Strategi Pengembangan Pupuk Organik Cair Berbasis Inokulum Bakteri untuk Pertanian Berkelanjutan di Indonesia

Authors

  • Auliya Safitri Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Taslim Sjah Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Ketut Budastra Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/economina.v5i1.1821

Keywords:

Pupuk hayati, pupuk organik cair, pertanian berkelanjutan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pupuk organik
cair (POC) berbasis inokulum bakteri melalui pendekatan Systematic Literature
Review (SLR). Metode yang digunakan adalah SLR dengan protokol PRISMA,
menganalisis 16 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2017 dan 2024 dari
berbagai database akademik nasional dan internasional. Hasil analisis
menunjukkan bahwa strategi pengembangan POC berbasis inokulum bakteri
mencakup lima aspek utama: optimalisasi formulasi menggunakan sampah organik
sebagai bahan baku, inokulasi Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR),
integrasi dengan sistem pertanian berkelanjutan, pengembangan kapasitas petani,
dan inovasi teknologi formulasi. Biofertilizer berbasis PGPR telah terbukti mampu
mengurangi penggunaan pupuk mineral sebesar 20-40% tanpa mengurangi hasil
panen secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas nutrisi tanaman.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan POC berbasis inokulum
bakteri memiliki potensi besar untuk mendukung pertanian berkelanjutan di
Indonesia, namun masih menghadapi kendala biologis, teknis, regulasi, lapangan,
dan finansial. Disarankan penguatan kolaborasi antara akademisi, industri, dan
pemerintah untuk mendorong adopsi biofertilizer yang lebih luas dalam sistem
pertanian nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allouzi, M. M. A., Allouzi, S. M. A., Keng, Z. X., Supramaniam, C. V., & Singh, A. (2022). Liquid biofertilizers as a sustainable solution for agriculture. Heliyon, 8(12), e12609. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e12609

Aloo, B. N., Tripathi, V., Makumba, B. A., & Mbega, E. R. (2022). Plant growthpromoting rhizobacterial biofertilizers for crop production: The past, present, and future. Frontiers in Plant Science, 13, 1002448. https://doi.org/10.3389/ fpls.2022.1002448

Basu, A., Prasad, P., Das, S. N., Kalam, S., Sayyed, R. Z., Reddy, M. S., & Enshasy, H. E. (2021). Plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) as green bioinoculants: Recent developments, constraints, and prospects. Sustainability, 13(3), 1-20. https://doi.org/10.3390/su13031140

Busyra, R. G. (2022). Dampak penggunaan jenis pupuk terhadap pendapatan petani padi sawah di Kabupaten Batanghari. Jurnal MeA (Media Agribisnis), 7(2), 124. https://doi.org/10.33087/mea.v7i2.137

Dewi, M., Kandar, M., & Rahmawati, N. (2024). Aplikasi teknologi pembuatan pupuk organik dan pupuk hayati (biofertilizer) sebagai upaya pemanfaatan limbah dan produksi pertanian yang berkelanjutan. JAI: Jurnal Abdimas Indonesia.

Fadiji, A. E., Xiong, C., Egidi, E., & Singh, B. K. (2024). Formulation challenges associated with microbial biofertilizers in sustainable agriculture and paths forward. Journal of Sustainable Agriculture and Environment, 3(3). https:// doi.org/10.1002/sae2.70006

Fajri, H. N., Suprapto, A., & Jannah, E. N. (2023). Application bamboo root PGPR and concentration of liquid organic fertilizer to growth and yield of (Vigna radiata L. R. Wilczek. var. vima-2). Jurnal Agrium.

Fauziah, N. O., Rusdiono, N. N., Simarmata, T., & Fitriatin, B. N. (2022). Media produksi massal pupuk hayati penambat N Azotobacter sp. dari rizosfer di Indonesia. Jurnal Budidaya Pertanian, 18(1). https://doi.org/10.30598/ jbdp.2022.18.1.13

Ika Hariyanto Putra, B. W. R., & Ratnawati, R. (2019). Pembuatan pupuk organik cair dari limbah buah dengan penambahan bioaktivator EM4. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan.

kiz, B., Dasgan, H. Y., & Gruda, N. S. (2024). Utilizing the power of plant growth promoting rhizobacteria on reducing mineral fertilizer, improved yield, and nutritional quality of Batavia lettuce in a floating culture. Scientific Reports, 14(1). https://doi.org/10.1038/s41598-024-51818-w

Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for performing systematic literature reviews in software engineering (EBSE Technical Report EBSE-2007-01). Keele University and Durham University.

Kumar, S., Diksha, Sindhu, S. S., & Kumar, R. (2022). Biofertilizers: An ecofriendly technology for nutrient recycling and environmental sustainability. Current Research in Microbial

Nurmastiti, A., Setyowati, R., & Nissa, Z. N. A. (2023). Motivasi petani dalam pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik di Kabupaten Karanganyar. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis), 8(3), 259-269. https://doi.org/ 10.37149/jia.v8i3.655

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., ... Moher, D. (2021). The PRISMA 2021 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https:// doi.org/10.1136/bmj.n71

Prabewi, N., Hartati, P., & Fauzi, M. N. (2022). Perbedaan waktu fermentasi menggunakan fermentator PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobakteri) akar bambu untuk pembuatan pupuk organik cair (POC) urine sapi kandungan nutrisi tinggi. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu. http:// jurnal.polbangtanyoma.ac.id/index.php/jppt

Rahman Cemda, A., Pirngadi, S., & Fadhly Siregar, A. (2024). The income analysis of organic and non-organic rice farmer at Perbaungan Sub-District Serdang Bedagai District. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 1830-1842.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Safitri, A., Sjah, T., & Budastra, K. (2026). Strategi Pengembangan Pupuk Organik Cair Berbasis Inokulum Bakteri untuk Pertanian Berkelanjutan di Indonesia. JURNAL ECONOMINA, 5(1), 500–515. https://doi.org/10.55681/economina.v5i1.1821