Pengaruh Iklim Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Profesionalisme Guru di MTs Negeri 2 Medan
Keywords:
Iklim Organisasi, Kepuasan Kerja, Profesionalisme GuruAbstract
Profesionalisme guru merupakan salah satu faktor penting dalam menjamin kualitas pembelajaran, namun masih dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja dan tingkat kepuasan guru terhadap pekerjaannya. Iklim organisasi yang kurang kondusif dan kepuasan kerja yang rendah dapat menghambat pengembangan profesionalisme secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh iklim organisasi dan kepuasan kerja terhadap profesionalisme guru di MTs Negeri 2 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 75 guru yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis melalui korelasi, regresi, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi memberikan kontribusi sebesar 15,51% terhadap profesionalisme guru, sedangkan kepuasan kerja sebesar 22,74%. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 30,8% variasi profesionalisme guru. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan iklim organisasi yang suportif dan peningkatan kepuasan kerja sebagai strategi untuk mendorong profesionalisme guru secara berkelanjutan.
Downloads
References
Blau, P. M. (1964). Exchange and power in social life. Wiley.
Bogler, R. (2001). The influence of leadership style on teacher job satisfaction. Educational Administration Quarterly, 37(5).
Collie, R. J., Shapka, J. D., & Perry, N. E. (2012). School climate and social-emotional learning: Predicting teacher stress, job satisfaction, and teaching efficacy. Journal of Educational Psychology, 104(4), 1189–1204.
Fullan, M. (2020). Leading in a culture of change (2nd ed.). Jossey-Bass.
Hargreaves, A., & Fullan, M. (2012). Professional capital: Transforming teaching in every school. Teachers College Press.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational administration: Theory, research, and practice (9th ed.). McGraw-Hill.
Hoy, W. K., & Tarter, C. J. (1997). The road to open and healthy schools. Corwin Press.
Jaya, I. (2020). Penerapan statistik untuk penelitian pendidikan (Edisi ke-2). Prenadamedia Group.
Kurniawan, A., Harijanto, S., & Wulandari, F. (2025). Increasing teachers’ commitment to the organization through strengthening self-efficacy, organizational climate and job satisfaction. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA.
Litwin, G. H., & Stringer, R. A. (1968). Motivation and organizational climate. Harvard University Press.
Louis, K. S., & Marks, H. M. (1998). Does professional community affect the classroom? American Journal of Education, 106(4).
Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif (Edisi ke-3). Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Mulyasa, E. (2013). Uji kompetensi dan penilaian kinerja guru. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2020). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Nabila, S., Aisy, I., Audi, L. N., Irma, A., & Revita, R. (2025). Peran profesionalisme guru dalam mengelola kelas dengan baik: Kunci sukses pembelajaran efektif. GURUKU: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 3(3), 34–47. https://doi.org/10.59061/guruku.v3i3.1052
OECD. (2019). TALIS 2018 results (Volume I): Teachers and school leaders as lifelong learners. OECD Publishing.
Priansa, D. J. (2018). Perencanaan dan pengembangan SDM. Alfabeta.
Riduwan. (2020). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2023). Organizational behavior (19th ed.). Pearson.
Saragih, I. S., & Suhendro, D. (2020). Pengaruh iklim organisasi sekolah, budaya kerja guru, dan kepuasan kerja terhadap komitmen kerja guru. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 8(1).
Schein, E. H., & Schein, P. (2017). Organizational culture and leadership (5th ed.). Wiley.
Senge, P. M. (2006). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization (Rev. ed.). Doubleday.
Soe, H. Y., & Alegado, P. J. (2024). School organisational climate and job satisfaction among special education teachers. International Journal of Special Education, 39(1).
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sun, W., Liu, X., Liu, Y., Ding, S., Jiang, Y., & Lv, Z. (2024). The relationship between school organizational climate and teachers’ organizational citizenship behaviors: The mediating role of teaching efficacy and moderating role of optimistic traits. Behavioral Sciences, 14(12).
Sutrisno, E. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Thoonen, E. E. J., Sleegers, P. J. C., Oort, F. J., Peetsma, T. T. D., & Geijsel, F. P. (2011). How to improve teaching practices: The role of teacher motivation, organizational factors, and leadership practices. Educational Administration Quarterly, 47(3).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Wijaya, C., Suhardi, & Amiruddin. (2023). Manajemen pengembangan kompetensi guru. UMSU Press.
Zikrayati, Z., Usman, N., & Murniati, A. R. (2025). Organizational climate transformation and emerging implications for teacher job satisfaction. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





