Kesenjangan Implementasi Kebijakan Mutu Pendidikan dan Kualitas Sdm Indonesia: Telaah Sistemik Atas Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Mendalam
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.2083Keywords:
Mutu Pendidikan, Kualitas SDM, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran MendalamAbstract
Mutu pendidikan nasional merupakan prasyarat utama pembangunan sumber daya manusia (SDM), namun berbagai indikator menunjukkan bahwa investasi dan reformasi kebijakan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan capaian belajar dan daya saing lulusan. Artikel ini bertujuan mengkaji kesenjangan antara idealisme kebijakan mutu pendidikan, terutama Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Mendalam, dengan realitas input pendidikan dan kapasitas implementasi di satuan pendidikan. Penelitian menggunakan metode integrative literature review dengan analisis dokumen dan analisis tematik terhadap regulasi, laporan resmi, serta publikasi ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, rendahnya capaian PISA dan posisi pembangunan manusia Indonesia mengindikasikan bahwa persoalan mutu tidak dapat dipahami hanya sebagai masalah kurikulum, melainkan sebagai masalah ekosistem pendidikan. Kedua, implementasi pedagogi progresif terhambat oleh ketimpangan input berupa kesejahteraan guru, kompetensi pedagogik, fasilitas pembelajaran, kemiskinan peserta didik, dan beban administrasi. Ketiga, melalui Teori Modal Manusia, Teori Sistem Sosial, dan Teori Implementasi Kebijakan, reformasi pembelajaran hanya akan efektif apabila diikuti penguatan input, lingkungan, dan tata kelola implementasi. Artikel ini menawarkan model sintesis bahwa kualitas SDM merupakan hasil interaksi antara investasi pendidikan, keseimbangan sistem, dan kapasitas eksekusi kebijakan. Implikasi kebijakan menuntut prioritas pada pemerataan fasilitas, perlindungan dan pengembangan profesi guru, penyederhanaan administrasi, serta pembiayaan berbasis kebutuhan satuan pendidikan.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase penduduk miskin Maret 2025 turun menjadi 8,47 persen. BPS.
Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. University of Chicago Press.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Institute for Demographic and Poverty Studies & GREAT Edunesia. (2024). Survei kesejahteraan guru Indonesia. IDEAS dan GREAT Edunesia Dompet Dhuafa.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Naskah Akademik Pembelajaran Mendalam: Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua. Kemendikdasmen.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kemendikbudristek.
Kurniawati, F. N. A. (2022). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1-14.
Madhakomala, R., Hakim, M. A., & Syifauzzuhrah, N. (2022). Problems of education in Indonesia and alternative solutions. International Journal of Business, Law, and Education, 3(2), 135-144.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025). Putusan Nomor 3/PUU-XXII/2024. MKRI.
Murniarti, E., Sirait, S., & Sihotang, H. (2021). Implementation of HOTS-based learning and problem based learning during the pandemic of COVID-19 in SMA Budi Mulia Jakarta. Advances in Social Sciences Research Journal, 8(2), 296-305. https://doi.org/10.14738/assrj.82.9727
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1-13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847
OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Parsons, T. (1951). The social system. Free Press.
Patabang, A., & Murniarti, E. (2021). Analisis kompetensi pedagogik guru pada pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1418-1427. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.584
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Pemerintah Republik Indonesia. (2022). Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Permana, C., Chamidah, D., Suyatno, S., & Renadi, F. (2021). Strategies to improve education quality in Indonesia: A review. Turkish Online Journal of Qualitative Inquiry, 12(3), 1977-1994.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313-6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Schultz, T. W. (1961). Investment in human capital. The American Economic Review, 51(1), 1-17.
Sibagariang, D., Sihotang, H., & Murniarti, E. (2021). Peran guru penggerak dalam pendidikan merdeka belajar di Indonesia. Jurnal Dinamika Pendidikan, 14(2), 88-99.
Siregar, J., Murniarti, E., Sihotang, H., & Rosnawati. (2022). The influence of middle school teacher leadership and students’ interests on learning achievement. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(1), 1339-1350. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i1.1133
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333-339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Suncaka, E. (2023). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Unisan Jurnal, 2(3), 36-49.
United Nations Development Programme. (2025). Human Development Report 2025: A matter of choice: People and possibilities in the age of AI. UNDP.
World Bank. (2025). The World Bank’s updated global poverty lines: Indonesia. World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





