Regional Economic Development Planning Based on the Agriculture, Forestry, and Fisheries Sectors to Reduce Poverty in the Regencies and Municipalities of West Nusa Tenggara Province, Indonesia (2019–2023)

Authors

  • I Gusti Wayan Astradana Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Hailuddin Universitas Mataram, Indonesia
  • Iwan Harsono Universitas Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/economina.v5i7.3437

Keywords:

Regional Economic Development Planning, Agriculture Sector, Forestry Sector, Fisheries Sector, Poverty Reduction

Abstract

This study is motivated by the substantial contribution of the agriculture, forestry, and fisheries sectors to the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of West Nusa Tenggara (NTB) Province, accounting for approximately 22–23%, which has not been accompanied by a significant reduction in poverty. The study aims to analyze the potential of these three sectors and formulate effective regional economic development strategies to reduce poverty. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews, observations, and document analysis of regional development planning documents. The findings indicate that the potential of the primary sectors has not been optimally utilized due to low value-added activities and limited downstream industrial development. Furthermore, policy implementation is constrained by inadequate infrastructure, limited data availability, and insufficient human resource capacity and technological capability. The recommended strategies include modernizing the primary sectors, strengthening cross-sectoral coordination, and accelerating downstream development to increase value added and improve community income, thereby contributing to sustainable poverty reduction.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, I., Juarini, & Puspitaningrum, D. A. (2020). Analisis potensi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi Kabupaten Pacitan. Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi, 21(1).

Alwi, M., Karismawan, P., & Yudha, I. D. K. (2023). Analisis penentuan prioritas sektor ekonomi dalam pembangunan daerah pada setiap kabupaten penyangga Kota Mataram sebagai pusat pertumbuhan di Pulau Lombok. Journal of Economics and Business, 9(1), 35–49.

Amaliah, R., Mahyuddin, & Fahmid, M. (2019). Kinerja dan peranan sektor pertanian dalam perekonomian. Hasanuddin Journal of Sustainable Agriculture, 1(1).

Arifien, M., Fafurida, & Noekent, V. (2012). Perencanaan pembangunan berbasis pertanian tanaman pangan dalam upaya penanggulangan masalah kemiskinan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(2).

Arsyad, L. (2010). Ekonomi pembangunan (5th ed.). STIE YKPN.

Ashari, M., Wahyunadi, & Hailuddin. (2015). Analisis perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Lombok Utara (Studi kasus perencanaan partisipatif tahun 2009–2013). Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 6(2).

Azra, K. (2024). Analisis sektor unggulan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018–2022. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya, 12(1), 76–92.

Badan Pusat Statistik. (2022). Produk domestik regional bruto Provinsi Nusa Tenggara Barat menurut lapangan usaha 2018–2022. BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Badan Pusat Statistik. (2023a). Nusa Tenggara Barat dalam angka 2023. BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Badan Pusat Statistik. (2023b). Profil kemiskinan di Indonesia Maret 2023. https://www.bps.go.id

Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019–2023. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2014). Agenda pembangunan pasca-2015. Bappenas.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Kementerian PPN/Bappenas.

Departemen Dalam Negeri. (2007). Pedoman umum perencanaan pembangunan daerah. Departemen Dalam Negeri.

Farizia, W. A., Saria, M., & Fattah, M. (2020). Analisis kontribusi dan daya saing ekspor sektor perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Journal of Fisheries and Marine Research, 4(1), 46–52.

Fikri, R., Nurpratiwi, R., & Saleh, C. (2015). Perencanaan pembangunan daerah dalam penanggulangan kemiskinan. Reformasi, 5(2).

Firmansyah, M., Masrun, & Busaini. (2021). Pengembangan industri maritim di Nusa Tenggara Barat (NTB): Peluang dan tantangan. ECOPLAN Journal, 4(2).

Gultom, I. A., Puspa, A. K., Dharmawan, Y. Y., & Subing, A. (2020). Analisis perencanaan sektor pertanian berbasis korporasi. Jurnal Visionist, 9(2).

Harini, R. (2016). Pembangunan wilayah dan perencanaan partisipatif. Gadjah Mada University Press.

Harsono, I. (2024). Pertumbuhan ekonomi wilayah: Teori, kebijakan, dan aplikasinya dalam pembangunan desa. Mega Press Nusantara.

Herdiansyah, H. (2019). Wawancara, observasi, dan focus groups: Sebagai instrumen penggalian data kualitatif (2nd ed.). Rajawali Pers.

Herman, L. E., Dakwah, M. M., Kusmayadi, I., Putri, B. A. E., & Haya, C. F. (2022). Penguatan peran kelompok wirausaha desa menjadi home industri pengolahan hasil hutan bukan kayu. Sangkabira, 2(2).

Hermawan, I. (2012). Analisis eksistensi sektor pertanian terhadap pengurangan kemiskinan. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 28(2), 135–144.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2020). Indeks Desa Membangun (IDM) 2020.

Kementerian Pertanian. (2021). Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020–2024.

Kuncoro, M. (2013). Metode kuantitatif: Teori dan aplikasi untuk bisnis dan ekonomi. UPP STIM YKPN.

Kuncoro, M. (2021). Perencanaan pembangunan: Teori dan aplikasi. UPP STIM YKPN.

Leunufna, J. H. F., Girsang, W., & Matitaputty, I. T. (2022). Strategi pengembangan komoditas unggulan pertanian. AGRILAN: Jurnal Agribisnis Kepulauan, 10(3).

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (39th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Mubyarto. (2000). Ekonomi rakyat: Sebuah jalan baru pembangunan Indonesia. LP3ES.

Mukhtar, & Jannah, W. (2018). Program hutan kemasyarakatan berbasis kearifan lokal. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(1).

Nugroho, R. (2017). Public policy: Dinamika kebijakan, analisis kebijakan, manajemen kebijakan. Elex Media Komputindo.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2021). Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang RPJMD Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019–2023.

Perdana, B. C., Baharsyah, S., Syahputra, M. R., & Danu, R. A. D. (2021). Analisis pengelolaan hutan kemasyarakatan. Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(1).

Permana, Y. (2019). Perencanaan pembangunan daerah. UNP Press.

Permatasari, N., Priyarsono, D. S., & Rifin, A. (2016). Perencanaan pembangunan ekonomi wilayah berbasis pertanian. Jurnal Agribisnis Indonesia, 4(1), 27–42.

Riyadi, A., & Andri, K. B. (2015). Analisis kinerja sektor pertanian. Agrise, 15(2), 94–100.

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2009). Perencanaan dan pengembangan wilayah. Crestpent Press & Yayasan Obor Indonesia.

Saragih, B. (2010). Revitalisasi pertanian, perdesaan, dan pengembangan agribisnis. Kompas.

Sihombing, A. O., & Bangun, R. H. (2019). Analisis korelasi sektor pertanian terhadap kemiskinan di Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 7(2).

Silaban, L. R., & Sugiharto. (2016). Usaha pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 4(2), 196–210.

Sudaryanto, T., & Rusastra, I. W. (2006). Kebijakan strategis usaha pertanian. Jurnal Litbang Pertanian, 25(4).

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kualitatif (7th ed.). Alfabeta.

Sumodiningrat, G. (2001). Membangun perekonomian rakyat berbasis kelembagaan. Pustaka Pelajar.

Suryani, F. A., & Atmika, I. M. (2024). Analisis kinerja sektor pertanian di Kabupaten Bangli. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP), 5(1).

Tambunan, T. T. H. (2001). Perekonomian Indonesia: Teori dan temuan empiris. Ghalia Indonesia.

Tanjung, G. S., Pujiyanto, M. A., Farichah, L., & Anggraini, F. E. (2022). Potensi sektor pertanian dalam prioritas pembangunan ekonomi. Cemara, 19(2).

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Pembangunan ekonomi (11th ed., A. R. Supit, Trans.). Erlangga.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic development (13th ed.). Pearson.

Ufitri, A. N., & Puspitasari, A. Y. (2022). Analisis sektor ekonomi potensial sebagai arahan pembangunan wilayah. Jurnal Kajian Ruang, 2(2), 134–145.

Valentino, G. I. A. K., & Juwita, A. H. (2023). Analisis potensi ekonomi dan pengaruhnya terhadap PAD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 8(1).

Wahyudi, W. W., Priyarsono, D. S., & Rifin, A. (2014). Perencanaan pembangunan ekonomi wilayah berbasis sektor unggulan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 2(2), 159–176.

Wahyuni, L., & Shaliza, F. (2021). Evaluasi kebijakan program tanaman pangan dan hortikultura. Jurnal Niara, 14(2).

Wilandari, S., Sinaga, W. H., & Nuraini, Y. (2020). Kajian potensi sumber daya perikanan di Kecamatan Ampenan. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 14(1).

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Astradana, I. G. W., Hailuddin, H., & Harsono, I. (2026). Regional Economic Development Planning Based on the Agriculture, Forestry, and Fisheries Sectors to Reduce Poverty in the Regencies and Municipalities of West Nusa Tenggara Province, Indonesia (2019–2023). JURNAL ECONOMINA, 5(7), 3870–3889. https://doi.org/10.55681/economina.v5i7.3437