Analisis Sinergi Kolaboratif antara Petani, Industri Pengolahan, dan Distributor dalam Rantai Nilai Agribisnis untuk Meningkatkan Daya Saing Komoditas Kopi

Authors

  • Riswanda Sukma Hanifa Sukma Hanifa Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Taslim Sjah
  • Ketut Budastra

DOI:

https://doi.org/10.55681/economina.v5i1.1820

Keywords:

Rantai nilai kopi, kolaborasi agribisnis, kemitraan petani dan industri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang Rantai nilai kopi Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan utama, sehingga kondisi tersebut menyebabkan rendahnya nilai tambah yang diterima petani, tidak meratanya distribusi manfaat ekonomi, serta lemahnya daya saing kopi Indonesia di pasar global. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, dinamika, dan faktor penentu keberhasilan kolaborasi antar pelaku utama dalam rantai nilai agribisnis kopi di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis publikasi nasional dalam rentang 2015-2025, sebanyak 24 sumber ilmiah yang relevan dianalisis untuk memetakan hubungan antara petani, pengolah, dan distributor, serta untuk memahami bagaimana kolaborasi dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing kopi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa rantai nilai kopi Indonesia masih ditandai oleh panjangnya jalur distribusi, dominasi pelaku hilir, dan keterbatasan kapasitas petani yang menyebabkan rendahnya nilai tambah yang diterima di tingkat hulu. Berbagai model kemitraan, contract farming, penguatan koperasi, kolaborasi industri lokal, hingga integrasi agro-pariwisata terbukti mampu meningkatkan efisiensi pemasaran, kualitas produk, serta pendapatan petani. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antarpelaku agribisnis merupakan kunci untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia. Implikasi praktis mencakup perlunya penguatan kontrak kemitraan, peningkatan kemampuan pascapanen, dan pengembangan sistem informasi pasar. Dari sisi kebijakan, pemerintah perlu memfasilitasi inovasi model kemitraan serta memperluas akses pembiayaan dan infrastruktur pendukung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, A., Widiyanesti, S., Wulansari, P., Nurhazizah, E., Dewi, A. S., Rahadian, D., Ramadhani, D. P., Hakim, M. N., & Tyasamesi, P. (2023). Blockchain traceability model in the coffee industry. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 9(1), 100008. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2023.100008

Basri, M. H., Fariyanti, A., & Suharno, S. (2024). Kemitraan terhadap Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Kopi Robusta di Provinsi Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 24(3), 386–394. https://doi.org/10.25181/jppt.v24i3.3494

BPS. (2024). Statistik kopi Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik. https:// www.bps.go.id/id/publication/2024/11/29/d748d9bf594118fe112fc51e/statistikkopi-indonesia-2023.html

Canada, T. C. B. of. (2018). An Analysis of the Global Value Chain for Indonesian Coffee Exports (Issue january).

Chandra, L.Y.K., Linggarweni, B.I., & Novida, S. (2023). Analisis Pendapatan Usaha Kopi Bubuk Arabika di Desa Sajang (Sembalun). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis.

Debra, M. (2025). Rantai Nilai Kopi Robusta pada Kelompok Tani Ngudi Rahayu XI Desa Kebondalem , Kecamatan Jambu , Kabupaten Semarang The Robusta Coffee Value Chain in the Ngudi Rahayu XI Farmer Group in Kebondalem Village , Jambu Subdistrict , Semarang Regency. 18(2), 297–306.

Fadillah, A., Indrawan, D., & Achsani, N. A. (2019). Indonesian Coffee in The Global Value Chain: The Comparison of Global Partnership Sustainability Standards Implementation. Jurnal Manajemen Dan Agribisnis, 16(2), 191–198. https://doi.org/ 10.17358/jma.16.2.191

Ilham, M. (2022). Kemitraan CV Bumi Kopi dengan petani kopi di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Sosial Dan Humaniora (JSU), 11(2), 77–88.

Ismail, F., & Nursalam. (2020). Panduan Sistematis Literatur Review dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora, 9(2), 121–132.

Kembaren, E. T. (2021). Analisis Nilai Tambah Proses Pengolahan Kopi Arabika Gayo pada Kabupaten Centra Produksi di Aceh. Agrimor, 6(2), 65–69. https://doi.org/ 10.32938/ag.v6i2.1316

Kirana, S., & Karyani, T. (2017). Nilai Tambah Rantai Pasok Kopi pada Koperasi Produsen Kopi Margamulya di Kecamatan Pengalengan Kabupaten Bandung: Komparasi Antara Petani dan Pengolah Kopi. Open Journal System Universitas Bengkulu, 16(2), 165–176. https://www.google.com/url? sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiJzvjF5P zgAhW67HMBHRE5CjoQFjAAegQIABAC&url=https%3A%2F%2Fejournal.unib.ac.id% 2Findex.php%2Fagrisep%2Farticle%2Fdownload%2F3031%2F1519&usg=AOvVaw2 hZa9S9uPRUZ7LQn2wPJk

Kurniatun, E. (2023). Strategy of Kopi Sembalun Agro-tourism (Study in Sembalun Village, East Lombok Regency, NTB). International Journal of Agribusiness Studies.

arasati, N., Supriatna, A., & Rahmawati, D. (2024). The role of multidimensional perceived value, trust, and commitment to achieve collaboration in West Java agribusiness. Jurnal Manajemen Agribisnis Indonesia, 12(1), 55–67.

Mabrukah, L. S., Prasmatiwi, F. E., & Firdasari. (2025). Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Mitra dan Non Mitra di Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu Agribisnis, 12(1), 113–120.

Nainggolan, S. A. K. R. I., Suprehatin, & Muflikh, Y. N. (2024). POLA DAN PERSEPSI PETANI KOPI TERHADAP KEMITRAAN DI KABUPATEN DAIRI. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(2), 398–412. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/ jai.2024.12.2.398-412

Noer, I., & Handayani, S. (2023). Jaringan Rantai Pasok Kopi Biji (Studi Kasus pada Sentra Produksi Kopi Kabupaten Lampung Barat). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(2), 262–271.

Nugroho, A. (2021). Metodologi Kajian Literatur untuk Pengembangan Konsep Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. Jurnal Pengembangan Agribisnis Indonesia, 19(3), 45–57.

Pranata, R. (2017). Analisis rantai nilai kopi untuk meningkatkan nilai tambah pada petani di Indonesia. Jurnal Administrasi Bisnis (UNPAR), 13(2), 145–158.

Rodiaminollah, M. (2023). Pembangunan Sektor Pertanian Dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi. IQTISODINA, 6(1), 49–55.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Terbaru)

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Sukma Hanifa, R. S. H., Sjah, T., & Budastra, K. (2026). Analisis Sinergi Kolaboratif antara Petani, Industri Pengolahan, dan Distributor dalam Rantai Nilai Agribisnis untuk Meningkatkan Daya Saing Komoditas Kopi. JURNAL ECONOMINA, 5(1), 487–499. https://doi.org/10.55681/economina.v5i1.1820