Eksperimentasi Metode Demonstrasi dalam Rekonstruksi Pemahaman Fikih Shalat: Studi Kasus Standardisasi Penggunaan Mukena Syar’i di Dusun Bogem
DOI:
https://doi.org/10.55681/swarna.v5i4.2079Keywords:
Metode Demonstrasi, Rekontruksi, Fikih ShalatAbstract
Minimnya pemahaman yang mendalam tentang fikih shalat seringkali berimplikasi pada aspek teknis peribadatan, salah satunya yaitu adanya ketidak sesuaian penggunaan mukena di kalangan jama’ah muslimah yang ada di wilayah dusun Bogem. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara syarat sah shalat menutup aurat secara sempurna dengan praktik budaya berpakaian yang selama ini diwariskan secara turun temurun. Tanpa pemahaman yang persisi mengenai batas aurat ketika melaksanakan ibadah shalat, kualitas ritual shalat menjadi rentan secara hukum fikih. Untuk mengatasi persoalan tersebut, penelitian ini menerapkan eksperimen metode demonstrasi yang di intergrasikan dengan teori belajar sosial. Pendekatan ini dipilih karena efektivitasnya dalam merekonstruksi pemahaman jama’ah melalui proses observasi, imitasi, dan identifikasi perilaku secara langsung. Melalui peragaan praktis, jama’ah tidak hanya menyerap teori secara kognitif, tetapi juga mampu mempraktikkan cara penggunaan mukena yang benar dan sesuai dengan syari’at Islam. Standar utama yang diproyeksikan dalam pendampingan ini merupakan perumusan standar baku penggunaan mukena syar’i yang bersifat adabtif. Inovasi ini bertujuan untuk menyelaraskan antara unsur kearifan lokal dusun Bogem dengan standar hukum Islam dalam menutup aurat. Hasil yang diharapkan berupa panduan praktis yang memastikan bahwa lekuk tubuh dan batas aurat dapat tertutup dengan sempurna tanpa harus menghilangkan identitas budaya setempat. Standarisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah muslimah dusun Bogem, sekaligus menjadi model edukasi fikih aplikatif yang dapat direplikasikan di wilayah lain dengan tantangan serupa. Dengan demikian, kesempurnaan shalat dapat dicapai melalui sinergi antara ilmu agama dan kearifan lokal.
Downloads
References
Ahla, S., & Ashif, A. Z. (2020). Hijab bagi wanita muslimah di era modern. Ijtima’iyya: Jurnal
Pengembangan Masyarakat Islam, 13(1), 89–102.
Aziz, A., Andini, R., & Nadilah, A. (2025). Perkembangan ekonomi Islam dan issue global.
Penerbit Adab.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Cooperrider, D., & Whitney, D. (2005). A positive revolution in change: Appreciative inquiry.
Dalam The Change Handbook: The Definitive Resource on Today’s Best Methods for
Engaging Whole Systems (hlm. 87). Berrett-Koehler Publishers.
Hairidha, H., Iqbal, M., Maryam, M., & Aisyah, A. (2025). Etika berpakaian dalam Islam: Studi
fikih terhadap mahasiswa muslimah dan muslim. Indonesian Journal of Islamic
Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1508–1515.
https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1136
Harahap, N. A. (2018). Faktor-faktor penyebab rendahnya solidaritas sosial keagamaan
masyarakat Dusun II Huta Lambung Kecamatan Angkola Barat [Skripsi/Tesis, Instansi
Terkait].
Kammer-Kerwick, M., Takasaki, K., Kellison, J. B., & Sternberg, J. (2022). Asset-based,
sustainable local economic development: Using community participation to improve
quality of life across rural, small-town, and urban communities. Applied Research in
Quality of Life, 17(5), 3023–3047. https://doi.org/10.1007/s11482-022-10051-1
Koentjaraningrat. (2004). Kebudayaan, mentalitas dan pembangunan. Gramedia Pustaka
Utama.
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. (1993). Building communities from the inside out: A path
toward finding and mobilizing a community's assets. Center for Urban Affairs and Policy
Research.
Mubarok, A. H. (2019). Fiqh idola terjemah Fathul Qarib (Edisi Revisi). Mu’jizat.
Qiaoyu, M., Rosnon, M. R., Amin, S. M., & Sufian Burhan, N. A. (2024). Research on assetbased community development. International Journal of Academic Research in
Economics and Management Sciences, 13(2), 195–209.
https://doi.org/10.6007/ijarems/v13-i2/21330
Rahmanidinie, A., & Faujiah, A. I. (2022). Adaptasi busana muslimah era millenial: Antara
trend dan syariat. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 22(01), 82–95.
Sanjaya, W. (2006). Strategi belajar berorientasi standar proses pendidikan. Kencana Prenada
Media.
Shihab, M. Q. (1992). “Membumikan” Al-Quran: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan
masyarakat. Mizan.
Syafei, I. (2025). Metodologi penelitian pendidikan (N. S. Wahyuni, Ed.). CV Widina Media
Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitrotin Hasanah, Nur Arifah, Salim Ashar, Dita Aprilia , Selia Wasyifa'un

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








