Pembelajaran Tari Berbasis Blended Learning pada Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Keywords:
Blended Learning, Pembelajaran Tari, Tari Banus, EkstrakurikulerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi blended learning dalam pembelajaran tari pada siswa SMP yang mengikuti program ekstrakurikuler tari di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Pembelajaran tari tidak hanya berfungsi sebagai praktik artistik, tetapi juga menjadi media untuk menjaga keterhubungan siswa dengan budaya Indonesia di lingkungan multikultural. Penelitian ini berfokus pada proses pembelajaran Tari Banus, yaitu materi tari yang dikembangkan melalui integrasi kosakata gerak tradisional Jawa Barat dan ekspresi tari kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model blended learning diterapkan melalui enam tahapan utama. Model ini memungkinkan siswa untuk belajar secara fleksibel, berlatih secara mandiri, dan memperoleh koreksi langsung dalam sesi tatap muka yang terbatas. Siswa mengalami beberapa kendala dalam proses pembelajaran. Namun, integrasi pembelajaran daring dan luring mendukung perkembangan penguasaan gerak, partisipasi, dan motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa blended learning dapat menjadi model pembelajaran tari yang relevan secara kontekstual dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya pada sekolah Indonesia di luar negeri yang menghadapi keterbatasan geografis dan sumber daya.
Downloads
References
Adipat, S. (2021). Why web-conferencing matters: Rescuing education in the time of COVID-19 pandemic crisis. Frontiers in Education, 6, Article 752522. https://doi.org/10.3389/feduc.2021.752522
Adzhari, D. G. (2024). Implementasi metode pembelajaran seni tari berbasis kolaborasi pada siswa kelas XI di SMA Negeri 9 Kota Semarang [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Aprilianty, T. S., Kasmahidayat, Y., & Badaruddin, S. (2024). Tari Tokecang sebagai media alternatif dalam mengembangkan karakter anak usia dini. Gesture: Jurnal Seni Tari, 13(2), 196–208.
Badaruddin, S., & Firdaus, I. (2025). Model inquiry based learning dalam pembelajaran tari untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Gesture: Jurnal Seni Tari, 14(1), 107–123. https://doi.org/10.24114/gjst.v14i1.65296
Badaruddin, S., Masunah, J., & Milyartini, R. (2023). Two cases of dance composition learning using technology in dance education study program in Indonesia. In Proceedings of the Fifth International Conference on Arts and Design Education (ICADE 2022) (pp. 549–561). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-100-5_70
Bond, M., & Bedenlier, S. (2019). Facilitating student engagement through educational technology: Towards a conceptual framework. Journal of Interactive Media in Education, 2019(1), Article 11. https://doi.org/10.5334/jime.528
Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Shearer, T., Walkem, K., Young, S., Bywaters, D., & Walker, K. (2020). Purposive sampling: Complex or simple? Research case examples. Journal of Research in Nursing, 25(8), 652–661. https://doi.org/10.1177/1744987120927206
Firdaus, I., Badaruddin, S., & Zahid, M. F. A. M. (2025). The use of audio visual-media in teaching dance to enhance student engagement in secondary school. Journal of Dance and Dance Education Studies, 5(2), 86–97. https://doi.org/10.17509/jddes.v5i2.82647
Haerani, R., & Masunah, J. (2024). Advance organizers and blended learning for improving pedagogical competence of arts and culture teachers in Indonesian inclusive schools. International Journal of Education, 17(2), 99–110. https://doi.org/10.17509/ije.v17i2.64621
Hong, J.-C., Chen, M.-L., & Ye, J.-H. (2020). Acceptance of YouTube applied to dance learning. International Journal of Information and Education Technology, 10(1), 7–13. https://doi.org/10.18178/ijiet.2020.10.1.1331
Julianti, H., Nugraheni, T., & Kurniati, F. (2025). Mengasah keahlian menari: Inovasi metode drill dalam Tari Kawung Anten. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 5(2), 147–160.
Kasmahidayat, Y., Khanaya, D. U., & Suryawan, A. I. (2025). Cultural transmission through dance: Teaching Endeng-Endeng in SMPN 1 Rantau Selatan. Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, 9(1), 17–29. https://doi.org/10.24114/gondang.v9i1.50932
Kurniati, F., Dimyati, D. M. P., & Nugraheni, T. (2025). Kekuatan dalam kelembutan wanita Sunda pada Tari Nyi Kujang Wadon. Gesture: Jurnal Seni Tari, 14(1), 124–137. https://doi.org/10.24114/gjst.v14i1.65297
Kurniati, F., Taryana, T., & Badaruddin, S. (2023). Pembelajaran tari rakyat bagi mahasiswa asing. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(3), 528–536. https://doi.org/10.17509/ringkang.v3i03.72679
Llupar, M. L., Malones, L. J. L., Sombria, A. J. F., & Calixtro, V. L. (2022). Development of folk-dance videos for e-learning. Indonesian Journal of Teaching in Science, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.17509/ijotis.v2i1.41586
Murci, N. K., Rohayani, H., & Budiman, A. (2024). Google Class Room: Distance learning media in the dance creation process. Journal of Dance and Dance Education Studies, 4(1), 27–38.
Nanda Sukma, D. A., Kasmahidayat, Y., & Kurniati, F. (2024). Perubahan fungsi Tari Tayuban sebagai tari pergaulan di masyarakat. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 4(2). https://doi.org/10.17509/ringkang.v4i2.74384
Nisa, S. K., & Sunaryo, A. (2024). Digital transformation of education: Improving students critical reasoning skills in social media-based dance learning. Journal of Dance and Dance Education Studies, 4(2), 101–114. https://doi.org/10.17509/jddes.v4i2.75709
Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847
Prameswari, N. S., Saud, M., Amboro, J. L., & Wahyuningsih, N. (2020). The motivation of learning art & culture among students in Indonesia. Cogent Education, 7(1), Article 1809770. https://doi.org/10.1080/2331186X.2020.1809770
Rahmani, E. F., Riyanti, D., Misieng, J., & Sayok, A. K. (2024). A review on synchronous, asynchronous, and blended learning on ELT in Indonesian context. JEELS: Journal of English Education and Linguistics Studies, 11(1), 223–260. https://doi.org/10.30762/jeels.v11i1.2326
Rizmawanti, F. N. K., Kasmahidayat, Y., & Supriyatna, A. (2024). Pembelajaran tari kreasi untuk meningkatkan kreativitas siswa pada Kurikulum Merdeka. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 4(3). https://doi.org/10.17509/ringkang.v4i3.77259
Sania, S. S., & Kasmahidayat, Y. (2023). Pembelajaran seni tari dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Kota Sukabumi. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(1). https://doi.org/10.17509/ringkang.v3i01.55637
Sunaryo, A. (2020). Dasar-dasar koreografi. UPI Press.
Wang, C., Omar Dev, R. D., Soh, K. G., Mohd Nasirudddin, N. J., Yuan, Y., & Ji, X. (2023). Blended learning in physical education: A systematic review. Frontiers in Public Health, 11, Article 1073423. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1073423
Widaningsih, W., & Narawati, T. (2025). Pembelajaran Tari Merak dengan pendekatan saintifik. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 5(1), 97–108.
Zakirah, Z. P., Masunah, J., & Kurniati, F. (2025). Pendekatan mindful learning untuk meningkatkan kreativitas tari. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 5(3). https://doi.org/10.17509/ringkang.v5i3.93622
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





