https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/issue/feedSWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-09-30T08:01:41+00:00Irhas, S.Kom., M.Pdejournal@45mataram.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220913251901548" target="_blank" rel="noopener"><strong>E-ISSN 2963-184X</strong></a>. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development.</p> <p>SWARNA is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.</p> <p>The journal has been Nationally Accredited in <strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/17293" target="_blank" rel="noopener">SINTA 3</a></strong> by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of The Republic of Indonesia as an achievement for the peer-reviewed journal which has excellent quality in management and publication. The recognition published in <a href="https://drive.google.com/file/d/1WbP5vtgVnR2ruVQjzJ92W9-QrgRhY9ah/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener"><strong>156/C/C3/KPT/2026 on 7 April 2026</strong></a> which is valid until 2028.</p>https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4249Eskalasi Kapasitas Kelembagaan Pokdarwis melalui Pelatihan Pemandu Wisata Berbasis Sapta Pesona di Desa Wisata Sungai Kakap2026-09-08T02:44:05+00:00Heriyanto Heriyantoheriyanto.radien@gmail.comLilis Listiyawatililiss.list1y@gmail.comLia Suprihartinilia.hartiniii@gmail.comRiska Wahyuniriska4yunii@gmail.comTri Wahyuariniwahyurini58@gmail.comSri Syabanita Elidasrisyabanitaa4@gmail.comZulkifli Zulkiflizulkiflii1@gmail.comRozy Fauzanarozi.fauzann@gmail.comSetya Aristu Pranotosetyaaristu07@gmail.com<p><em>Desa Wisata Sungai Kakap di Kabupaten Kubu Raya mengandalkan wisata susur sungai dan pesisir yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tetapi kemampuan pemandu dalam menyusun narasi destinasi dan menerapkan Sapta Pesona secara konsisten masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi pemanduan sekaligus kapasitas kelembagaan Pokdarwis melalui pelatihan dan pendampingan terstruktur. Sebanyak 15 anggota Pokdarwis mengikuti kegiatan pada 9 Juni 2026 yang mencakup etika pelayanan, penggalian cerita lokal, public speaking, keselamatan wisata susur sungai, simulasi Sapta Pesona, dan praktik pemanduan. Hasil observasi menunjukkan peserta mulai mampu menyampaikan cerita tentang kehidupan nelayan dan lingkungan sungai secara lebih runtut, lebih percaya diri berkomunikasi, serta lebih konsisten menerapkan unsur pelayanan. Program juga menghasilkan Perjanjian Kerja Sama, Modul Praktis Pemandu Wisata Berbasis Sapta Pesona, dan publikasi media elektronik. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelatihan yang dipadukan dengan pedoman tertulis dan pendampingan dapat memperkuat kemampuan individu sekaligus fondasi kelembagaan Pokdarwis untuk mendukung keberlanjutan wisata berbasis sungai.</em></p>2026-09-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Heriyanto, Lilis Listiyawati, Lia Suprihartini, Riska Wahyuni, Tri Wahyuarini, Sri Syabanita Elida, Zulkifli, Rozy Fauzana, Setya Aristu Pranotohttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3764Optimalisasi Kompetensi Guru melalui Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Asset Based Community Development (ABCD) di Madrasah2026-08-03T03:13:06+00:00Muhamad Abdul Mananmananmanis@gmail.comMahmudi Mahmudimahmudi4168@gmail.com<p><em>Perangkat pembelajaran merupakan komponen utama yang menentukan kualitas proses pembelajaran di satuan pendidikan. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kemampuan guru dalam menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar, dan instrumen asesmen yang sesuai dengan capaian pembelajaran. Kondisi tersebut juga ditemukan pada guru MTs. Salafiyah Syafi'iyah Asembagus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan kompetensi guru melalui pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang menekankan pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki oleh guru serta madrasah. Metode pelaksanaan meliputi tahapan discovery, dream, design, dan destiny yang dilaksanakan melalui observasi, diskusi partisipatif, workshop, pendampingan intensif, implementasi perangkat pembelajaran, serta evaluasi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, meningkatkan pemahaman terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, memperkuat budaya kolaboratif antarguru, serta menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif. Program ini juga memperlihatkan bahwa pemberdayaan berbasis aset lebih efektif dibandingkan pendekatan yang hanya berorientasi pada penyelesaian masalah karena mampu mengoptimalkan pengalaman, kompetensi, dan jejaring yang telah dimiliki oleh guru. Dengan demikian, model pendampingan berbasis ABCD dapat menjadi alternatif strategi pengembangan profesional guru secara berkelanjutan di madrasah.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhamad Abdul Manan, Mahmudi, Moch. Tsakif ‘Aidul Fitrihttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4328Pemberdayaan Kader Posyandu Siaga Banjir di Posyandu Handayani 19 Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan2026-09-16T14:34:29+00:00Wiwiek Elsada Nainggolanwiwieknainggolan@satyaterrabhinneka.ac.idDilma'aarij Riski Agustiadlmarj.riskiA@gmail.comDebby Pratiwidbby.pratwii@gmail.com<p style="font-weight: 400;"><em>Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang berulang di Posyandu Handayani 19, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, dan meningkatkan risiko kesehatan ibu hamil karena terganggunya akses pelayanan antenatal. Kader Posyandu Handayani 19 (10 orang) belum memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai dalam deteksi dini risiko kehamilan, pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), identifikasi tanda bahaya kehamilan, serta edukasi gizi ibu hamil pada kondisi pascabanjir. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan kader sebagai Kader Siaga Kesehatan Pascabanjir di Posyandu Handayani 19, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, observasi lapangan, pelatihan (4 pertemuan, 3-4 jam/pertemuan), praktik keterampilan, penerapan teknologi tepat guna (Posyandu Kit, Antropometri Kit, Media Edukasi, Food Model, Buku Saku, dan Papan Gizi), pendampingan, dan evaluasi melalui pretest-posttest serta observasi praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata 39,17 (pretest) menjadi 85,00 (posttest), meningkat 45,83 poin, dan 90% kader mampu memanfaatkan sarana pendukung yang diserahkan. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kapasitas kader dalam deteksi dini risiko kehamilan dan edukasi gizi di wilayah Posyandu Handayani 19, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Wiwiek Elsada Nainggolan, Dilma'aarij Riski Agustia, Debby Pratiwihttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4212Pendampingan Pengrajin Gerabah Tradisional Negeri Ouw melalui Penguatan Rantai Pasok dan Pemasaran Digital2026-09-08T02:45:21+00:00Hulawa Theresia Wailerunyhulawatheresia@gmail.comHadinda Hadindadiindajefri2@gmail.comWalter Tabelessywtabelessy@gmail.comSandriyani Frahdita Risakottafrahditarsktta@gmail.com<p><em>Pengrajin gerabah tradisional di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah merupakan pelaku usaha berbasis budaya lokal yang memiliki potensi ekonomi sekaligus nilai warisan budaya. Namun, kegiatan usaha yang dijalankan secara tradisional masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pengelolaan bahan baku yang belum terstruktur, tidak adanya standar operasional produksi, pencatatan persediaan yang terbatas, serta pemasaran yang masih didominasi cara konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pengrajin gerabah melalui pendekatan pendampingan integratif yang menghubungkan pengelolaan rantai pasok dan digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pemetaan rantai pasok, pelatihan dan pendampingan penyusunan SOP produksi, pengembangan sistem pencatatan persediaan, penyusunan katalog digital, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 21 pengrajin aktif di Negeri Ouw. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil menghasilkan empat luaran utama, yaitu peta rantai pasok usaha gerabah, SOP produksi sederhana, sistem pencatatan persediaan bahan baku dan produk jadi, serta katalog digital produk sebagai media promosi. Selain menghasilkan instrumen operasional yang dapat digunakan secara langsung, program ini juga membantu memperkuat pemahaman pengrajin mengenai pengelolaan usaha yang lebih terstruktur. Pendekatan integratif yang diterapkan relevan untuk mendukung penguatan kapasitas pengrajin tradisional berbasis budaya lokal, khususnya di wilayah kepulauan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Hulawa Theresia Waileruny, Hadinda, Walter Tabelessyhttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4308Effectiveness of Interactive Flat Panel (IFP) Training in Improving Teachers' Competence in Lampung Province2026-09-11T14:54:38+00:00Dewi Khoirun Nisadewikhoirunnisa10@gmail.comDiana Sari Djdianadj00@dikbud.belajar.idWinarto Winartowinarto88@uny.ac.id<p><em>Digital transformation in education requires teachers to develop competence in using technology pedagogically, including Interactive Digital Panels (IDPs). This community service activity aimed to analyze the effectiveness of IDP training in improving the competence of basic education teachers in Lampung Province based on changes in pretest and posttest scores. The activity employed a quantitative approach with a one-group pretest–posttest evaluation design. The training was implemented through a blended learning approach, consisting of initial learning through a Learning Management System (LMS) followed by two days of face-to-face training. Data from 584 complete pairs of pretest and posttest scores were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk test, the Wilcoxon Signed-Rank Test, effect size, and N-Gain. The results showed that the mean score increased from 65.92 on the pretest to 71.59 on the posttest, representing a mean increase of 5.67 points. The Wilcoxon test indicated a statistically significant difference between pretest and posttest scores (Z = 8.426; p < 0.001), with an effect size of 0.349, categorized as moderate. However, the mean N-Gain of 0.0622 was categorized as low. These findings indicate an improvement in participants' achievement following the training, although the relative magnitude of improvement remained limited. The findings highlight the importance of follow-up practice, mentoring, and continuous professional development to strengthen teachers' use of IDPs in learning.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dewi Khoirun Nisa, Diana Sari Dj, Winartohttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4137Pemberdayaan Unit Produksi Tata Busana melalui Integrasi Teknologi Printing Sublimasi Berbasis Panduan Digital di SMK Negeri 1 Siantar2026-08-31T02:32:41+00:00Yudhistira Anggrainiyudhis@unimed.ac.idHalimul Bahrihalimulbahri@unimed.ac.idAdi Widarmadist.tira@gmail.comUlfa Annida Damanikulfa@unimed.ac.idErni Erniernihanafi@unimed.ac.idQothrun Nada Ma ruf Batu Baranadamaruf@unimed.ac.idEka Rahma Dewiekarahma0107@gmail.comDita Dwi Nitamidita.d2n@gmail.comLatifah Rahman Nurfazriahlatifahrahman@unimed.ac.id<p><em>SMK Negeri 1 Siantar memiliki Unit Produksi Tata Busana dan sarana teknologi produksi tekstil digital berupa mesin printing sublimasi dan mesin fusing, tetapi pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan kompetensi guru, kondisi mesin yang lama tidak digunakan, serta belum tersedianya panduan operasional yang terintegrasi. PKM ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi printing sublimasi dan meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi printing sublimasi di SMKN 1 Siantar. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan learning by doing yang meliputi sosialisasi, pemulihan mesin, pelatihan, praktik produksi, penerapan panduan digital SUBLIMGUIDE, pendampingan, dan evaluasi. Pelaksanaan melibatkan 5 guru dan 10 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin printing sublimasi yang sebelumnya tidak digunakan dapat kembali dioperasikan dengan tingkat operasional mencapai 90%. Mitra berhasil mengembangkan 3 desain motif digital dan menghasilkan 12 produk kaos bermotif digital, terdiri atas 10 kaos berbahan PE dan 2 kaos berbahan jersey. Evaluasi kompetensi 5 guru menunjukkan N-Gain rata-rata 0,56 dengan peningkatan tertinggi pada pengoperasian mesin sublimasi sebesar 0,82 dan pemahaman parameter pressing sebesar 0,71. Pada aspek manajemen, telah diterapkan aplikasi SUBLIMGUIDE yang terhubung dengan barcode pada mesin. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi produksi dengan panduan digital dapat memperkuat keberdayaan Unit Produksi Tata Busana dan mendukung penerapan Teaching Factory secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yudhistira Anggraini, Halimul Bahri, Adi Widarma, Ulfa Annida Damanik, Erni, Qothrun Nada Ma ruf Batu Bara, Eka Rahma Dewi, Dita Dwi Nitami, Latifah Rahman Nurfazriahhttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4473Inovasi Teknologi Submersible Pump Berbasis Solar Cell untuk Meningkatkan Efisiensi Irigasi, Produktivitas, dan Kemandirian Usaha Petani Padi2026-09-25T05:02:35+00:00Marji Marjimardji.ft@um.ac.idTuwoso Tuwosotuwoso.ft@um.ac.idWidiyanti Widiyantiwidiyanti.ft@um.ac.idMuhammad Idris Effendiidriseffendi.ft@um.ac.idIrsyad Andhika Ariadiirsyad.andhika.2509357@students.um.ac.id<p><em>Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan teknologi submersible pump berbasis solar cell guna meningkatkan efisiensi dan kontinuitas irigasi, mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional, meningkatkan kapasitas mitra dalam pengoperasian dan perawatan teknologi, serta memperkuat pengelolaan aset produktif kelompok. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan mitra melalui lima tahapan, yaitu survei dan koordinasi, sosialisasi dan identifikasi kondisi awal, serah terima dan pelatihan pengoperasian alat, pelatihan perawatan alat dan manajemen pengairan, serta monitoring lanjutan dan penguatan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan telah diterapkan sistem submersible pump berbasis solar cell yang terdiri atas empat unit panel surya dengan total kapasitas 1.500 Wp dan pompa berdaya 1.500 W/2 HP, maximum head 70 meter, dan debit maksimum 14,5 m3/jam. Mitra telah memperoleh pelatihan pengoperasian, perawatan, dan manajemen pengairan, serta mengelola teknologi tersebut sebagai aset produktif kelompok.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Marji, Tuwoso, Widiyanti, Muhammad Idris Effendi, Irsyad Andhika Ariadihttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4265Edukasi dan Sosialisasi Hukum dalam Penyusunan Kontrak Digital dan Pemanfaatan Media Digital sebagai Upaya Menjamin Kepastian Hukum bagi Masyarakat Desa2026-09-16T14:41:25+00:00Atin Meriati Isnainiatin@unizar.ac.idAinuddin Ainuddinainuddin@unizar.ac.idM. Ikhsan Kamilikhsankamil@unizar.ac.idIrma Istihara Zainirmaistihara@unizar.ac.idAhmad Rifaiahmadrifai@unizar.ac.idKhairul Aswadikhairulaswadi@unizar.ac.idNovie Afif Mauludinnovie.afifmauludin@unizar.ac.idHaerani Haeranihaerani@unizar.ac.idRizky Dwi Patri Amboropolisipintar4852@gmail.comSiska Dwi Saputrisiskadwisaputri17@gmail.com<p><em>Transformasi digital memperluas pola transaksi melalui media sosial, pesan instan, dan platform perdagangan elektronik, tetapi kemudahan tersebut belum selalu diikuti pemahaman mengenai pembentukan kontrak, pembuktian elektronik, perlindungan data, serta pembagian hak dan kewajiban para pihak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi hukum peserta melalui edukasi dan sosialisasi penyusunan kontrak digital yang sederhana, dan dapat digunakan dalam transaksi sehari-hari. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pemetaan masalah, penyuluhan hukum, diskusi kasus, simulasi penyusunan klausul, penggunaan generator kontrak digital, dan telaah dokumen. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya pemahaman yang lebih terstruktur mengenai syarat sah perjanjian, unsur penting kontrak elektronik, pengelolaan bukti transaksi, serta identifikasi klausul yang berpotensi menimbulkan sengketa. Kegiatan juga menghasilkan model kontrak dan daftar periksa hukum yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan transaksi. Edukasi berbasis praktik menegaskan bahwa kepastian hukum tidak cukup bertumpu pada teknologi, tetapi memerlukan struktur kontrak yang jelas, identitas para pihak yang dapat diverifikasi, dokumentasi yang tertib, dan mekanisme penyelesaian sengketa yang proporsional.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Atin Meriati Isnaini, Ainuddin, M. Ikhsan Kamil, Irma Istihara Zain, Ahmad Rifai, Khairul Aswadi, Novie Afif Mauludin, Haerani, Rizky Dwi Patri Amboro, Siska Dwi Saputrihttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3977CyberPal: Pendampingan Pembelajaran Etika melalui Kegiatan Roleplay Interaktif Berbasis AI di Panti Asuhan Medokan Ayu2026-08-18T02:02:06+00:00Wahyu Agil Prasetyoprasetyowahyuagil0@gmail.comGusmaniarti Gusmaniartigusmaniarti@um-surabaya.ac.idImtihanatul Ma'isyatuts TsalisahimtihanatulMT@um-surabaya.ac.idWiwi Wikantawikanta@fkip.um-surabaya.ac.idDian Berkahdianberkah@um-surabaya.ac.idAmalia Nurul Arfiantiamaliaarfianti25@gmail.comAna Andila Ningsihningsihalidna@gmail.comAnggi Mey Utarimei591375@gmail.comAnisya Nur Hafidahanisyanurhafidah22@gmail.comFanesya Putri Azzahra fanesya300102@gmail.comGitanyali Bening Maretina beningmaretina13@gmail.comMaulidiana A'yuninmaulidianaayn@gmail.comMayasara Ayuninamayasaraayunina@gmail.comZaenal Fananifananizaenal66@gmail.com<p><em>Pengabdian ini dilatarbelakangi permasalahan perilaku akhlak ta'awun (tolong-menolong) anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Medokan Ayu Surabaya, berupa rendahnya kepedulian, kurangnya kerja sama, serta belum optimalnya integrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan media pembelajaran yang menarik. Kegiatan bertujuan mengubah perilaku anak pada aspek akhlak ta'awun melalui inovasi CyberPal (Cyber Puppet AI Learning), media boneka tangan berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dipadukan dengan metode roleplay interaktif, dilaksanakan dalam empat tahap: persiapan, pelaksanaan pembelajaran, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Materi meliputi adab kepada orang yang lebih tua, pengenalan akhlak ta'awun, dan kisah teladan Nabi Muhammad SAW. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata perilaku anak panti sebesar 18%, dari 67,5% menjadi 85,5%, berdasarkan delapan indikator pengamatan, didukung tindak lanjut berupa game interaktif berbasis nilai akhlak ta'awun. Kegiatan ini terbukti meningkatkan partisipasi, kerja sama, kepedulian, serta penerapan akhlak ta'awun dalam kehidupan sehari-hari anak panti.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Wahyu Agil Prasetyo, Gusmaniarti, Imtihanatul Ma'isyatuts Tsalisah, Wiwi Wikanta, Dian Berkah, Amalia Nurul Arfianti, Ana Andila Ningsih, Anggi Mey Utari, Anisya Nur Hafidah, Fanesya Putri Azzahra , Gitanyali Bening Maretina , Maulidiana A'yunin, Mayasara Ayunina, Zaenal Fananihttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4378Penguatan Identitas Budaya: Pengenalan Tari Remo Gagrak Anyar kepada Generasi Muda Siswa SDN 1 Dupak Surabaya2026-09-22T12:13:26+00:00Yudha Delonix Renzinayudhdlrenznn@gmail.comMiftahul Adi Sumintomiftahul.adi@hayamwuruk.ac.idYudha Herlambang Cahya Pratamachya.pratamaa@gmail.comGaguk Supriantoggksupri1@gmail.com<p><em>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menguatkan identitas budaya lokal Jawa Timur, khususnya Tari Remo Gagrak Anyar, kepada generasi muda melalui sosialisasi dan pelatihan tari bagi siswa Sekolah Dasar. Permasalahan maraknya budaya populer di tengah generasi muda membuat pengenalan identitas Budaya menjadi sangat penting. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hibah Bima Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2026 yang diinisiasi oleh dosen Universitas Hayam Wuruk Perbanas bekerja sama dengan Sanggar Tari Omah Ndhuwur, dengan SDN 1 Dupak Surabaya sebagai mitra pelaksana. Metode yang digunakan adalah partisipatif dan kolaboratif dengan menghadirkan langsung Sariono selaku pencipta Tari Remo Gagrak Anyar sebagai narasumber utama, didampingi Wening selaku pelatih tari, untuk menyampaikan filosofi, sejarah, dan makna tarian sekaligus melatih gerakan dasar kepada siswa. Sebagai penunjang, tim pengabdi turut mengenalkan game edukasi berbasis pengenalan pose melalui kamera webcam untuk mengevaluasi ketepatan gerak tari siswa secara interaktif. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test berupa praktik pose dasar dan post-test kolaboratif berupa menari bersama dari awal hingga akhir, dengan indikator keberhasilan berupa ketepatan siswa membunyikan kencring lonceng dan menggunakan selendang (sampur) pada gerakan sampur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih mudah menguasai gerakan tari ketika dilakukan secara bersama-sama, dan kehadiran narasumber ahli meningkatkan akurasi gerak serta pemahaman makna tarian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengenalan budaya lokal yang aplikatif bagi generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yudha Delonix Renzina, Miftahul Adi Suminto, Yudha Herlambang Cahya Pratama, Gaguk Supriantohttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4254Pemanfaatan Potensi Lingkungan Desa sebagai Media Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini Melalui Pengembangan Modul "Rumah dan Desaku Bisa Jadi Sekolah Terbaik"2026-09-08T02:43:16+00:00Tiara Permata Bening199811052025052006@uin-suka.ac.idMaulidina Hidayah199811052025052006@uin-suka.ac.id<p><em>Pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pengembangan modul sebagai media stimulasi perkembangan anak usia dini berbasis potensi lokal. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dimana masyarakat dilibatkan secara kolaboratif dalam pengembangan modul. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan terdiri dari pembukaan, 8 bab pembahasan, dan penutup, yang membimbing orang tua dari pemahaman konsep dasar hingga pemanfaatan lingkungan sekitar untuk stimulasi holistik. Sosialisasi modul mendapat respon positif, meskipun terdapat kendala keterbatasan kehadiran yang diatasi melalui distribusi via agenda pengajian rutin. Program ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dalam pengembangan media edukasi dapat membangun kepemilikan masyarakat dan menghasilkan panduan yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan. Modul ini menjawab kesenjangan stimulasi kognitif dengan memanfaatkan potensi desa sebagai sumber belajar, mengubah persepsi orang tua bahwa rumah dan lingkungan desa sudah cukup untuk menjadi sekolah terbaik bagi anak usia dini.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tiara Permata Bening, Maulidina Hidayahhttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3821Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Adaptasi Ekonomi Biru di Widuri, Pemalang, Pantai Utara Jawa2026-08-03T03:24:17+00:00Ahmad Fauzan Baihaqiahmadfauzanbaihaqi25@lecturer.undip.ac.idAslama Nanda Rizalaslamanandarizal@lecturer.undip.ac.idBryna Rizkinta SMbrynarizkinta@lecturer.undip.ac.idAlin Fithoralinfithor@gmail.com<p><em>Fishing communities on the North Coast of Java in Pemalang Regency face economic vulnerability due to climate change, extreme weather, coastal sedimentation, rising operational costs, and declining catch productivity, making livelihood diversification essential. Based on the blue economy paradigm integrating economic growth, environmental sustainability, and well-being, this community engagement initiative by lecturers and students of Diponegoro University, in collaboration with Marine and Coastal Resource Management, Hydrodynamics Technology Research Center—BRIN, aimed to strengthen the economic adaptive capacity of fishing households through freshwater fish farming. The programme employed a Participatory Rural Appraisal approach involving observation, blue economy awareness, technical training in catfish and tilapia farming, feed and water quality management, marketing, business mentoring, and monitoring and evaluation. Tarpaulin ponds and a simple biofloc system were introduced, offering flexible land requirements, a 2–4-month harvest cycle, and strong market potential. Activities included dialogue, film screenings, practical training, and access to digital resources, supported by qualitative analysis through data reduction, thematic categorization, interpretation, and synthesis. The results indicated improved understanding of the blue economy, aquaculture skills, community-based enterprise development, and additional income that strengthened economic resilience during lean seasons. Sustainable adaptation requires continuous support, access to capital, and stronger market networks.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ahmad Fauzan Baihaqi, Aslama Nanda Rizal, Bryna Rizkinta SM, Alin Fithorhttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4363Development of a Center of Excellence Model for Post-Mining Reclamation Based on Circular Economy and Biodiversity Conservation2026-09-17T15:05:47+00:00Dharma Sunyatadharmaa.s@gmail.comLuksono Luksonoluksonoo090@gmail.comNova Nurlailanova.nurlaila@sig.idAgrifa Tariganagrfaatrgg9@gmail.comMoch. Khalik Hermawantom.khlkhrmannt@gmail.com<p><em>Post-mining land reclamation needs to extend beyond restoring vegetation cover to rebuilding ecological functions, improving resource efficiency, and supporting continuous learning. This program aimed to develop a Center of Excellence (CoE) model for post-mining land reclamation based on circular economy principles and biodiversity conservation at the Temandang Limestone Quarry. The program was implemented through site asset and potential identification, resource and stakeholder mapping, integration of reclamation and conservation practices, implementation of circular economy innovations, and model evaluation and documentation. The results showed that the site comprised 126.26 ha of revegetated land, with 332,151 plants representing 21 species. Circular economy principles were implemented by converting vegetation litter, livestock manure, and sawdust into compost blocks, which were characterized and applied to 27 teak plants. This implementation established a biological cycle of vegetation–litter–biomass processing–compost blocks–planting–vegetation. The program resulted in a living-laboratory-based CoE model integrating four pillars—ecological restoration, circular economy, biodiversity conservation, and learning and replication—through interconnected resource, ecological, and knowledge circularity mechanisms.The model expands the role of reclaimed post-mining areas into spaces for demonstration, innovation, learning, and the development of sustainable post-mining management practices.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dharma Sunyata, Luksono, Nova Nurlaila, Agrifa Tarigan, Moch. Khalik Hermawantohttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4247Penguatan Kesiapsiagaan Kader Siaga Bencana melalui Sistem Bank Darah Berbasis Teknologi di Desa Selok Awar-Awar Lumajang2026-09-09T06:57:43+00:00Yustisia Amaliayusti.amalia@unitomo.ac.idLentera Afrida Kusumawardanilentera@unitomo.ac.idSasi Widurisasi.widuri@unitomo.ac.idMuhammad Yustino Aribawayustino@unitomo.ac.id<p><em>Kesiapsiagaan kesehatan berbasis masyarakat diperlukan pada wilayah yang memiliki risiko bencana dan berpotensi mengalami gangguan akses pelayanan kesehatan serta distribusi darah. Desa Selok Awar-Awar Kabupaten Lumajang memiliki kerentanan terhadap erupsi Gunung Semeru dan ancaman bencana pesisir. Kondisi awal menunjukkan belum tersedianya sistem donor darah siaga berbasis masyarakat, database pendonor, mekanisme donor siap panggil, dan alur rujukan transfusi pada kondisi bencana. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kader siaga bencana melalui edukasi donor darah, pelatihan dukungan transfusi darurat, penerapan teknologi sederhana, serta pendampingan dan simulasi. Metode kegiatan meliputi koordinasi dan sosialisasi, pelatihan, pengembangan E-Katalog “Pendonor Siaga Desa”, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. E-Katalog dikembangkan dalam bentuk database digital sederhana yang memuat identitas pendonor, golongan darah, kontak, lokasi, dan status kesiapan donor dengan kapasitas awal sekitar 200 pendonor. Hasil kegiatan berupa terbentuknya sistem donor darah siaga berbasis komunitas, tersedianya database digital pendonor, tersusunnya alur koordinasi donor dan rujukan kesehatan, serta terlaksananya pendampingan dan simulasi tanggap darurat. Program ini memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui integrasi kapasitas kader dan teknologi sederhana dalam mendukung koordinasi donor darah pada kondisi bencana.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yustisia Amalia, Lentera Afrida Kusumawardani, Sasi Widuri, Muhammad Yustino Aribawahttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4327Mengungkap Pengalaman Budaya Hustle dan Toxic Productivity: Studi Fenomenologi Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran2026-09-16T14:37:33+00:00Ayla Azzura Patriaayla25001@mail.unpad.ac.idMuyasyaroh Muyasyarohmuyasyaroh24001@mail.unpad.ac.idVantha Khaira Amalyavantha25001@mail.unpad.ac.idMuhammad Fakhri Faturrohmanmuhammad25053@mail.unpad.ac.idFasya Al Alinafasya25003@mail.unpad.ac.idDinda Nasywa Zhafirahdinda25004@mail.unpad.ac.idLuh De Rat Yuningsihluhderatyuningsih@gmail.comGede Pramana Dickpala Sandigede24002@mail.unpad.ac.idMuhammad Fikhar Ajismuhammad24182@mail.unpad.ac.id<p><em>Budaya hustle telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat usia produktif, termasuk mahasiswa, dan tidak jarang memunculkan toxic productivity. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengalaman budaya hustle dan toxic productivity pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya hustle telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Budaya tersebut terbentuk karena adanya keinginan untuk mengaktualisasikan diri, lingkungan kampus yang memfasilitasi mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan, serta dorongan untuk memenuhi ekspektasi diri sendiri dan orang lain. Budaya hustle kemudian berkontribusi terhadap munculnya toxic productivity yang ditandai oleh perasaan bersalah dan menyesal ketika individu tidak melakukan aktivitas produktif. Pada informan tertentu, toxic productivity berkembang menjadi perilaku sickness presenteeism yang ekstrem, ketika individu tetap memilih menyelesaikan agenda organisasi meskipun kondisi kesehatan memerlukan tirah baring di rumah sakit. Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan untuk terus produktif dapat memengaruhi cara mahasiswa merespons kebutuhan kesehatan dan waktu istirahat.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ayla Azzura Patria, Muyasyaroh, Vantha Khaira Amalya, Muhammad Fakhri Faturrohman, Fasya Al Alina, Dinda Nasywa Zhafirah, Luh De Rat Yuningsih, Gede Pramana Dickpala Sandi, Muhammad Fikhar Ajishttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4140Literasi Manajemen Keuangan bagi Guru2026-09-22T14:26:23+00:00Eunike Rose Mita Lukianieunike_rose.ep@upnjatim.ac.idNoer Aida Triandininoeraidatriandini.febis@upnjatim.ac.idRiko Setya Wijayasetyawijaya.ep@upnjatim.ac.idKiky Asmarakikiasmara.ep@upnjatim.ac.idNi Putu Rekha Puspitaniputurekha.febis@upnjatim.ac.id<p><em>Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berjudul Literasi Manajemen Keuangan bagi Guru ini dilatar belakangi temuan data yang menunjukkan tingginya guru yang terjerat pinjaman online.Atas keprihatinan tersebut, tim pengabdian Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Plosoklaten memberikan pendampingan literasi keuangan pada guru-guru di kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri untuk mencegah hal serupa terjadi pada guru-giri di kecamatan Plosoklaten. Temuan awal penelitian menunjukkan guru-guru di kecamatan Plosoklaten belum memahami sepenuhnya pencatatan keuangan yang baik dan benar, lemahnya mengendalikan keinginan hanya, serta belum memiliki semangat menabung jangka panjang. Instrumen pengabdian masyarakat Literasi Manajemen Keuangan diantaranya berupa: Kuisoner pre test untuk memotret kebutuhan edukasi keuangan guru di kecamatan Plosoklaten, modul materi, lembar kerja praktek pengelolaan keuangan, dan Post Test kuisoner untuk mengetahui tanggapan/ umpan balik peserta. Hasil post test diketahui, kini peserta memahami cara mengelola pemasukan, termotivasi mengendalikan keinginan dan terbangun untuk menabung jangka panjang. Saran dari responden, diadakan pendampingan berkelanjutan bertema keuangan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Eunike Rose Mita Lukiani, Noer Aida Triandini, Riko Setya Wijaya, Kiky Asmara, Ni Putu Rekha Puspitahttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4495Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan melalui Penerapan Akuaponik Lele-Padi Berbasis Sistem Resirkulasi2026-09-30T08:01:41+00:00Mochammad Amin Alamsjahalamsjah@fpk.unair.ac.idPrayogo Prayogoprayogo@fpk.unair.ac.idMohammad Arifinmoharifin@staf.unair.ac.idSatriyo Samudramoharifin@staf.unair.ac.id<p><em>Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Barokah di Desa Kedungsari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri telah membudidayakan lele, tetapi belum menerapkan akuaponik sebagai sistem budidaya terpadu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan sistem akuaponik lele-padi berbasis resirkulasi serta meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengoperasian sistem. Kegiatan melibatkan 20 peserta melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyuluhan, demonstrasi, praktik perakitan, dan pendampingan. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan 10 soal yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan. Rerata jawaban benar meningkat dari 5,0 menjadi 7,0 atau dari 50% menjadi 70%, dengan peningkatan sebesar 20 poin persentase. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pelatihan. Peningkatan tersebut memberikan dasar bagi peserta untuk memahami prinsip kerja dan pengoperasian akuaponik lele-padi berbasis resirkulasi. Pendampingan teknis selanjutnya diperlukan untuk memperkuat keterampilan peserta, khususnya dalam pengaturan aliran air, pemantauan kualitas air, pemeliharaan komponen sistem, serta pengelolaan ikan dan tanaman. Penerapan sistem ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan air secara berulang dalam kegiatan budidaya dan menjadi alternatif pengembangan usaha budidaya yang terintegrasi di kelompok pembudidaya ikan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mochammad Amin Alamsjah, Prayogo, Mohammad Arifin, Satriyo Samudrahttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4282Penguatan Literasi Kebencanaan dan Pemulihan Psikososial Siswa Melalui Kahoot! dan Mindfulness App2026-09-11T14:55:17+00:00Mustakim Sagitamustakim_sagita@unigha.ac.idLaila Qadriahlaila_qadriah@unigha.ac.idDiana Devidianadevii@gmail.comKhalil Mubaratkhalil@gmail.comNabila Nabilanabila@gmail.com<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabdian) ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan hidrometeorologi dan mendukung pemulihan psikososial siswa MTsN 2 Pidie Jaya melalui pemanfaatan Kahoot! dan Mindfulness App. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tiga tahap utama, yaitu persiapan dan identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan dan penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Kahoot! digunakan untuk pembelajaran dan evaluasi literasi kebencanaan secara interaktif, sedangkan Mindfulness App digunakan untuk latihan pernapasan, relaksasi, dan pengelolaan emosi. Capaian sementara menunjukkan partisipasi peserta sebesar 88%, peningkatan literasi kebencanaan sebesar 72,6%, dan 78,4% peserta mampu mempraktikkan mindfulness. Indikator psikososial menunjukkan perbaikan sebesar 21,8%, meskipun masih sedikit di bawah target 25%. Kegiatan juga menghasilkan modul literasi kebencanaan dan psikososial, paket kuis Kahoot!, serta satu kelompok siswa siaga bencana. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan yang dipadukan dengan praktik langsung dan pendampingan berbasis teknologi dapat meningkatkan kapasitas siswa dalam memahami risiko bencana sekaligus mengembangkan strategi sederhana untuk mengelola respons emosional. Program perlu dilanjutkan melalui pembiasaan praktik mindfulness, penggunaan media digital dalam pembelajaran, dan pendampingan kelompok siswa siaga bencana.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mustakim Sagita, Laila Qadriah, Diana Devi, Khalil Mubarat, Nabilahttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4014Pendampingan Perencanaan dan Desain Bale Pesandekan pada Pura Paibon Pande Capung di Kabupaten Klungkung sebagai Upaya Pelestarian Arsitektur Tradisional Bali2026-08-18T01:48:48+00:00Kadek Putra Santika Narayanaputrasantika@warmadewa.ac.idAnak Agung Bagus Bayu Anggawiryaaabbangga992@gmail.comI Putu Ellsa Sarassantikaipsarasstika833@gmail.comBayu Sarahil Setyawanbayusetyawann399@gmail.comKadek Ary Sanjayaarysanjaya022@gmail.comPutu Prama Wijaya Denthawijayaa3@gmail.com<p><em>Bale Pesandekan merupakan bangunan penunjang pura yang berfungsi sebagai tempat beristirahat dan persiapan upacara bagi pemedek dan pengempon. Pura Paibon Pande Capung di Kabupaten Klungkung menghadapi permasalahan pada Bale Pesandekan eksisting berupa ukuran yang tidak proporsional terhadap luas lahan, ruang penyimpanan gong dan gamelan yang kurang memadai, serta keterbatasan pemahaman mitra terhadap prinsip asta kosala-kosali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan perencanaan dan desain ulang Bale Pesandekan yang selaras dengan kaidah arsitektur tradisional Bali. Metode yang digunakan adalah perancangan arsitektur partisipatif melalui tahapan observasi, survey site, Focus Group Discussion (FGD), penyusunan gambar rancangan, presentasi ke mitra, hingga penyusunan dokumen final. Hasil kegiatan berupa redesain denah yang menyederhanakan dimensi bangunan eksisting (7.475 mm x 4.195 mm) menjadi lebih proporsional (4.900 mm x 5.925 mm), tetap mempertahankan filosofi Tri Angga (bataran, awak, raab), dilengkapi gambar kerja dua dan tiga dimensi serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kegiatan ini memberikan manfaat berupa acuan teknis pembangunan yang jelas, peningkatan pemahaman mitra terhadap perencanaan arsitektur tradisional, serta kontribusi nyata dalam pelestarian warisan budaya Bali.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Kadek Putra Santika Narayana, Anak Agung Bagus Bayu Anggawirya, I Putu Ellsa Sarassantika, Bayu Sarahil Setyawan, Kadek Ary Sanjaya, Kadek Ary Sanjaya Putu Prama Wijaya Denthahttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4423Peningkatan Literasi Keuangan melalui Pelatihan Pencatatan Keuangan Sederhana pada UMKM Kelurahan Cipedak2026-09-25T05:00:27+00:00Yanita Ella Nilla Chandranitanillandraa@gmail.comHaris Satria Putrahrs.sputra@gmail.comRatri Kurniasariratr1niasar11@gmail.comIrfan Rusydi Triyantoirfan.rusyditriyanto@lecturer.pnj.ac.idAdilah Permananingrumadlh.permnnngrum@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mencatat keuangan usaha secara tertib. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pendampingan pemasaran digital yang sebelumnya dilaksanakan di lokasi yang sama. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada tanggal 27 Agustus 2026 dengan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 20 pelaku UMKM secara aktif mulai dari perencanaan, pelatihan, hingga evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu (1) pentingnya pencatatan keuangan dan pemisahan keuangan pribadi dengan usaha, dan (2) praktik pencatatan pemasukan dan pengeluaran usaha menggunakan aplikasi keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman peserta tentang pencatatan keuangan meningkat dan peserta mampu mencatat transaksi usaha secara mandiri. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan dan ketertiban pengelolaan keuangan usaha pelaku UMKM di Cipedak.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yanita Ella Nilla Chandra, Haris Satria Putra, Ratri Kurniasari, Irfan Rusydi Triyanto, Adilah Permananingrumhttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4262Peran Guru PAI dalam Membentuk Moderasi Beragama Siswa di Era Society 5.0: Studi Kasus di SD Negeri 345 Gresik2026-09-16T14:35:16+00:00Nin Arininaribawean@gmail.comMuhammad Sulistionomuhammad.sulistiono@unisma.ac.idDwi Fitri Wiyonodwi.fitri@unisma.ac.id<p><em>The Society 5.0 era has expanded students’ religious learning spaces through digital media, while the diversity of information sources has also introduced religious claims that may not align with the values of religious moderation. This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in fostering students’ religious moderation by mediating digital religious information at SD Negeri 345 Gresik. A qualitative approach with a single case study design was employed. Data were collected through semi-structured interviews with a PAI teacher and three students, observations of 40 sixth-grade students, and documentation. Data credibility was examined through technique triangulation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that students obtain religious information from YouTube and TikTok and respond to it differently, ranging from acceptance to critical questioning. The PAI teacher mediates these encounters through tabayyun, dialogue, case studies, digital media, habituation, and communication with parents. This support encourages students to become more open to differences, consider context, and use teachers and families as spaces for clarification. The study concludes that religious moderation develops through sustained mediation among digital information, religious authority, family, and students’ social experiences.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nin Ari, Muhammad Sulistiono, Dwi Fitri Wiyonohttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/3969Implementasi Buku Cerita sebagai Media Edukasi Anti-Bullying dan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar2026-08-18T11:25:38+00:00Siti Utami Dewi Ningrumsiti.ningrum@ecampus.ut.ac.idMutia Kamalia Mukhtarmutia.mukhtar@ecampus.ut.ac.idNisa A'rafiyah Tri Wulandarinisa.wulandari@ecampus.ut.ac.idSiti Awaliyahsiti.awaliyah.fis@um.ac.idErna Risnawatierna.risnawati@ecampus.ut.ac.idMuhamad Bahrudin Yusufmuhamadbahrudinyusuf14@gmail.com<p><em>Bullying masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai di sekolah dasar, sehingga diperlukan media pembelajaran yang tidak hanya mengenalkan bentuk-bentuk bullying, tetapi juga menumbuhkan empati dan penghargaan terhadap keberagaman sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengembangkan dan menerapkan buku cerita bergambar berbasis keberagaman berjudul Obi & Bageanya sebagai media edukasi pencegahan bullying di SDN 1 Sukoharjo, Malang. Kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pengembangan buku, implementasi, dan evaluasi. Ilustrasi buku dikembangkan menggunakan teknologi generative artificial intelligence (Google Gemini) berdasarkan konsep tim, lalu disempurnakan dengan Canva. Implementasi bagi siswa kelas IV dan V mencakup penyampaian materi, membaca bersama, diskusi interaktif, dan aktivitas reflektif. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan angket kepada guru serta kepala sekolah. Hasil menunjukkan buku memperoleh respons positif, yaitu 66,7 % setuju dan 33,3% sangat setuju pada aspek kualitas isi dan tampilan, sementara 50% setuju dan 50%-nya lagi sangat setuju terkait kemudahan penggunaan, manfaat, serta peningkatan antusiasme dan empati siswa. Sebesar 83,3% guru bahkan telah memanfaatkannya dalam pembelajaran. Dengan demikian, buku Obi & Bageanya berpotensi menjadi media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual dalam mendukung penguatan pendidikan karakter serta pencegahan bullying di sekolah dasar.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siti Utami Dewi Ningrum, Mutia Kamalia Mukhtar, Nisa A'rafiyah Tri Wulandari, Siti Awaliyah, Erna Risnawati, Muhamad Bahrudin Yusufhttps://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/swarna/article/view/4375Pembuatan Masterplan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemetaan Potensi Lokal di Desa Bukit Tinggi, Gunungsari, Lombok Barat2026-09-22T12:12:44+00:00Dewi Rispawatidewirispawati@staff.unram.ac.idLale Puspita Kembanglale.puspitakembang@staff.unram.ac.idHerawati Khotmikhotmi.2010@staff.unram.ac.idI Gusti Agung Arista Pradnyaniagung.rista7@unram.ac.idNadia Nuril Ferdausnadianurilf@staff.unram.ac.idMahameru Nur Ikhsan Ramadhanmahameru.moceh.17@gmail.comEmy Husrul Linnyemyhusrullinny232@gmail.com<p><em>Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi wisata alam yang beragam, namun pengembangannya masih terkendala oleh belum tersedianya dokumen perencanaan terpadu, keterbatasan sarana - prasarana, kapasitas kelembagaan yang belum optimal, serta promosi yang masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun Masterplan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemetaan Potensi Lokal sebagai pedoman pengembangan Desa Wisata Bukit Tinggi, menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan participatory planning melalui tahap persiapan, pelaksanaan (observasi, wawancara, Focus Group Discussion), serta evaluasi dan validasi dokumen bersama Pemerintah Desa dan Pokdarwis. Hasil kegiatan berhasil mengidentifikasi potensi wisata unggulan, menyusun lima zona pengembangan kawasan, serta merumuskan roadmap pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang hingga tahun 2035. Keberhasilan kegiatan didukung oleh komitmen pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat, sementara keterbatasan infrastruktur, SDM, dan pendanaan menjadi tantangan utama yang perlu diatasi secara bertahap melalui implementasi masterplan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dewi Rispawati, Lale Puspita Kembang, Herawati Khotmi, I Gusti Agung Arista Pradnyani, Nadia Nuril Ferdaus, Mahameru Nur Ikhsan Ramadhan, Emy Husrul Linny