Pembuatan Masterplan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemetaan Potensi Lokal di Desa Bukit Tinggi, Gunungsari, Lombok Barat
DOI:
https://doi.org/10.55681/swarna.v5i9.4375Keywords:
Masterplan, Pengembangan Desa Wisata, Pemetaan Potensi Lokal, Bukit Tinggi, Gunungsari Lombok BaratAbstract
Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi wisata alam yang beragam, namun pengembangannya masih terkendala oleh belum tersedianya dokumen perencanaan terpadu, keterbatasan sarana - prasarana, kapasitas kelembagaan yang belum optimal, serta promosi yang masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun Masterplan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemetaan Potensi Lokal sebagai pedoman pengembangan Desa Wisata Bukit Tinggi, menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan participatory planning melalui tahap persiapan, pelaksanaan (observasi, wawancara, Focus Group Discussion), serta evaluasi dan validasi dokumen bersama Pemerintah Desa dan Pokdarwis. Hasil kegiatan berhasil mengidentifikasi potensi wisata unggulan, menyusun lima zona pengembangan kawasan, serta merumuskan roadmap pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang hingga tahun 2035. Keberhasilan kegiatan didukung oleh komitmen pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat, sementara keterbatasan infrastruktur, SDM, dan pendanaan menjadi tantangan utama yang perlu diatasi secara bertahap melalui implementasi masterplan.
Downloads
References
Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and Practice (4th ed.). Harlow: Pearson Education.
Gunn, C. A., & Var, T. (2002). Tourism Planning: Basics, Concepts, Cases (4th ed.). New York: Routledge.
Handoko, A., & Abma, T. (2026). Pendampingan penyusunan masterplan wisata berbasis partisipatif sebagai upaya penguatan tata kelola desa wisata. Jurnal Abdimas Madani dan Lestari.
Haywood, K. M. (1988). Responsible and responsive tourism planning in the community. Tourism Management, 9(2), 105–118.
Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pengelolaan Desa Wisata Berkelanjutan. Jakarta.
Pemerintah Desa Bukit Tinggi. (2026). Profil Desa Bukit Tinggi Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. (2020). Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 3 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2019–2025.
Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Risdanareni, P., dkk. (2023). Pendampingan penyusunan masterplan desa wisata berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Bangkok: Responsible Ecological Social Tours Project (REST).
Timothy, D. J. (1999). Participatory planning: A view of tourism in Indonesia. Annals of Tourism Research, 26(2), 371–391.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Rispawati, Lale Puspita Kembang, Herawati Khotmi, I Gusti Agung Arista Pradnyani, Nadia Nuril Ferdaus, Mahameru Nur Ikhsan Ramadhan, Emy Husrul Linny

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








