The Education on Diabetes Mellitus Management Through the Use of Drugs and Herbal Medicines in Elderly Chronic Disease Patients at the Samarinda City Community Health Center

Edukasi Tatalaksana Pengendalian Dieabetes Melitus Melalui Penggunaan Obat Dan Obat Herbal Pada Penderita Penyakit Kronis Lansia Di Puskesmas Samarinda Kota

Authors

  • Fransiscus Willy Universitas Mulawarman
  • Muhammad Bastomi Universitas Mulawarman
  • Helmi Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.55681/swarna.v4i12.1758

Keywords:

Diabetes Melitus, Tatalaksana, Obat Konvensional, Obat Herbal

Abstract

Abstract: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (glukosa). Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. DM merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi DM di Indonesia mencapai 10,9%, dengan kecenderungan peningkatan setiap tahunnya. Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Samarinda Kota mengenai pengendalian DM melalui pendekatan farmakologis dan penggunaan obat herbal yang aman dan efektif. Kegiatan ini dengan menggunakan media presentasi dan tanya jawab langsung serta penggunaan leaflet dilakukan dengan metode penyuluhan terhadap 30 responden diabetes melitus yang terdaftar dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Puskesmas Samarinda Kota yang dilakukan pada tanggal 24 September 2025. Bersarakan evaluasi yang telah dilakukan, maka dapat diketahui bawha kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pemahaman responden. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata post-test lebih besar dari pada nilai rata-rata pre-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman pasien terhadap tatalaksana diabetes melitus. Nilai rata-rata pasien sebelum penyuluhan sebesar 63.3, setelah penyuluhan pasien mampu menjawab soal post test dengan nilai rata-rata 78.7.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, Y., Riani, N., & Elviana, N. (2022). Edukasi Pengenalan Obat Herbal untuk Penyakit Diabetes Mellitus di Wilayah Kelurahan Pondok Ranggon. Jurnal Medika Utama, 4(1), 1–8.

Ausubel, D. P. (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Burhan, A., Azwar, M., Marwati, M., Utami, Y. P., Taebe, B., dkk. (2022). Edukasi Pemanfaatan Obat Tradisional dalam Penanganan Penyakit Diabetes Melitus. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar.

Funnell, M. M., et al. (2012). National Standards for Diabetes Self-Management Education and Support. Diabetes Care, 35 (Supplement 1), S101–S108.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Musfiroh, I., Wilar, G., Rosalianti, E., Hadirana, A. A., & Hanifah, Z. S. (2022). Edukasi Tentang Diabetes Melitus dan Pemanfaatan Kayu Manis sebagai Tanaman Obat Antidiabetes Kepada Masyarakat. Journal of Community Development, 3(1), 42–50.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Soegondo, S. (2013). Diabetes Melitus: Diagnosis dan Penatalaksanaan. Jakarta: FKUI.

WHO. (2010). Gender and Health. World Health Organization.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Willy, F., Bastomi, M., & Helmi, H. (2025). The Education on Diabetes Mellitus Management Through the Use of Drugs and Herbal Medicines in Elderly Chronic Disease Patients at the Samarinda City Community Health Center: Edukasi Tatalaksana Pengendalian Dieabetes Melitus Melalui Penggunaan Obat Dan Obat Herbal Pada Penderita Penyakit Kronis Lansia Di Puskesmas Samarinda Kota. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(12), 1136–1143. https://doi.org/10.55681/swarna.v4i12.1758