SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna
<p><strong>SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220913251901548" target="_blank" rel="noopener"><strong>E-ISSN 2963-184X</strong></a>. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development.</p> <p>SWARNA is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.</p> <p>The journal has been Nationally Accredited in <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/17293" target="_blank" rel="noopener">SINTA 3</a></strong> by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of The Republic of Indonesia as an achievement for the peer-reviewed journal which has excellent quality in management and publication. The recognition published in <a href="https://drive.google.com/file/d/1WbP5vtgVnR2ruVQjzJ92W9-QrgRhY9ah/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener"><strong>156/C/C3/KPT/2026 on 7 April 2026</strong></a> which is valid until 2028.</p>LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataramen-USSWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2963-184XSosialisasi Model Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) bagi MGMP PJOK Kabupaten Jayapura Tahun 2026
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3839
<div><em>Dimensi kebugaran siswa penting untuk meningkatkan mutu Pendidikan Jasmani, namun di Kabupaten Jayapura banyak guru PJOK belum menguasai protokol tes kebugaran yang valid dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mensosialisasikan Model Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) kepada MGMP PJOK Kabupaten Jayapura, meningkatkan kapasitas guru dalam pelaksanaan dan interpretasi hasil, serta mendorong rencana penerapan di sekolah. Mitra sasaran adalah MGMP PJOK Kabupaten Jayapura yang mewakili guru SD dan SMP; peserta berjumlah 21 orang (10 guru SD, 11 guru SMP). TKPN dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun 2022 sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM adalah Sosialisasi atau Pelatihan. Kegiatan pelatihan dilakukan selama 2 minggu dengan waktu pertemuan perminggu satu kali pertemuan. Direncanakan pertemuan sosialisasi secara langsung (face to face) untuk membahas kendala dalam proses penerapan TKPN dilapangan. Hasil PkM melalui TKPN peserta pengabdian pada guru olahraga menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan melakukan simulasi tes kebugaran sangat kurang. Sehingga ini menjadi tugas utama para guru olahraga untuk meningkatkan kualitas diri kedepan menjadi pengajar olahraga yang sangat baik.</em></div>Indra YudistiraMiftah Fariz Prima PutraMuhammad Fitrah MubarakIrfan Deny Octavian
Copyright (c) 2026 Indra Yudistira, Miftah Fariz Prima Putra, Muhammad Fitrah Mubarak, Irfan Deny Octavian
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30581982198810.55681/swarna.v5i8.3839Pendampingan Pembelajaran Tajwid Berbasis Kitab Tajwid Muyassar untuk Improving Qur’anic Reading Skills Santri TPQ Al-Ghufron
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/2067
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Quran santri melalui pendampingan pembelajaran tajwid berbasis <em>kitab tajwid muyassar di TPQ Al- Ghufron</em>, Dusun kesamben, Desa bawangan, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Permasalahan utama yang di temukan adalah masih rendahnya kemampuan membaca Al Quran santri, khususnya dalam penerapan kaidah tajwid, seperti makhorijul huruf, hukum mad, serta panjang pendek bacaan, kegiatan ini menggunakan pendekatan Asset Based Community DEvelopment (ABCD) yang menekankan pada manfaat potensi dan sumber daya yang di miliki oleh komunitas TPQ. Program ini di laksanakan selama 25 hari dengan melibatkan 70 santri dan 3 ustadzah melalui tahapan<em> discovery, dream, desigh, define, dan destiny. </em>Metode yang di gunakan melibuti pemberian materi dasar tajwid, praktik membaca Al-Qur’an berbasis <em>kitab tajwid muyassar</em>, pendampingan individu dan kelompok, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca santri. Skor kelancaran membaca meningkat dari 55,0 menjadi 82,5 sedangkan skor pemahaman tajwid meningkat dari 50,0 menjadi 80,0. selain itu, motivasi dan kepercayaan diri santri dalam membaca Al-Qur’an juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, pendampingan pembelajaran tajwid berbasis <em>kitab tajwid muyasssar</em> terbukti efektif dalam improving qur’anic reading skills santri di lingkungan TPQ.</p>Oktavia RatnaningtyasBashirotul HidayahIntan NadirohAisa Nur FadhillaAna Bashiroh FuadiyyahMurziqoh Kamalia
Copyright (c) 2026 Oktavia Ratnaningtyas, Bashirotul Hidayah, Intan Nadiroh, Aisa Nur Fadhilla, Ana Bashiroh Fuadiyyah, Murziqoh Kamalia
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582065208010.55681/swarna.v5i8.2067Penerapan Teknologi Mekanisasi dan Inovasi Desain Kemasan untuk Peningkatan Daya Saing UMKM Snack N&N Salatiga
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4005
<p><em>UMKM Snack N&N Salatiga merupakan usaha pengolahan makanan ringan yang memiliki potensi pengembangan pasar, namun masih menghadapi kendala dalam proses produksi dan pemasaran. Pencetakan kue untir-untir yang masih dilakukan secara manual menyebabkan kapasitas produksi terbatas, waktu pengerjaan relatif lama, dan bentuk produk kurang seragam. Di sisi lain, desain kemasan yang digunakan belum optimal dalam menarik minat konsumen, menyampaikan informasi produk, dan memperkuat identitas merek. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing UMKM melalui penerapan mesin pencetak kue untir-untir serta inovasi desain kemasan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan penerapan mesin, pengembangan desain kemasan, pelatihan penggunaan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan mekanisasi mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi serta menghasilkan bentuk produk yang lebih seragam. Inovasi kemasan juga meningkatkan tampilan visual, kelengkapan informasi, dan citra merek produk. Selain itu, pelatihan dan pendampingan meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan teknologi produksi dan menerapkan konsep pengemasan yang lebih modern. Secara keseluruhan, penerapan teknologi tepat guna dan inovasi kemasan memberikan dampak positif terhadap produktivitas, kualitas produk, dan daya saing UMKM Snack N&N Salatiga.</em></p>Agus TriyonoSari Ayu WulandariZahrotul UmamiDwi Eko Waluyo
Copyright (c) 2026 Agus Triyono, Sari Ayu Wulandari, Zahrotul Umami, Dwi Eko Waluyo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582147216110.55681/swarna.v5i8.4005Strengthening Students’ Organic Waste Awareness Through Liquid Organic Fertilizer Training at SMA Taman Harapan I
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3794
<p><em>Mismanagement of organic waste which is generated from school food and canteen activities may lead to the environmental and sanitation issues. The overall goal of this program is to expand students’ learning, skills development and environmental the short term through training focusing on organic waste management and production of organic liquid fertilizers. The program has been implemented in SMA Taman Harapan I, Bekasi with Capacity Building approach along with Community Based Participatory Approach. The activities consisted of environmental education, demonstration, practical manufacturing of liquid organic fertilizer from organic materials and EM4 bioactivator, discussions and assessment by questionnaire. Fifty-five evaluation responses were captured. The mean rates of accuracy for the post-activity knowledge assessment were 89.6%. Participants exhibited good knowledge of biodegradability, function of EM4 and composting benefits. Furthermore, all (100%) participants reported some level of agreement that the activity enhanced their awareness about organic waste management and 97.8% expressed interest in processing organic waste into compost. These results suggest that participatory and practice-based environmental education can deepen students' technical knowledge of waste management concepts, as well as their environmental attitudes and dispositions to be engaged citizens in the school community.</em></p>Rachmi SatwhikawaraM. Zulfahmi Naufal AlamsyahJ. Budhi SusetiyoAgus FernandoRinda Siaga Pangestuti
Copyright (c) 2026 Rachmi Satwhikawara, M. Zulfahmi Naufal Alamsyah, J. Budhi Susetiyo, Agus Fernando, Rinda Siaga Pangestuti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582019203010.55681/swarna.v5i8.3794Digital Branding Madrasah: Pemberdayaan Siswa MAN 5 Kediri dalam Produksi Konten Video Edukatif dan Promosional
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3991
<p><em>Pengelolaan identitas madrasah di ruang digital memerlukan konten yang terencana, konsisten, dan mampu merepresentasikan karakter institusi. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas siswa MAN 5 Kediri dalam digital branding serta produksi video edukatif dan promosional. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi dan identifikasi kebutuhan, sosialisasi dan pre-test, pelatihan digital branding dan content planning, praktik videografi smartphone, editing menggunakan CapCut, produksi kelompok, pendampingan, screening karya, post-test, dan penyusunan tindak lanjut. Sebanyak 36 siswa mengikuti pre-test dan 32 siswa mengisi post-test; karena jumlah responden berbeda, hasil dianalisis secara deskriptif pada tingkat kelompok. Rata-rata lima aspek meningkat dari 71,21 menjadi 85,91. Peningkatan terbesar terjadi pada produksi video menggunakan smartphone, dari 53,57 menjadi 85,94, dan perencanaan konten dari 56,43 menjadi 83,20. Pemahaman digital branding mencapai 100,00 pada post-test, sedangkan kemampuan editing hanya meningkat 0,23 poin sehingga masih memerlukan pendampingan lanjutan. Program menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis praktik dapat memperkuat peran siswa sebagai produsen konten sekaligus representasi digital madrasah.</em></p>Iqlima ZahariKhamadi KhamadiSandra AlfianiKarmila Karmila
Copyright (c) 2026 Iqlima Zahari, Khamadi, Sandra Alfiani, Karmila
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582056206410.55681/swarna.v5i8.3991Edukasi Menabung dan Investasi Emas melalui Simulasi Uang Mainan bagi Anak Asuh Asrama Yatim Rumah Harapan
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3597
<p>Literasi keuangan yang rendah pada usia sekolah perlu ditangani sejak dini, terlebih pada anak asuh panti yang cenderung mengelola uangnya sendiri lebih awal namun minim pendampingan finansial dari keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak asuh dalam mengelola uang, menumbuhkan kebiasaan menabung, dan memperkenalkan investasi emas sebagai penyimpan nilai. Kegiatan digelar pada 16 Juli 2026 di Asrama Yatim Rumah Harapan, Cikarang, dan diikuti delapan anak asuh jenjang SD dan SMP. Metode yang dipakai adalah experiential learning: ceramah interaktif berbantuan poster alur, permainan memasangkan kartu tanya-jawab secara berpasangan, serta simulasi transaksi memakai uang mainan yang ditukar menjadi keping emas. Dampak kegiatan diukur lewat pre-test dan post-test lima soal pilihan ganda yang dianalisis dengan uji N-Gain. Seluruh peserta hadir dan terlibat aktif, dan rata-rata skor pemahaman meningkat dari 57,1 menjadi 82,9 dari skala 100, dengan nilai N-Gain 0,60 yang tergolong kategori sedang. Anak mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami alasan menabung, serta mengenali emas sebagai tabungan yang nilainya relatif terjaga. Pendekatan bermain sambil belajar terbukti efektif menjembatani konsep keuangan yang abstrak menjadi pengalaman nyata bagi anak.</p>Rinda Siaga PangestutiVita Elisa FitrianaMila A. ReyesIlham Aimanthariq Haripradana
Copyright (c) 2026 Rinda Siaga Pangestuti, Vita Elisa Fitriana, Mila A. Reyes, Ilham Aimanthariq Haripradana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31581949195410.55681/swarna.v5i8.3597Integrasi Nilai Pancasila dan Transformasi Kepemimpinan melalui Workshop “Pancasila di Era Digitalisasi” Desa Karamatwangi, Kabupaten Garut
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4083
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan oleh mahasiswa Program Doktoral Konsentrasi Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) angkatan 8 (Co Hort 8) di Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Jumat, 22 Mei 2026. Bertajuk "Workshop Pancasila di Era Digitalisasi", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan generasi muda sebagai benteng etis dalam menghadapi tantangan era kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital. Workshop dihadiri oleh 35 peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan anggota karang taruna, serta difasilitasi oleh 10 mahasiswa dan 1 Kepala Program Studi Konsentrasi Strategi Pertahanan. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis data uji coba awal pada lima dimensi nilai Pancasila guna memetakan internalisasi nilai ke dalam perilaku pengambilan keputusan strategis. Di tingkat desa, integrasi nilai-nilai ini krusial sebagai filter etis di era kecerdasan buatan (AI) guna mendukung SDGs Goal 16 (Institusi yang Tangguh) dan memperkuat ketahanan nirmiliter kognitif dalam kerangka Sishankamrata. Temuan ini berfungsi sebagai pijakan empiris awal untuk pengembangan instrumen secara longitudinal.</em></p>Ary M WibowoLusiana DwiyantiPebrianto E NHanny G SRommy HutagaolAzmaryady DNugroho S BudiRevilla OulinaJay A SinggihMayyasari T GCeppi Hilmansyah
Copyright (c) 2026 Ary M Wibowo, Lusiana Dwiyanti, Pebrianto E N, Hanny G S, Rommy Hutagaol, Azmaryady D, Nugroho S Budi, Revilla Oulina, Jay A Singgih, Mayyasari T G, Ceppi Hilmansyah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582113212510.55681/swarna.v5i8.4083Edukasi Bahaya Merokok dan Gambaran Pengetahuan, Sikap, Perilaku Masyarakat tentang Pencegahan Kanker Paru di Car Free Day Kota Medan
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3918
<p>Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama kanker paru dan penyakit tidak menular lainnya, namun kesadaran masyarakat mengenai bahayanya masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi bahaya merokok dan memperoleh gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku (PSP) masyarakat tentang pencegahan kanker paru dalam rangka World No Tobacco Day di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Medan. Metode kegiatan meliputi edukasi langsung melalui ceramah dan diskusi interaktif, dilanjutkan pengisian kuesioner PSP oleh pengunjung CFD yang bersedia menjadi responden. Sebanyak 29 responden mengisi kuesioner secara lengkap. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan sebesar 90,1% dan sikap sebesar 91,8%, keduanya berada pada kategori baik, sedangkan rata-rata skor perilaku sebesar 76,4% dengan variasi yang lebih besar, hanya 31,0% responden yang rutin beraktivitas fisik dan 48,3% yang mengonsumsi buah-sayur setiap hari. Kesenjangan antara pengetahuan/sikap yang baik dan perilaku hidup sehat yang belum optimal ini menunjukkan perlunya penguatan intervensi perubahan perilaku secara berkelanjutan, tidak hanya edukasi satu arah.</p>Muhammad Abdi RiyantonoErwin HandokoEnie EnieStephanie JesslynTheresia Anggriani H
Copyright (c) 2026 Muhammad Abdi Riyantono, Erwin Handoko, Enie, Stephanie Jesslyn, Theresia Anggriani H
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582081208710.55681/swarna.v5i8.3918Pelatihan dan Pendampingan Menulis Fiksi Mini Berbasis Pendekatan Proses dan Kontekstual pada Siswa SMP Negeri 1 Surakarta untuk Mendukung SDG 4 dan SDG 17
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3352
<p><em>Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan kepada siswa-siswa di SMP Negeri 1 Surakarta. Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi siswa-siswa SMP Negeri 1 Surakarta dalam menyusun fiksi mini sebagai bagian keterampilan menulis kreatif untuk mendorong siswa memiliki creative thinking dan critical thinking. Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat berkontribusi bagi siswa-siswa SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menulis kreatif. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan fiksi mini. Hasil pengabdian Kepada Masyarakat adalah meningkatnya pemahaman siswa terkait cara menyusun fiksi mini dengan pendekatan proses dan kontekstual serta siswa dapat menghasilkan karya berupa e-book kumpulan fiksi mini mereka. Hasil akhirnya, e-book fiksi mini karya siswa sebagai produk kompetensi keterampilan menulis kreatif sebagai wujud critical thinking dan creative thinking siswa.Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan perwujudan SDG 4 dan SDG 17 di mana menulis tidak hanya menghasilkan fiksi mini, tetapi juga mengembangkan kompetensi siswa dan mendorong kolaborasi antarpihak.</em></p>Nugraheni Eko WardaniSarwiji SuwandiTiti SetiyoningsihChafit UlyaSugit ZuliyantoLaila Fitri Nur Hidayah
Copyright (c) 2026 Nugraheni Eko Wardani, Sarwiji Suwandi, Titi Setiyoningsih, Chafit Ulya, Sugit Zuliyanto, Laila Fitri Nur Hidayah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582138214610.55681/swarna.v5i8.3352Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Pekunden Berbasis Diversifikasi Produk Wisata dalam Upaya Penguatan Ekonomi Lokal
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4059
<p><em>Kabupaten Banyumas memiliki potensi pengembangan buah naga yang signifikan, salah satunya di Desa Wisata Pekunden (Dewi Denmas). Kebun seluas 4.200 m² yang dikelola Pokdarwis Wisanggeni mampu menghasilkan 450 kg buah naga per bulan. Namun, rendahnya diversifikasi produk, belum terintegrasinya komoditas ke dalam paket wisata, serta terbatasnya pemasaran digital menyebabkan 100–200 kg buah per panen terbuang dan potensi agrowisata belum optimal dalam mendukung perekonomian desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pengolahan buah naga menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti teh celup, dodol, stik, dan es krim buah naga, serta keterampilan memasarkan produk melalui paket wisata dan e-commerce. Metode Participatory Learning and Action (PLA) dengan melibatkan anggota Pokdarwis Desa Pekunden dan masyarakat sekitar di setiap tahapan, mulai dari sosialisasi hingga evaluasi. Program mencakup pelatihan dan penerapan teknologi untuk diversifikasi produk wisata yang ramah lingkungan, dengan menonjolkan identitas lokal sebagai strategi peningkatan daya saing dan perluasan pasar. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong inovasi olahan, memperkuat pengalaman agrowisata, serta mentransformasi promosi desa ke ekosistem digital, guna meningkatkan efisiensi usaha dan nilai tambah ekonomi lokal secara berkelanjutan. Hasil dari pemberdayaan dan pelatihan sebesar 10-100% menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan buah naga, peningkatan pengetahuan umum, peningkatan pengetahuan tentang diversifikasi produk, legalitas, dan nilai tambah produk.Keseluruhan mitra terdorong untuk memasarkan produk melalui e-commerce dan mendukung kegiatan wisata Desa Pekunden melalui produk wisata. Keberlanjutan program diwujudkan melalui pemanfaatan peralatan produksi dan pembentukan kelompok industri olahan buah naga dengan hasil evaluasi berkategori sangat baik.</em></p>Muhammad Amir BikyAditya Singgih RaharjoAnindtya Wanda Permana
Copyright (c) 2026 Muhammad Amir Biky, Aditya Singgih Raharjo, Anindtya Wanda Permana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582100211210.55681/swarna.v5i8.4059Pelatihan Digitalisasi Administrasi Kepelatihan Berbasis Google Drive bagi MGMP PJOK SMP Kabupaten Jayapura
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3867
<div><em>Administrasi kepelatihan yang tertib dan mudah diakses merupakan kebutuhan mendesak bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat SMP, mengingat masih banyak dokumen administrasi seperti RPP, program latihan, dan catatan evaluasi siswa yang dikelola secara manual sehingga rentan hilang, sulit diakses, dan tidak terdokumentasi dengan baik. Kondisi ini mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul "Pelatihan Digitalisasi Administrasi Kepelatihan Berbasis Google Drive bagi MGMP PJOK SMP Kabupaten Jayapura" guna meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola administrasi secara digital, efisien, dan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan pendampingan praktik langsung (hands-on) kepada dua puluh lima anggota MGMP PJOK, meliputi pengenalan fitur Google Drive, penataan struktur folder administrasi, serta praktik unggah dan berbagi dokumen. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 72,9% berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test, dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan menyusun struktur folder digital. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan tergolong sangat baik, dan seluruh peserta berhasil membuat struktur folder digital secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi kerja guru PJOK dan mendukung transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pendidikan di sekolah, sehingga perlu keberlanjutan melalui pendampingan berkala agar pemanfaatannya menjadi kebiasaan kerja yang konsisten dan berdampak luas bagi mutu pengelolaan administrasi kepelatihan PJOK.</em></div>Irfan Deny OktavianPamungkas Yulian EffendiSwandika PinemIndra YudistiraMuhammad Teguh Prasetyo
Copyright (c) 2026 Irfan Deny Oktavian, Pamungkas Yulian Effendi, Swandika Pinem, Indra Yudistira, Muhammad Teguh Prasetyo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30581989199610.55681/swarna.v5i8.3867Sinergi Edupreneurship dan Pemberdayaan Komunitas dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru Paud
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/2510
<p>Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru PAUD lulusan S1, khususnya dalam penerapan kurikulum PAUD secara mendalam, bermakna, dan menggembirakan, serta pengembangan usaha berbasis edukasi (edupreneurship). Mitra kegiatan adalah komunitas guru PAUD yang tergabung dalam Majelis Tafsir Al Qur’an (MTA) wilayah Klaten, Jawa Tengah, yang memiliki potensi dalam pengembangan kompetensi profesional guru, namun terkendala dalam hal kompetensi profesional lanjutan, dalam hal ini perencanaan, pelaksanaan (media dan metode), dan penilaian pembelajaran mendalam. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi kelembagaan komunitas. Pelatihan ini melibatkan 50 dewan guru yang tergabung dalam Majelis Tafsir Qur’an (MTA) kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Hasil PkM menunjukkan bahwa proses pra hingga pasca pelatihan berlangsung sesuai dengan perencanaan. Hasil pretest dan posttest angket kemampuan pedagogi guru juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan sebelum dan setelah adanya pelatihan peningkatan kompetensi guru, yaitu dari skor 590 menjadi 1033 dari total skor 1750. Pengabdian ini mendukung IKU 3 dan 5, SDGs pada poin pendidikan berkualitas, TKT 3.</p>Ika Budi MaryatunTimoteus MauNelva RolinaAmir SyamsudinJoko PamungkasInayatul Lathifah
Copyright (c) 2026 Ika Budi Maryatun, Timoteus Mau, Nelva Rolina, Amir Syamsudin, Joko Pamungkas, Inayatul Lathifah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582126213710.55681/swarna.v5i8.2510Eco Enzyme dan Eco Printing untuk Green Tourism: Edukasi Pengelolaan Sampah Organik, Anorganik serta Limbah Daun bagi Masyarakat dan Anak Usia Sekolah di Desa Wisata Mekar Sari
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4006
<p>Program pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Wisata MekarSari sebangai langkah mendukung prawisata ramah lingkungan melalui penyuluhan pengelolaan sampah organic,anorganik dan limbah daun untuk warga dan anak-anak yang bersekolah. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya kebiasaan memilah sampah serta pemanfaatan yang belum maksimal dari limbah rumah tangga dan limbah daun meskupin keduanya bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung membuat eco enzyme dari sampah organik serta eco printing pada tas totebag dengan memanfaatkan daun serta bunga lokal. Serta kegiatan terdiri dari masyarakat desa dan siswa Sekolah Dasar yang terlibat aktif dalam semua tahapan acara.</p>Alisia MaulidinaIrma Istihara ZainRisky Dwi Patri AmboroHazila NurmastikaDita SukmaSaifan AliLalu Arwan PradanaEmi Widya AstutiBaiq Farida HairaniBaiq Agustina Merdekawaty
Copyright (c) 2026 Alisia Maulidina, Irma Istihara Zain, Risky Dwi Patri Amboro, Hazila Nurmastika, Dita Sukma, Saifan Ali, Lalu Arwan Pradana, Emi Widya Astuti, Baiq Farida Hairani, Baiq Agustina Merdekawaty
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582008201810.55681/swarna.v5i8.4006Analisis CFA Komparasi Single Factor dan Multi Factor Body Shape Questionnaire
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3834
<p><em>Body Shape Questionnaire (BSQ) merupakan instrumen yang banyak digunakan untuk mengukur body shape concern, yaitu kekhawatiran individu terhadap bentuk dan ukuran tubuhnya. Meskipun BSQ awalnya dikembangkan sebagai konstruk unidimensional, berbagai penelitian menunjukkan adanya perbedaan struktur faktor pada berbagai populasi dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi struktur faktor dan properti psikometrik Body Shape Questionnaire (BSQ)-34 dengan membandingkan model single factor dan multi factor pada wanita dewasa awal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 204 wanita dewasa awal yang sedang menjalani diet. Analisis dilakukan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji model unidimensional dan model empat faktor. Evaluasi instrumen meliputi goodness-of-fit, reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dan McDonald’s Omega, serta validitas konstruk melalui Average Variance Extracted (AVE) dan Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model unidimensional memiliki kecocokan yang lebih baik dibandingkan model empat faktor, meskipun belum sepenuhnya memenuhi seluruh kriteria goodness-of-fit. Reliabilitas pada tingkat dimensi menunjukkan hasil baik hingga sangat baik, sedangkan validitas diskriminan beberapa dimensi masih belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa BSQ-34 dapat digunakan pada populasi serupa dengan interpretasi yang lebih hati-hati.</em></p>Heidisa AlauddinaAhmad Rusdi
Copyright (c) 2026 Heidisa Alauddina, Ahmad Rusdi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30581968198110.55681/swarna.v5i8.3834Implementasi Dakwah Bil Hal Ponpes Darul Husna pada Masyarakat di Kelurahan Langga Payung Kecamatan Sungai Kanan Kabupaten Labuhan Batu Selatan
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3992
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi dan mengoptimalkan implementasi dakwah bil hal yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Darul Husna kepada masyarakat di Kelurahan Langga Payung, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Urgensi program ini didasari oleh kondisi sosial-ekonomi mitra sasaran (petani dan pelaku usaha mikro) yang membutuhkan penguatan kemandirian ekonomi, kesehatan, dan pendidikan keagamaan secara terpadu. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang mencakup identifikasi masalah mitra, perancangan aksi, pelaksanaan kegiatan secara bertahap, serta evaluasi berkala dan program keberlanjutan. Hasil kegiatan PkM menunjukkan terlaksananya empat program utama: (1) pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan pembuatan pupuk organik dan manajemen UMKM berbasis digital; (2) penguatan pendidikan keagamaan nonformal melalui TPA dan majelis taklim kontekstual; (3) layanan sosial kesehatan berupa pengobatan gratis dan penyuluhan sanitasi; serta (4) gotong royong perbaikan fasilitas umum dan ibadah. Dampak nyata kegiatan ditandai dengan penurunan biaya produksi pertanian, peningkatan keterampilan manajerial usaha mikro, kenaikan literasi Al-Qur'an, dan penguatan solidaritas sosial warga. Keberhasilan program ditopang oleh modal sosial kepercayaan masyarakat dan keaktifan santri sebagai fasilitator, sementara tantangan keterbatasan operasional dan tenaga ahli dimitigasi melalui penguatan kemitraan berkelanjutan</em></p>Aris Halomoan HasibuanMuniruddin Muniruddin
Copyright (c) 2026 Aris Halomoan Hasibuan, Muniruddin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582088209910.55681/swarna.v5i8.3992Edukasi Perlindungan Hukum bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3607
<p><em>Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia menghadapi berbagai risiko hukum yang berkaitan dengan prosedur penempatan, hubungan kerja, penguasaan dokumen, pelanggaran kontrak dan keterbatasan akses terhadap mekanisme pengaduan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan praktis PMI dalam mengenali serta merespons persoalan hukum. Kegiatan dilaksanakan pada 16–19 Juli 2026 di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia dengan melibatkan enam orang peserta. Metode yang digunakan adalah edukasi hukum partisipatif berbasis kelompok kecil dan studi kasus melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, latihan membaca kontrak, penyusunan kronologi, identifikasi bukti, simulasi pengaduan serta evaluasi. Perubahan pengetahuan diukur menggunakan pre-test dan post-test, sedangkan kemampuan praktis dinilai melalui observasi simulasi dan respons peserta diukur menggunakan kuesioner skala empat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 55 pada pre-test menjadi 85 pada post-test, dengan kenaikan sebesar 30 poin. Peningkatan terbesar terdapat pada indikator akses pengaduan dan bantuan hukum. Kemampuan praktis peserta memperoleh nilai rata-rata 3,33 dari skala 4, sedangkan respons terhadap kegiatan mencapai 3,72. Peserta menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengidentifikasi pelanggaran, menentukan bukti dan memilih jalur pengaduan, meskipun penyusunan kronologi masih memerlukan penguatan. Kegiatan ini menegaskan edukasi hukum berbasis kasus dapat memperkuat kapasitas awal PMI, tetapi efektivitas perlindungan tetap memerlukan dukungan layanan konsuler, bantuan hukum dan koordinasi antar lembaga secara berkelanjutan.</em></p>Dwi Afni MaileniRio WinataRudi PanggabeanSyahrul AsmiDarman Darman
Copyright (c) 2026 Dwi Afni Maileni, Rio Winata, Rudi Panggabean, Syahrul Asmi, Darman
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30581955196710.55681/swarna.v5i8.3607Pengembangan Kemplang Bakar sebagai Cemilan Sehat Berbasis Pangan Lokal untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Pencegahan Stunting di Desa Tahtul Yaman, Jambi
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3934
<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Desa Tahtul Yaman, Kota Jambi, menghadapi tantangan ganda berupa pembatasan ekonomi kelompok Ibu Rumah Tangga (IRT) dan risiko stunting pada anak balita. Salah satu potensi ekonomi warga adalah usaha kerupuk kemplang bakar berbahan dasar ikan tenggiri yang kaya protein, namun tetap diproduksi secara tradisional dengan kapasitas rendah (7 bungkus/jam) dan bergantung pada cuaca untuk pengeringan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransformasi kemplang bakar menjadi camilan sehat berbasis pangan lokal sebagai instrumen penguatan ekonomi sekaligus pencegahan stunting. Metode pelaksanaannya meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan manajemen dan pemasaran digital, penerapan teknologi (mesin oven pengering multiguna dan tungku pemanggang standar), pendampingan, serta evaluasi program kemiskinan yang dilaksanakan selama delapan bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 7 menjadi 10-14 bungkus per jam, penurunan waktu pengeringan dari dua hari menjadi sekitar delapan jam, serta seluruh mitra tidak mampu membuang keuangan usaha dan menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). Rebranding kemasan dan pemasaran digital melalui media sosial memperluas jangkauan pasar hingga wisatawan di kawasan Gentala Arasy. Program ini juga mendorong terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) sebagai wadah keinginan usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi teknologi yang tepat guna yang terintegrasi dengan usaha manajemen dan edukasi gizi mampu meningkatkan pendapatan mitra sekaligus berkontribusi pada pencegahan stunting berbasis pangan lokal.</span></span></em></p>Hafizah HafizahAnna AnggrainiDenok Tri HardiningsihMuhammad Alim PramadyaMuhammad Irfan MeydiansyahUswatun Hasanah NursalDeputra Bintang HerlambangM. Daffa Ayury MerbawantoZilzikridini WijayantiZahra Frizki AstyDeki Irawan
Copyright (c) 2026 Hafizah Hafizah, Anna Anggraini, Denok Tri Hardiningsih, Muhammad Alim Pramadya, Muhammad Irfan Meydiansyah, Uswatun Hasanah Nursal, Deputra Bintang Herlambang, M. Daffa Ayury Merbawanto, Zilzikridini Wijayanti, Zahra Frizki Asty, Deki Irawan
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582049205510.55681/swarna.v5i8.3934Implementasi Strategic Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing Sekolah Berbasis Nilai: Pengabdian kepada Masyarakat di Sekolah Hidup Baru Bandung
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3452
<p><em>Persaingan antar sekolah swasta yang semakin ketat menuntut lembaga pendidikan tidak hanya meningkatkan mutu akademik, tetapi juga menerapkan strategi pemasaran yang mampu membangun citra, memperkuat hubungan dengan masyarakat, dan meningkatkan daya saing. Sekolah Hidup Baru Bandung sebagai sekolah berbasis nilai menghadapi tantangan tersebut dalam mempertahankan keberlanjutan dan keunggulan kompetitif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pimpinan sekolah dan tenaga pendidik mengenai konsep Strategic Marketing sebagai bagian dari pengelolaan sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Juli 2026 dengan peserta sebanyak 12 orang yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, workshop, dan presentasi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pemasaran strategis, penerapan Segmentation, Targeting, Positioning (STP), serta bauran pemasaran jasa pendidikan (7P). Peserta juga mampu mengidentifikasi keunggulan sekolah berbasis nilai dan merumuskan strategi pemasaran yang lebih terintegrasi dengan visi dan misi sekolah. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas manajerial tenaga pendidik untuk mendukung daya saing sekolah secara berkelanjutan<strong>.</strong></em></p>Maya MalindaBoedi H. KuslinaSherlywati SherlywatiJahja Hamdani WidjajaStephanus AbednegoTeguh Juliawan MariaMagdalena Kristiyanti
Copyright (c) 2026 Maya Malinda, Boedi H. Kuslina, Sherlywati, Jahja Hamdani Widjaja, Stephanus Abednego, Teguh Juliawan Maria, Magdalena Kristiyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30581938194810.55681/swarna.v5i8.3452Pendampingan Sertifikasi Indikasi Geografis Tenun Cual Sambas sebagai Upaya Perlindungan Warisan Budaya dan Penguatan Reputasi Produk Khas Kabupaten Sambas
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4062
<p><em>Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat memiliki ragam kekayaan alam dan budaya yang khas. Namun belum ada satu pun produk khas lokal yang terdaftar dalam perlindungan indikasi geografis. Salah satu produk lokal yang memiliki potensi untuk didaftarkan indikasi geografisnya adalah produk tenun khas melayu Sambas. Reputasi kain tenun tradisional Sambas terutama kain songket sudah dikenal hingga mancanegara. Namun, tenun cual tidak memiliki reputasi dan image brand yang sama dengan kain songket Sambas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan reputasi produk tenun cual Sambas sekaligus melestarikannya sebagai warisan budaya adalah melalui indikasi geografis. Permasalahannya, kelompok Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG) Tenun Cual Sambas yang terdiri dari pengrajin dan pengusaha tenun seringkali tidak memiliki kapasitas, sumber daya, waktu, dan pemahaman yang cukup untuk menyusun dokumen tersebut. Untuk membantu MPIG Tenun Cual Sambas, dilakukan kolaborasi tim pengabdi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dan kanwil Kementerian Hukum RI Kalimantan Barat untuk mendampingi pendaftaran hingga sertifikasi indikasi geografis produk Tenun Cual Sambas.Pendampingan berlangsung selama hampir 2 tahun mulai dari pembentukan tim, sosialisasi, pendampingan penyusunan Dokumen Deskripsi Indikasi Geografis, asistensi, pemeriksaan substantif, revisi dokumen, hingga diperoleh sertifikat dan diserahterimakan kepada MPIG Tenun Cual Sambas.</em></p>Nur Astri FatihahAndri HidayatHikmah TrisnawatiLang Jagat
Copyright (c) 2026 Nur Astri Fatihah, Andri Hidayat, Hikmah Trisnawati, Lang Jagat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582031204210.55681/swarna.v5i8.4062Peningkatan Kapasitas Komunitas Seni melalui Loka Karya Dance Film dalam Penguatan Kompetensi Koreografi dan Sinematografi di Sanggar Obor Sakti Bogor
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3914
<p><em>Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam proses penciptaan dan penyebarluasan karya seni tari melalui media dance film. Namun, pemanfaatan media digital pada komunitas seni masih didominasi oleh dokumentasi pertunjukan (dance recording), sehingga kompetensi dalam mengintegrasikan aspek koreografi dan sinematografi belum berkembang secara optimal. Permasalahan tersebut menjadi dasar pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PPM–WBU) Tahun 2026 di Sanggar Obor Sakti Bogor. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta didik dan pengajar sanggar dalam memahami konsep dance film serta mengembangkan keterampilan produksi karya berbasis media digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang dipadukan dengan Experiential Learning, melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan, lokakarya, pendampingan produksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perbedaan dance film dan dance recording, kemampuan menyusun konsep visual, mengeksplorasi koreografi berbasis kamera, menerapkan teknik dasar sinematografi, serta menyunting video menjadi karya dance film sederhana. Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan kolaboratif, kreativitas, dan literasi digital peserta dalam proses penciptaan karya. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas seni mampu memperkuat ekosistem seni yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital sekaligus mendukung pelestarian dan pengembangan seni tari melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.</em></p>Rines Onyxi TampubolonNi Ketut Santi Sukma MelatiSulistiani SulistianiRizdika MardianaPriyo Joko Purnomo
Copyright (c) 2026 Rines Onyxi Tampubolon, Ni Ketut Santi Sukma Melati, Sulistiani, Rizdika Mardiana, Priyo Joko Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30581997200710.55681/swarna.v5i8.3914Pemberdayaan Kelompok Rentan dalam Mitigasi Erupsi Gunung Semeru melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Kesiapsiagaan Bencana
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3236
<p><em>Kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat perlu memasukkan kebutuhan ibu hamil dan kelompok rentan agar evakuasi berlangsung aman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader, keluarga, dan pemerintah Desa Selok Awar-Awar dalam menghadapi risiko erupsi Semeru melalui inovasi SIMEKAR-SEMERU. Metode meliputi koordinasi, edukasi risiko bencana, pelatihan pendataan kelompok rentan, praktik tas siaga ibu hamil, penerapan QR-form, penyusunan alur komunikasi, simulasi evakuasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti 25 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan dari 58,4 menjadi 86,2; tersusunnya database 25 keluarga kelompok rentan; tersedianya lima paket tas siaga, media edukasi, modul simulasi, alur komunikasi, dan rencana tindak lanjut desa. Simulasi menunjukkan 92% peserta mampu mengikuti skenario evakuasi sampai titik kumpul. Program ini memperkuat kesiapsiagaan komunitas yang responsif terhadap kebutuhan ibu hamil dan kelompok rentan.</em></p>Arkha Rosyaria BadrusMiftahul KhairohAinun GanisiaSasi Widuri
Copyright (c) 2026 Arkha Rosyaria Badrus, Miftahul Khairoh, Ainun Ganisia, Sasi Widuri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31582043204810.55681/swarna.v5i8.3236Penguatan Makna Resiliensi Keluarga bagi Istri Bekerja di Kota Palu Upaya Meningkatkan Ketahanan Keluarga
https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4030
<p style="font-weight: 400;"><em>The increasing participation of women in the workforce has created complex family dynamics, particularly for working wives who simultaneously perform the roles of employee, wife, and mother. This study aimed to explore and understand the meaning of family resilience among working wives in Palu City through their lived experiences of managing multiple roles. A qualitative approach with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) design was employed. Three working wives who were civil servants in Palu City were purposively selected. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and field notes and analyzed idiographically and across cases using IPA procedures. The findings indicate that family resilience is understood as a dynamic process of maintaining togetherness, harmony, and family functioning through role adjustment, mutual support, and positive meaning-making of difficulties. Within the belief system dimension, religiosity, prayer, gratitude, faith in God, patience, honesty, mutual understanding, and positive thinking served as sources of strength. Within organizational patterns, resilience was reflected in husband-wife role sharing, children's involvement, flexible routines, and the use of family support. Within communication processes, resilience was built through openness, expression of opinions, deliberation, shared decision-making, and restoration of relationships after conflict. These findings suggest that family resilience among working wives is not merely an individual psychological capacity, but is constructed through family relationships, religious values, social support, and the socio-cultural context of Palu City.</em></p>Nur Mulia GobelSiti Rohmah Nurhayati
Copyright (c) 2026 Nur Mulia Gobel, Siti Rohmah Nurhayati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-302026-08-30582162218310.55681/swarna.v5i8.4030