Penerapan Budaya Sembilan Nilai Integritas di Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI: Studi Kasus Peran dalam Pembangunan Zona Integritas

Authors

  • Savira Arivia Ahmada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
  • Aditya Putra Ayuni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
  • Dwi Ayu Malichatin UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
  • Naila Nastiar Khusniyah Barianto UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.1938

Keywords:

Integritas, Zona integritas, Itjen Kemenag, Reformasi birokrasi

Abstract

Budaya integritas merupakan aspek fundamental dalam mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas di lingkungan pemerintahan, khususnya pada Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep 9 nilai integritas, dinamika internalisasinya dalam budaya organisasi, serta perran regulasi dan fungsi pengawasan Inspektorat Jenderal dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik kajian literatur, observasi, dan wawancara langsung di lapangan. Kajian literatur dilakukan terhadap peraturan perundang-undangan, sumber kelembagaan, dan referensi akademik yang relevan, sedangkan observasi dan wawancara digunakan untuk memperoleh data empiris mengenai implementasi budaya integritas di lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 nilai integritas, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras, telak menjadi landasan perilaku ASN dalam mendukung tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional. Temuan ini menegaskan bahwa budaya integritas berperan penting dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Farisi H., S. N. (2023). Urgensi Integritasi Zona Integritas dan Pelayanan Publik. Jurnal Inicio Legis Volume 4 Nomor 1.

Amanah. (2023). 9 Nilai Integritas yang Harus Dimiliki Agar Teladan Layanan Bebas dari Korupsi. From https://assajidin.com/2023/10/18/9-nilai-integritas-yang-harus-dimiliki-agar-teladan- layanan-bebas-dari-korupsi/.Diakses pada 15 April 2026, 10.30 WIB

Andri, M. J. (2022). Analisis Reformasi Melalui Zona Integritas Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru. Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial (JEIS) 2(1), 59–67.

Annasthasya D, A. I. (2025). Metodologi Penelitian Kualitatif: Tinjauan Literatur Dalam Konteks Pendidikan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin. https://ejournal.lumbungpare.org/index.php/jim. DOI:https://doi.org/10.60126/jim.v3i7.1070.

Biahimo, J. M. (2025). Transformasi Zona Integritas Menuju Birokrasi Bebas Korupsi: Tinjauan Kebijakan dan Strategi Implementasi di Pemerintah Provinsi Gorontalo. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1), https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2288, 14.

Bouckaert, G., & Van de Walle, S. (2019). Public service performance and trust in government: The problem of causality. International Journal of Public Administration, 42(5), 413–423. https://doi.org/10.1080/01900692.2018.1478799

Chanda, M. K. (2021 ). Internalisasi Budaya Organisasi (Studi Budaya Organisasi Bawaslu Sumatera Barat. Jurnal Perspektif, 4(1), https://doi.org/10.24036/perspektif.v4i1.392 , 39.

Covey, S. R. (1989). The 7 Habits of Highly Effective People. New york: Free Press. hlm.195. Dwiyanto, A. (2021). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service revisited. Public Administration Review, 75(5), 664–672. https://doi.org/10.1111/puar.12347

Herdayati, S. (2019). Desain Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian. . ISSN 2356- 0304.

Huberts, L. (2018). Integrity: What it is and why it is important. Public Integrity, 20(sup1), S18–S32. https://doi.org/10.1080/10999922.2018.1477404

Indonesia., K. P. (2020). Pedoman pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Jakarta: KemenPAN-RB.

Jazuli, A. (2021 ). Komitmen Agen Perubahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Pembangunan Zona Integritas Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 15(3), https://doi.org/10.30641/kebijakan.2021.V15.415-430 , 415–430.

Jenderal, D. A. (2009). Pengembangan Budaya Kerja Departemen Agama. Jakarta: Cetakan buku pertama.

Kaptein, M. (2017). The battle for business ethics: A struggle theory. Journal of Business Ethics, 144(2), 343–361. https://doi.org/10.1007/s10551-015-2780-2

Korupsi, K. P. (2019). Pendidikan antikorupsi untuk perguruan tinggi. Jakarta: KPK RI.

Kurniawan, A. &. (2023). Review Literatur Budaya Organisasi dan Pelayanan Publik Dalam

Mungiu-Pippidi, A. (2020). The rise and fall of good governance promotion. Journal of Democracy, 31(1), 88–102. https://doi.org/10.1353/jod.2020.0007

OECD. (2017). Government at a Glance 2017: Public governance indicators. Paris: OECD Publishing. Diakses dari: https://www.oecd.org/gov/government-at-a-glance/.

PANRB, K. (2020). Pedoman pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Jakarta: KemenPAN-RB.

Penerapan Reformasi di Lingkungan Instansi Pemerintahan. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(2), https://doi.org/10.25105/jet.v3i2.16924, 2247–2256.

Prasojo, E., & Kurniawan, T. (2020). Reformasi birokrasi dan good governance di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 1–15. https://doi.org/10.31506/jap.v17i1.8283

Pratama, R. I. (2025). Implementasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Di KPPN Sidoarjo. IJPA - The Indonesian Journal of Public Administration, 11.

Rothstein, B., & Teorell, J. (2008). What is quality of government? A theory of impartial government institutions. Governance, 21(2), 165–190. https://doi.org/10.1111/j.1468-0491.2008.00391.x

Sari, N. P. (2021). Internalisasi nilai integritas dalam reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 6(2), 101–112. https://doi.org/10.36624/jmkp.v6i2.267

Schein, E. H. (2017). Organizational culture and leadership in public organizations. Leadership & Organization Development Journal, 38(4), 489–502. https://doi.org/10.1108/LODJ-05-2015-0095

Sirin, A. (2021). Strategi Implementasi Pembangunan ZOna Integritas Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan. Edutrained:Jurnal Pendidikan dan Pelatihan Vol,5, No. 2.

Treviño, L. K., den Nieuwenboer, N. A., & Kish-Gephart, J. J. (2014). Unethical behavior in organizations. Annual Review of Psychology, 65, 635–660. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-113011-143745

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Ahmada, S. A., Aditya Putra Ayuni, Dwi Ayu Malichatin, & Barianto, N. N. K. (2026). Penerapan Budaya Sembilan Nilai Integritas di Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI: Studi Kasus Peran dalam Pembangunan Zona Integritas. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(5), 340–347. https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.1938