Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Pekunden Berbasis Diversifikasi Produk Wisata dalam Upaya Penguatan Ekonomi Lokal

Authors

  • Muhammad Amir Biky Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Aditya Singgih Raharjo 1Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Anindtya Wanda Permana Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/swarna.v5i8.4059

Keywords:

Buah Naga, Diversifikasi Produk, Identitas Lokal, Produk Wisata, Strategi Pemasaran

Abstract

Kabupaten Banyumas memiliki potensi pengembangan buah naga yang signifikan, salah satunya di Desa Wisata Pekunden (Dewi Denmas). Kebun seluas 4.200 m² yang dikelola Pokdarwis Wisanggeni mampu menghasilkan 450 kg buah naga per bulan. Namun, rendahnya diversifikasi produk, belum terintegrasinya komoditas ke dalam paket wisata, serta terbatasnya pemasaran digital menyebabkan 100–200 kg buah per panen terbuang dan potensi agrowisata belum optimal dalam mendukung perekonomian desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pengolahan buah naga menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti teh celup, dodol, stik, dan es krim buah naga, serta keterampilan memasarkan produk melalui paket wisata dan e-commerce. Metode Participatory Learning and Action (PLA) dengan melibatkan anggota Pokdarwis Desa Pekunden dan masyarakat sekitar di setiap tahapan, mulai dari sosialisasi hingga evaluasi. Program mencakup pelatihan dan penerapan teknologi untuk diversifikasi produk wisata yang ramah lingkungan, dengan menonjolkan identitas lokal sebagai strategi peningkatan daya saing dan perluasan pasar. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong inovasi olahan, memperkuat pengalaman agrowisata, serta mentransformasi promosi desa ke ekosistem digital, guna meningkatkan efisiensi usaha dan nilai tambah ekonomi lokal secara berkelanjutan. Hasil dari pemberdayaan dan pelatihan sebesar 10-100% menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan buah naga, peningkatan pengetahuan umum, peningkatan pengetahuan tentang diversifikasi produk, legalitas, dan nilai tambah produk.Keseluruhan mitra terdorong untuk memasarkan produk melalui e-commerce dan mendukung kegiatan wisata Desa Pekunden melalui produk wisata. Keberlanjutan program diwujudkan melalui pemanfaatan peralatan produksi dan pembentukan kelompok industri olahan buah naga dengan hasil evaluasi berkategori sangat baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Biky, M. A., & Hermawan, A. (2025). Analisis Daya Saing dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kakao Indonesia di Pasar Global. Agroteksos: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 35(1), 01–14. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/agroteksos.v35i1.1283

Deliana, D. (2023). Pengembangan Kampung Nopia Banyumas sebagai Wisata Edutourism. Kaizen: Jurnal Multi Disiplin Ilmu Islam, 1(1), 01–07.

Hutauruk, F. N., Dewi, K., & Siregar, A. Z. (2024). Pentingnya Pembuatan Kemasan Serta Labeling Home Industri Kue Basah dan Kue Kering Kecamatan Medan Selayang. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA, 3(2), 52–58. https://doi.org/https://doi.org/10.52943/ji-somba.v3i2.1679

Kusumadati, W., Lestari, R. W., & Fitriah, U. N. (2025). Pemberdayaan Kelompok Tani Uni Hapakat Melalui Diversifikasi Olahan Buah Naga Bernilai Ekonomi. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(1), 240–247. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.580

Putri, A., Meidiana Rahmah, E., Rifanela, H., Qonita, N. B., & Tawfiqurrohman. (2022). Penerapan Teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) Dalam Menangani Permasalahan Lingkungan di Desa Sukamaju Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(20), 378–385. https://doi.org/10.5281/zenodo.7243114

Setyawati, E., Wibowo, A., Racma, D. F., Widiastuti, R. Y., & Adilla, A. (2024). Peningkatan Pemberdayaan Kampung Wisata Nopia Sebagai Destinasi Wisata Oleh-oleh Khas Banyumas. Jurnal Abdimas Mandiri, 8(2), 195–202. https://doi.org/10.36982/jam.v8i2.4306

Sinaga, B. A. G. , Maqbullah, Aida. , Suthanto, G. R. , Aulia, W. T. , Fadilah, P. S. , Muhaimin, Irfan. , Nurjannah, Dini. , Puspitararas, D. N. , Haryanto, Ronald. , & Najmudin. (2023). Pengembangan Digitalisasi Melalui Branding Wisata Di Desa Wisata Pekunden. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2, 01–14. https://doi.org/https://doi.org/10.30640/abdimas45.v2i1.717

Sudiarti, S., Rusliana, N., Setyoningrum, N. G., Alam, & Syfa, R. H. A. (2025). Pendampingan Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal di Desa Wisata. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(3), 201–209. https://doi.org/10.61231/jp2m.v3i3.379

Sugiarti, R., Aliyah, I., & Yudana, G. (2016). Pengembangan Potensi Desa Wisata Di kabupaten Ngawi. Cakra Wisata: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 17(2), 14–26.

Sultoni, A., Suwandi, S., Andayani, & Sumarwati. (2024). Kearifan Ekologis Masyarakat Banyumas (H. Efriyadi, Ed.). Selat Media Patners.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Biky, M. A., Raharjo, A. S., & Permana, A. W. (2026). Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Pekunden Berbasis Diversifikasi Produk Wisata dalam Upaya Penguatan Ekonomi Lokal. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(8), 2100–2112. https://doi.org/10.55681/swarna.v5i8.4059