Hubungan Antara Faktor Sosio-Demografi dan Faktor Lingkungan Serta Perilaku dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Simalingkar

Authors

  • Heriaty Brutu Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia
  • Susanti Br Perangin-angin2 Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia
  • Erba Kalto Manik3 Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia
  • Jernita Sinaga4 Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia
  • Marina Br Karo Poltekkes Kemenkes Medan, Indonesia

Keywords:

Diare, Balita, Cuci Tangan Pakai Sabun, Umur Ibu, Sanitasi Lingkungan

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan pada balita di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Simalingkar. Berbagai faktor karakteristik ibu, kondisi sanitasi, dan perilaku kesehatan diduga berperan terhadap kejadian diare sehingga perlu dikaji untuk mendukung upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan umur ibu, umur balita, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, sarana jamban keluarga, pengelolaan sampah, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan perilaku ibu dengan kejadian diare pada balita. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel 124 ibu yang memiliki balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu (p=0,000; OR=0,159; 95%CI=0,067–0,378) dan kebiasaan CTPS (p=0,000; OR=0,192; 95%CI=0,078–0,471) berhubungan signifikan dengan kejadian diare. Sementara itu, umur balita, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, sarana jamban keluarga, pengelolaan sampah, dan perilaku ibu tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05). Disimpulkan bahwa peningkatan praktik CTPS serta edukasi kesehatan terutama pada ibu usia muda perlu diprioritaskan sebagai strategi pencegahan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simalingkar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dharmayanti, I., et al. (2026). Beyond access to sanitation services: How maternal education moderates childhood diarrhea risk in Indonesia's multilevel context. Journal of Research in Health Sciences, 26(1), e00670.

Soelaeman, M. F., Cathleen, F., & Lieana, C. (2023). Risk Factor of Child Diarrhea in Indonesia: A Systematic Review. Cermin Dunia Kedokteran, 50(11), 632–636.

World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease.

World Health Organization. (2023). Water, sanitation and hygiene interventions to prevent diarrhoea.

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Bahl, R., & Caulfield, L. E. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X

Freeman, M. C., Jenkins, M. E., Coffin, K., & Pickering, A. J. (2017). Integrating the WASH and nutrition sectors for improved child health: A review of the evidence. Journal of Water Sanitation and Hygiene for Development, 7(1), 1–13.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Luby, S. P., Rahman, M., Arnold, B. F., Unicomb, L., Ashraf, S., Winch, P. J., & Colford, J. M. (2020). Effects of water quality, sanitation, handwashing, and nutritional interventions on diarrhoea and child growth in rural Bangladesh: A cluster-randomised controlled trial. The Lancet Global Health, 6(3), e302–e315.

Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prüss-Ustün, A., Wolf, J., Bartram, J., Clasen, T., Cumming, O., Freeman, M., & Zumbrunn, T. (2019). Association between water, sanitation and hygiene and childhood diarrhoea: A systematic review and meta-analysis. Tropical Medicine & International Health, 24(1), 2–16.

Supariyah, S., Hadyan, R. F., & Wirjatmadi, B. (2019). Faktor risiko kejadian diare pada balita di Indonesia: Analisis data Riskesdas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 123–132.

WHO. (2022). Diarrhoeal disease: Key facts. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease

WHO, & UNICEF. (2023). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000–2022: Special focus on gender. Geneva: World Health Organization & United Nations Children’s Fund.

Wolf, J., Prüss-Ustün, A., Cumming, O., Bartram, J., Bonjour, S., & Cairncross, S. (2018). Assessing the impact of drinking water and sanitation on diarrhoeal disease in low- and middle-income settings: Systematic review and meta-regression. Tropical Medicine & International Health, 23(1), 2–13.

Wulandari, D. A., & Thahir, A. (2020). Hubungan faktor ibu dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(3), 210–218

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Brutu, H., Susanti Br Perangin-angin2, Erba Kalto Manik3, Jernita Sinaga4, & Marina Br Karo. (2026). Hubungan Antara Faktor Sosio-Demografi dan Faktor Lingkungan Serta Perilaku dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Simalingkar . ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(8), 3702–3711. Retrieved from https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada/article/view/3303