Ketimpangan Digital dalam Akses Ekonomi: Analisis Kualitatif pada Masyarakat Perkotaan dan Pedesaan

Authors

  • Sandi Ferdiansah Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/economina.v5i3.1917

Keywords:

Ketimpangan Digital, Akses Ekonomi, Masyarakat Perkotaan dan Perdesaan

Abstract

Ketimpangan digital menjadi isu krusial dalam pembangunan ekonomi modern, khususnya dalam konteks perbedaan akses antara masyarakat perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana ketimpangan akses teknologi digital memengaruhi peluang ekonomi masyarakat di dua wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan strategi studi fenomenologi, melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku ekonomi di wilayah perkotaan dan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat perkotaan memiliki akses yang lebih baik terhadap infrastruktur digital, literasi teknologi, serta peluang ekonomi berbasis digital seperti e-commerce dan layanan keuangan digital. Sebaliknya, masyarakat pedesaan masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan jaringan internet, rendahnya literasi digital, serta minimnya dukungan infrastruktur dan kebijakan. Ketimpangan ini berdampak pada perbedaan signifikan dalam kemampuan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Selain itu, ditemukan bahwa faktor sosial, pendidikan, dan dukungan pemerintah turut memengaruhi tingkat adopsi teknologi di kedua wilayah. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan untuk mengurangi kesenjangan digital, seperti peningkatan infrastruktur, pelatihan literasi digital, dan pemerataan akses teknologi. Dengan demikian, upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan di seluruh lapisan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, R. (2019). Pengembangan ekonomi digital berbasis potensi lokal. Jurnal Ekonomi Daerah, 7(2), 88–99.

Firmansyah, D. (2019). Kolaborasi dalam pengembangan ekonomi digital. Jurnal Kebijakan Publik, 10(1), 45–56.

Hidayat, T. (2019). Digitalisasi dan produktivitas usaha kecil. Jurnal Manajemen Indonesia, 19(2), 120–130.

Kurniawan, A. (2019). Faktor demografi dalam adopsi teknologi digital. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 67–78.

Lestari, D., & Handayani, S. (2019). Pendidikan dan literasi digital masyarakat. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 140–150.

Nugroho, Y. (2019). Inklusi keuangan digital di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 23(3), 210–220.

Prasetyo, B., & Utami, P. (2019). Kesenjangan ekonomi wilayah perkotaan dan pedesaan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 17(1), 55–66.

Putra, A., & Santoso, B. (2019). Ketimpangan digital dan dampaknya terhadap ekonomi. Jurnal Ekonomi Digital, 3(1), 1–12.

Rahman, F., & Dewi, S. (2019). Akses teknologi di wilayah pedesaan. Jurnal Teknologi Informasi, 5(2), 89–98.

Santoso, B. (2019). Ketimpangan pendapatan dalam era digital. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 12(2), 134–145.

Sari, M. (2019). Literasi digital masyarakat Indonesia. Jurnal Komunikasi, 10(1), 23–34.

Utami, P. (2019). Evaluasi kebijakan pembangunan digital. Jurnal Administrasi Publik, 9(1), 77–88.

Wibowo, S. (2019). Adopsi teknologi pada UMKM. Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 14(2), 101–112.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Hidayat, R., & Firmansyah, D. (2021). Ketimpangan akses digital dan implikasinya terhadap pembangunan ekonomi inklusif. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 22(1), 45–60.

Lestari, D. (2023). Literasi digital dan kesenjangan sosial di Indonesia. Jurnal Sosiologi Nusantara, 9(2), 112–126.

Pratama, A. (2021). Infrastruktur digital dan kesenjangan wilayah di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Pembangunan, 6(1), 33–47.

Rahmawati, I., & Hidayat, T. (2023). Analisis literasi digital masyarakat pedesaan dalam menghadapi ekonomi digital. Jurnal Komunikasi dan Media, 7(2), 78–90.

Sari, M., & Nugroho, Y. (2022). Transformasi ekonomi digital dan tantangan kesenjangan akses. Jurnal Ekonomi Digital Indonesia, 4(1), 1–14.

Utami, P., & Kurniawan, B. (2022). Evaluasi program desa digital di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 13(2), 95–110.

Wibowo, S. (2022). Adopsi teknologi digital pada UMKM perkotaan dan pedesaan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(1), 55–70.

Downloads

Published

2026-03-29

How to Cite

Ferdiansah, S. (2026). Ketimpangan Digital dalam Akses Ekonomi: Analisis Kualitatif pada Masyarakat Perkotaan dan Pedesaan. JURNAL ECONOMINA, 5(3), 572–578. https://doi.org/10.55681/economina.v5i3.1917