sunaryo, S., Astutiningsih, S., Wahyono, S., & Adani, P. S. (2023). Wellness tourism marketing strategy through social media. Jurnal Analis Kebijakan, 7(1), 87–102. https://doi.org/10.37145/jak.v7i1.614

Suparni, S., Kurniawati, E., & Wahyudi, T. (2025). Stakeholder engagement in community-based wellness tourism development. Jurnal Pengembangan Pariwisata Nusantara, 9(1), 77–91.

Supriadi, A., Mahendra, I. P., & Putri, D. A. (2024). Persepsi wisatawan terhadap aspek kesehatan dan loyalitas kunjungan pada destinasi wisata berbasis CHSE. Journal of Tourism and Destination Studies, 10(1), 66–81. https://doi.org/10.22146/jtds.2024.10.1.66-81

Syafera, R. (2023). Implementasi CHSE dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan di era pascapandemi. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 9(1), 66–79. https://doi.org/10.31258/jpb.9.1.66-79

Umam, C., Yuslistyari, E. I., Asfia, F., Ferial, L., Syamiyah, N., Larasati, C. R., & Aeni, V. N. (2024). Pemberdayaan Pokdarwis Macan Ketawa dalam pengembangan wellness tourism di Desa Wisata Padarincang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(4), 1056–1065. https://doi.org/10.30653/jppm.v9i4.1224

Valeriani, D., Wibawa, D. P., Safitri, R., & Apriyadi, R. (2024). Digital mapping of tourism destinations in Bangka Regency based on the wellness tourism model. Turyzm/Tourism, 34(1), 75–89. https://doi.org/10.18778/0867-5856.34.1.06

Widarini, P. S. I., Wijaya, M., & N, A. M. I. (2022). Wellness and herbal tourism based on local wisdom as an alternative to “new normal” tourism. Jurnal Komunikasi, 14(2), 299–321. https://doi.org/10.24912/jk.v14i2.17568

Witomo, C. M., Harahap, N., & Kurniawan, A. (2020). Nilai manfaat pariwisata ekosistem terumbu karang taman wisata perairan Gita Nada Sekotong Lombok. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 15(2), 169–181. https://doi.org/10.15578/jsekp.v15i2.9234

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Mahfud, & Hanafi. (2026). Strategi Pengembangan Wellness Tourism melalui Kampanye Perilaku Hidup Sehat bagi Wisatawan Nusantara di Destinasi Wisata Kebugaran Lawata Kota Bima. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(5), 1106–1114. https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.2383