Pendampingan Perencanaan dan Desain Bale Pesandekan pada Pura Paibon Pande Capung di Kabupaten Klungkung sebagai Upaya Pelestarian Arsitektur Tradisional Bali

Authors

  • Kadek Putra Santika Narayana Universitas Marwadewa
  • Anak Agung Bagus Bayu Anggawirya Universitas Marwadewa
  • I Putu Ellsa Sarassantika Universitas Marwadewa
  • Bayu Sarahil Setyawan Universitas Marwadewa
  • Kadek Ary Sanjaya Universitas Marwadewa
  • Putu Prama Wijaya Dentha Universitas Marwadewa

DOI:

https://doi.org/10.55681/swarna.v5i9.4014

Keywords:

Bale Pesandekan, Arsitektur Tradisional Bali, Asta Kosala-Kosali, Pengabdian Masyarakat, Pelestarian Budaya

Abstract

Bale Pesandekan merupakan bangunan penunjang pura yang berfungsi sebagai tempat beristirahat dan persiapan upacara bagi pemedek dan pengempon. Pura Paibon Pande Capung di Kabupaten Klungkung menghadapi permasalahan pada Bale Pesandekan eksisting berupa ukuran yang tidak proporsional terhadap luas lahan, ruang penyimpanan gong dan gamelan yang kurang memadai, serta keterbatasan pemahaman mitra terhadap prinsip asta kosala-kosali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan perencanaan dan desain ulang Bale Pesandekan yang selaras dengan kaidah arsitektur tradisional Bali. Metode yang digunakan adalah perancangan arsitektur partisipatif melalui tahapan observasi, survey site, Focus Group Discussion (FGD), penyusunan gambar rancangan, presentasi ke mitra, hingga penyusunan dokumen final. Hasil kegiatan berupa redesain denah yang menyederhanakan dimensi bangunan eksisting (7.475 mm x 4.195 mm) menjadi lebih proporsional (4.900 mm x 5.925 mm), tetap mempertahankan filosofi Tri Angga (bataran, awak, raab), dilengkapi gambar kerja dua dan tiga dimensi serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kegiatan ini memberikan manfaat berupa acuan teknis pembangunan yang jelas, peningkatan pemahaman mitra terhadap perencanaan arsitektur tradisional, serta kontribusi nyata dalam pelestarian warisan budaya Bali.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Strategi pelindungan dan pemajuan kebudayaan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia; 2021.

Putra IBG. Arsitektur tradisional Bali: prinsip, filosofi, dan implementasi kontemporer. Denpasar: Udayana University Press; 2022.

Sukawati T, Putra IMA. Konsep Tri Hita Karana dalam arsitektur tradisional Bali. Denpasar: Pustaka Larasan; 2021.

Wijaya IKA, Suryani NM, Artini NLP. Pelestarian arsitektur tradisional Bali pada bangunan pura di tengah perkembangan modern. J Arsitektur Bali. 2021;5(2):85–94.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Narayana, K. P. S., Anggawirya, A. A. B. B., Sarassantika, I. P. E., Setyawan, B. S., Sanjaya, K. A., & Dentha, P. P. W. (2026). Pendampingan Perencanaan dan Desain Bale Pesandekan pada Pura Paibon Pande Capung di Kabupaten Klungkung sebagai Upaya Pelestarian Arsitektur Tradisional Bali. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(9), 2207–2224. https://doi.org/10.55681/swarna.v5i9.4014