Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Pemetaan Timbulan dan Partisipasi Masyarakat melalui Aksi Bersih Pesisir serta Pelatihan Paving Block di Desa Gunung Sari, Kabupaten Sikka
DOI:
https://doi.org/10.55681/swarna.v5i7.3663Keywords:
Sampah Plastik, Paving Blok, Aksi Bersih Pesisir, Gunung Sari, Kabupaten SikkaAbstract
Permasalahan sampah plastik di wilayah pesisir memerlukan intervensi yang disusun berdasarkan kondisi lokal dan partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan timbulan, komposisi, perilaku penanganan, ketersediaan sarana, hambatan, kebutuhan program, serta kesiapan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik di Desa Gunung Sari, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, sekaligus melaksanakan aksi bersih pesisir dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block. Pendekatan yang digunakan adalah pengabdian berbasis pemetaan partisipatif, pengukuran sampah selama tujuh hari, identifikasi jenis plastik berdasarkan kode resin, observasi lapangan, edukasi, kerja bakti, pemilahan, dan demonstrasi pembuatan paving block. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, dan skor rata-rata skala 1-5. Hasil menunjukkan bahwa kawasan pesisir dipandang sebagai lokasi rawan sampah oleh 78 responden (82,98%). Estimasi sampah plastik harian mencapai 7.542,5 gram dengan rata-rata 81,10 gram per formulir, sedangkan pengukuran berulang tujuh hari mencatat 25.607 gram. HDPE merupakan jenis dominan berdasarkan berat, yaitu 8.505 gram (44,30%). Penggunaan kemasan sachet (skor 3,90) dan kantong plastik belanja (3,70) relatif tinggi, sementara pemisahan plastik dari sampah organik masih rendah (2,24). Pembakaran dilaporkan oleh 78 responden (82,98%); tempat sampah terpilah hanya tersedia bagi 8 responden (8,51%) dan bank sampah bagi 2 responden (2,13%). Meskipun demikian, 80 responden (85,11%) bersedia mengikuti pelatihan daur ulang/paving block dan 81 responden (86,17%) bersedia mengikuti kegiatan bersih lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa program pengabdian sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tetapi keberlanjutannya memerlukan penguatan pemilahan dari sumber, sarana terpilah, bank sampah, pengangkutan rutin, prosedur keselamatan, dan pengujian mutu paving block.
Downloads
References
Badan Standardisasi Nasional. (1996). SNI 03-0691-1996: Bata beton (paving block). Jakarta: BSN.
Geyer, R., Jambeck, J. R., & Law, K. L. (2017). Production, use, and fate of all plastics ever made. Science Advances, 3(7), e1700782. https://doi.org/10.1126/sciadv.1700782
Hopewell, J., Dvorak, R., & Kosior, E. (2009). Plastics recycling: Challenges and opportunities. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 364(1526), 2115-2126. https://doi.org/10.1098/rstb.2008.0311
Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768-771. https://doi.org/10.1126/science.1260352
OECD. (2022). Global Plastics Outlook: Economic Drivers, Environmental Impacts and Policy Options. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/de747aef-en
Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Pemerintah Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Pemerintah Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.
United Nations Environment Programme. (2021). From Pollution to Solution: A Global Assessment of Marine Litter and Plastic Pollution. Nairobi: UNEP.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jonas K.G.D Gobang, Christofel Oktavianus Nobel Pale, Angelinus Vincentius, Barnabas P.P.W Bhokaleba, Guido Roberto Gerun Parera, Maria Imaculata Rume, Erfin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








