Pemanfaatan Limbah Alum Sludge Instalasi Pengolahan Air (IPA) PERUMDA Tirta Musi Sebagai Pengadsorpsi Logam Berat Cu²⁺ pada Air Limbah Laboratorium

Authors

  • Rizanti Fadilah Azzahra Program Studi Magister Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Tuty Emilia Agustina Program Studi Magister Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Elda Melwita Program Studi Magister Teknik Kimia, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.2308

Keywords:

Alum Sludge, Limbah Laboratorium, dsorpsi Cu²⁺, Aktifasi Asam Sulfat, Regenerasi

Abstract

Alum sludge merupakan limbah padat dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan alum sludge IPA PERUMDA Tirta Musi yang diaktivasi dengan H₂SO₄ 10% (v/v) sebagai adsorben untuk memisahkan ion Cu²⁺ dari air limbah laboratorium di Universitas Sriwijaya. Karakterisasi SEM-EDX menunjukkan peningkatan kandungan oksigen permukaan dari 52,20% menjadi 57,14% pasca aktivasi. Analisis XRD mengkonfirmasi perubahan struktur kristal pasca adsorpsi: pergeseran puncak 2θ dari 26,740° menjadi 26,840°, penurunan d-spacing dari 3,333 Å menjadi 3,325 Å, dan peningkatan lattice strain dari 0,84% menjadi 1,07%. Adsorpsi menggunakan limbah sintetis dengan  konsentrasi Cu2+ 20 mg/L dilakukan pada variasi massa adsorben (1–3 g) dan waktu kontak (30–150 menit).  Kondisi optimal diperoleh pada penggunaan massa 2,5 g dan waktu 90 menit yang menghasilkan efisiensi adsorpsi Cu²⁺ sebesar 95,53%. Analisis kinetika menetapkan model pseudo-second-order (PSO) sebagai model terbaik dengan R² = 0,9978; k₂ = 0,1072 g/mg·menit; dan qe = 0,8333 mg/g, yang mengindikasikan terjadinya mekanisme kemisorpsi. Adsorpsi menggunakan air limbah laboratorium nyata dengan konsentrasi awal C₀ 9,4409 mg/L berhasil menurunkan konsentrasi Cu2+ menjadi 2,5431 mg/L. Konsentrasi ini telah memenuhi baku mutu Cu2+ sesuai dengan Permen LH No. 5 Tahun 2014 yang menetapkan konsentrasi Cu2+ dalam air limbah ≤ 3 mg/L. Uji regenerasi menggunakan HCl 0,1 M menunjukkan kinerja yang stabil hingga siklus ke-2 dengan efisiensi adsorpsi 92,14%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abba, M. T., Usman, M. A., & Abdulkarim, S. A. (2022). Adsorption of copper (II) ions from aqueous solution using alum sludge: Equilibrium, kinetic and thermodynamic studies. Journal of Environmental Chemical Engineering, 10(4), 108053. https://doi.org/10.1016/j.jece.2022.108053

Agustina, T. E., Melwita, E., & Azzahra, R. F. (2024). Cu²⁺ removal from real laboratory wastewater using activated alum sludge adsorbent. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(3), 215–224.

Alcalde-Garcia, J., Gonzalez-Cebollada, C., Zapater, A., & Baeza-Baeza, J. J. (2023). Optimization of regeneration cycles in heavy metal adsorption systems. Separation and Purification Technology, 305, 122427.

Anggraini, N., Agustina, T. E., & Hadiah, F. (2022). Pengaruh pH dalam pengolahan air limbah laboratorium menggunakan adsorpsi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(2), 345–355.

Foo, K. Y., & Hameed, B. H. (2010). Insights into the modeling of adsorption isotherm systems. Chemical Engineering Journal, 156(1), 2–10. https://doi.org/10.1016/j.cej.2009.09.013

Hidalgo, A. M., Murcia, M. D., Gomez, M., Ortega, D., Garcia-Costa, A. L., & Zapata, A. (2017). Possible uses for sludge from drinking water treatment plants. Journal of Environmental Engineering, 143(3), 04016088.

Ho, Y. S., & McKay, G. (1999). Pseudo-second order model for sorption processes. Process Biochemistry, 34(5), 451–465. https://doi.org/10.1016/S0032-9592(98)00112-5

Largitte, L., & Pasquier, R. (2016). A review of the kinetics adsorption models and their application to the adsorption of lead by an activated carbon. Chemical Engineering Research and Design, 109, 495–504.

Murphy, O. P., Vashishtha, M., Palanisamy, P., & Kumar, K. V. (2023). A review of the adsorption of heavy metals by carbon-based materials. Journal of Hazardous Materials Advances, 9, 100217.

Pająk, M. (2023). Water treatment residuals as low-cost adsorbents for heavy metals: mechanisms and performance review. Water, 15(7), 1287. https://doi.org/10.3390/w15071287

Raji, Z., Karim, A., Karam, A., & Khalloufi, S. (2023). Adsorption of heavy metals: Mechanisms, kinetics, and applications of various adsorbents in wastewater. Processes, 11(9), 2572. https://doi.org/10.3390/pr11092572

Riyanti, F., Agustina, T. E., & Haryati, S. (2024). Karakterisasi dan aktivasi alum sludge dari IPA Kota Palembang sebagai adsorben logam berat. Jurnal Teknik Kimia Unsri, 30(1), 1–10.

Sahmoune, M. N. (2019). Performance of Streptomyces rimosus biomass in biosorption of heavy metals from aqueous solutions. Microchemical Journal, 141, 87–95.

Setiawan, A., Rahardjo, P. N., & Nugraha, W. D. (2021). Pengelolaan lumpur IPA di Indonesia: tantangan dan peluang pemanfaatan. Jurnal Teknik Lingkungan, 27(1), 1–15.

Svobodova, K., Vaclavikova, M., & Heviankova, S. (2024). Comparative study of agricultural and industrial adsorbents for heavy metal removal. Environmental Science and Pollution Research, 31, 12345–12360.

Wijayanti, M., Agustina, T. E., Melwita, E., & Hadiah, F. (2023). Pengolahan air limbah laboratorium menggunakan proses oksidasi lanjut secara terintegrasi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(1), 142–149.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Azzahra, R. F., Tuty Emilia Agustina, & Elda Melwita. (2026). Pemanfaatan Limbah Alum Sludge Instalasi Pengolahan Air (IPA) PERUMDA Tirta Musi Sebagai Pengadsorpsi Logam Berat Cu²⁺ pada Air Limbah Laboratorium. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(5), 1020–1031. https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.2308